Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Anak TK mendukung Gerakan Anti Atapers
#1
Pagi-pagi makan roti sambil lihat berita mata langsung terpaku dan serius melihat berita tentang ``Anak TK pun turut memberi dukungan anti Naik di atap gerbong Kereta Api" jadi Jadi Malu... ane sebagai orang yang paling Dewasa gk kepikiran kyk gitu

Lanjut aja keberitanya
Anak-anak TK sejak pagi telah menunggu di Stasiun Sidoarjo tujuannya untuk membagikan bunga buatan mereka sendiri untuk mendukung TIDAK NAIK DIATAS GERBONG ataupun Cabrides dan untuk memperkenalkan sejak dini pada anak-anak tentang kereta api.. antusias anak-anak TK ini sangat Besar saat salah seorang anak bernama Bagus(kalau gk salah ya gan) ditanya bagaimana antusias,a mengikuti kegiatan ini dia menjawab cukup senang

n ane lupa mohon maaf ya Om Momod kalau tidak jelas tentang trit ane ataupun salah kamar dsb, silahkan dipindahkan atau diGembok aja

Sumber saya lihat di TV n stasiunnya diSINI

ada inpo dikit gan ada beberapa kesalahan dari Narator stasiun tsb.
1.mengatakan KA A.B.A diberangkatkan dari SGU? emg ada A.B.A dari SGU
2.KA BIMA dibilang tujuan BD? bukannya BIMA tujuan GMR? ditanya knpa Bingung

[Image: photo.php?fbid=513455895358079&set=pb.10...=3&theater]
Reply
#2
Wink 
[spoiler='mutiara17']
(15-05-2011, 08:23 AM)mutiara17 Wrote: Pagi-pagi makan roti sambil lihat berita mata langsung terpaku dan serius melihat berita tentang ``Anak TK pun turut memberi dukungan anti Naik di atap gerbong Kereta Api" jadi Jadi Malu... ane sebagai orang yang paling Dewasa gk kepikiran kyk gitu

Lanjut aja keberitanya
Anak-anak TK sejak pagi telah menunggu di Stasiun Sidoarjo tujuannya untuk membagikan bunga buatan mereka sendiri untuk mendukung TIDAK NAIK DIATAS GERBONG ataupun Cabrides dan untuk memperkenalkan sejak dini pada anak-anak tentang kereta api.. antusias anak-anak TK ini sangat Besar saat salah seorang anak bernama Bagus(kalau gk salah ya gan) ditanya bagaimana antusias,a mengikuti kegiatan ini dia menjawab cukup senang

n ane lupa mohon maaf ya Om Momod kalau tidak jelas tentang trit ane ataupun salah kamar dsb, silahkan dipindahkan atau diGembok aja

Sumber saya lihat di TV n stasiunnya diSINI

ada inpo dikit gan ada beberapa kesalahan dari Narator stasiun tsb.
1.mengatakan KA A.B.A diberangkatkan dari SGU? emg ada A.B.A dari SGU
2.KA BIMA dibilang tujuan BD? bukannya BIMA tujuan GMR? ditanya knpa Bingung
[/spoiler]
Ini nech calon penerus2 Weiitdaan Suwepuurrr....Gaya Gua
Harus di pupuk lebih bnyak lgi biar tmbah Weiittdaaan...Xie Xie
kok isa salah yak?! Ambil sumber berita drimana tuch reporter yg ada di lapangan
Jadikan Masa Lalu Sebagai Pelajaran Yang Sangat Berharga.
Reply
#3
klihatannya kecepetan ngoceh gan.. atau mungkin salah info aja dia

dah back of topic

[Image: photo.php?fbid=513455895358079&set=pb.10...=3&theater]
Reply
#4
Kalau diperkenankan sih pengen banget kru kabin JR langsung dari Jepang sana memandu bagaimana cara kerja para masinis dan asistennya saat menjalanit ugas di negara matahari terbit sana. Pasti aku dah membayanginnya si masinis atau pun kru kabin semisal praminya pake sarung tangan putih, pakaian biru tua - biru tua, senyumannya yang ramah sekali dan suara pemberitahuan saat KA akan tiba di tujuan - tujuan tertentu dg suara rekaman yang sudah diterjemahin ke bahasa Indonesia dg mulut mrk sendiri yg dialeknya agak2 belepotan karena lidah orang Jepang. Seru sekali pasti anak2 TK-nya deh...

Tapi kapan yah?

Reply
#5
^^^ ya klhatan dari senyuman mereka sambil melambaikan tangan trus dibalas pula ama ass massinisnya :terharu: banget

[Image: photo.php?fbid=513455895358079&set=pb.10...=3&theater]
Reply
#6
maap klo rada sara..

tapi emang di Sidoarjo sana ada komuterian yg Atap'ers..??
693-5073-893-673
Reply
#7
(15-05-2011, 09:01 PM)tomrys Wrote: maap klo rada sara..

tapi emang di Sidoarjo sana ada komuterian yg Atap'ers..??

Komuter (atau bahkan Penataran) di Sidoarjo, para penumpang yang naik ke atap itu sangat kecil angka nya, mas Xie Xie.
Kecuali....... Bethe
Reply
#8
(15-05-2011, 09:17 PM)arif96 Wrote:
(15-05-2011, 09:01 PM)tomrys Wrote: maap klo rada sara..

tapi emang di Sidoarjo sana ada komuterian yg Atap'ers..??

Komuter (atau bahkan Penataran) di Sidoarjo, para penumpang yang naik ke atap itu sangat kecil angka nya, mas Xie Xie.
Kecuali....... Bethe

oo..sangat kecil ya..?
maap soalnya heran juga,kok aksi simpatik seperti itu di DAOP I belum ada..

padahal kondisinya sangat extrim klo di perbandingkan
693-5073-893-673
Reply
#9
yang penting manfaatnya untuk kemudian hari. anak2 adalah peniru yang baik. kalau diberi contoh baik mereka akan baik. kalau diberi contoh buruk ya mereka buruk juga.

(15-05-2011, 09:17 PM)arif96 Wrote: Komuter (atau bahkan Penataran) di Sidoarjo, para penumpang yang naik ke atap itu sangat kecil angka nya, mas Xie Xie.
Kecuali....... Bethe

kecuali apa mas arif? suporter bola kah? Ngakak

"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#10
(15-05-2011, 09:25 PM)tomrys Wrote:
(15-05-2011, 09:17 PM)arif96 Wrote: Komuter (atau bahkan Penataran) di Sidoarjo, para penumpang yang naik ke atap itu sangat kecil angka nya, mas Xie Xie.
Kecuali....... Bethe

oo..sangat kecil ya..?
maap soalnya heran juga,kok aksi simpatik seperti itu di DAOP I belum ada..

padahal kondisinya sangat extrim klo di perbandingkan
Itulah kenapa cuma Jakarta saja yang dijuluki "nerakanya dunia". Ngakak
Di kota lain, sepadat apapun penduduknya gak ada khan sampai julukannya separah Jakarta itu... Mungkin "..lebih kejam daripada ibu tiri" pasti sudah melekat di bbrp kota. Tapi mayoritas masy. lebih mengidentikkan dg Jakarta khan?


[Image: overstappen.png]
(15-05-2011, 10:01 PM)ady_mcady Wrote: yang penting manfaatnya untuk kemudian hari. anak2 adalah peniru yang baik. kalau diberi contoh baik mereka akan baik. kalau diberi contoh buruk ya mereka buruk juga.

(15-05-2011, 09:17 PM)arif96 Wrote: Komuter (atau bahkan Penataran) di Sidoarjo, para penumpang yang naik ke atap itu sangat kecil angka nya, mas Xie Xie.
Kecuali....... Bethe

kecuali apa mas arif? suporter bola kah? Ngakak
Itu sudah pasti...Top Banget Jangan kasih kekerasan, kebrulatan, kenekadan dan keanarkisan di lingkungan mana pun, terlebih di kereta api...Pisss ahhh...
Minimal si ortu bilang dg nada halus "Jangan niru2 mereka... Mereka itu pada gak bener!". Terus terang, di Jakarta khususnya, masih banyak ortu yg tinggal di perkampungan, gang sempit, dsb menyampaikan ke anak2 mrk itu dg dialek kasar, ke-Betawi-an dan faktor lingkungan masyarakat / tetangga. AKu gak menyalahkan orang2 Betawi krn memang sudah kulturnya. Tapi, khususnya Betawi identik dg kata2 "Gw", "elo", "mampus", dll. Kata2 yg gitu banyak meniru respon anak2 yg masih kecil. Jadinya orang tua ngomong gitu, gimana mereka yg (ma'af) berpendidikan rendah bisa ngerti kesopanan, ketertiban dan kenyamanan?
Sedih

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)