17-01-2011, 10:27 PM
nyumbang ini aja dehh ~_~
kalo kesini call ane dehh
ane anterin ntar hehehehehe
kalo kesini call ane dehh
ane anterin ntar hehehehehe
|
Eks Jembatan KA ke Trenggalek
|
|
17-01-2011, 10:27 PM
nyumbang ini aja dehh ~_~
kalo kesini call ane dehh ane anterin ntar hehehehehe
13-05-2011, 07:43 PM
Cuma mau menambah, dari cerita kakek nenek saya, kebetulan beliau dari trenggalek dan tulungagung, dulu Tulungagung bagian barat, dari Kalangbret-Campurdarat rawa-rawa, apa itu yang juga mempengaruhi kenapa jalurnya memutar dulu ke selatan. Kalo sekarang sudah kering, jadi sawah semua. Hal itu akibatnya dibangun terowongan Niama, yang dikerjakan romusha di jaman Jepang kemudian di sempurnakan pada masa Presiden Suharto. Dulu Tulungagung, disebut Kabupaten Ngrowo, kalo ga salah, karena berdasar cerita kakek nenek, karena bagian baratnya ada rawa-rawa luas. Stasiun Trenggalek di daerah pasar kota. Ada sisa peninggalan di sawah-sawah timur kantor Polres Trenggalek. Bekas jalur rel, dipakai jalan di desa Sambirejo dekat SMA Negeri 2, di dusun Siwalan. Belakang Kantor Kelurahan Tamanan, dulu ada jembatan kereta kata kakek. Sayang, ketika saya masih kecil, semua sudah musnah tak berbekas. Seingat saya dari Ngetal hingga Bendo, di posisi kanan ke arah Tulungagung, dulu ada sisa-sisa rel dan juga jembatan. Pertigaan Durenan masih ada sisa jembatannya hingga sekarang. Di selatan kamulan, ada jembatan kereta yang menyeberangi sungai ngasinan. Semua dari ingatan. Maaf, jika dicek ke lapangan sudah beda.
13-05-2011, 08:54 PM
(13-05-2011, 07:43 PM)Ken Aditya Wrote: Cuma mau menambah, dari cerita kakek nenek saya, kebetulan beliau dari trenggalek dan tulungagung, dulu Tulungagung bagian barat, dari Kalangbret-Campurdarat rawa-rawa, apa itu yang juga mempengaruhi kenapa jalurnya memutar dulu ke selatan. Kalo sekarang sudah kering, jadi sawah semua. Hal itu akibatnya dibangun terowongan Niama, yang dikerjakan romusha di jaman Jepang kemudian di sempurnakan pada masa Presiden Suharto. Dulu Tulungagung, disebut Kabupaten Ngrowo, kalo ga salah, karena berdasar cerita kakek nenek, karena bagian baratnya ada rawa-rawa luas. Stasiun Trenggalek di daerah pasar kota. Ada sisa peninggalan di sawah-sawah timur kantor Polres Trenggalek. Bekas jalur rel, dipakai jalan di desa Sambirejo dekat SMA Negeri 2, di dusun Siwalan. Belakang Kantor Kelurahan Tamanan, dulu ada jembatan kereta kata kakek. Sayang, ketika saya masih kecil, semua sudah musnah tak berbekas. Seingat saya dari Ngetal hingga Bendo, di posisi kanan ke arah Tulungagung, dulu ada sisa-sisa rel dan juga jembatan. Pertigaan Durenan masih ada sisa jembatannya hingga sekarang. Di selatan kamulan, ada jembatan kereta yang menyeberangi sungai ngasinan. Semua dari ingatan. Maaf, jika dicek ke lapangan sudah beda. ya, sisanya kemaren saya foto kan. jalurnya sudah saya gambarkan pada post sebelumnya dengan print screen google earth. memang arahnyanya kedunglurah keselatan (kearah bandung) ini bisa dilihat di sisi kanan sepandan jalan menuju trenggalek yang mulai melebar setelah melewati kedunglurah. pertigaan durenan itu merupakan bekas jalur lori,
16-05-2011, 02:54 PM
Dulu kayaknya hampir tersambung, antara Trenggalek-Ponorogo, terputus, antara Tugu (Trenggalek), Sawoo (Ponorogo), tapi masih kurang 25 km, perkiraan saya, mungkin karena berbagai hal, diantaranya bukan jalur potensial, maka sepertinya, dua kota tersebut dijadikan sebagai ujung jalur kereta, mungkin ada arsip lain, ada bukti atau koreksi?
07-10-2011, 01:15 PM
(29-11-2010, 09:39 PM)Toto Wrote:hemm ini yg saya cari ..infonya mantap.. saya udah liat waktu kecil masih banyak bekas jembatannya. sekitar tahun 86. sekarang tinggal bekas bantalan jembatan... kayak ditimur polres baru trenggalek mengarah ke trenggalek dan siwalan.(29-11-2010, 02:20 PM)bintangsendja Wrote: Kang Toteaux, Â telah jadi member Semboyan 35 sejak Juli 2011
08-10-2011, 11:14 AM
Sawo-Tugu kayaknya, jika masih hidup hingga sekarang, mungkin ada kemungkinan tersambung, kalo Slahung lebih ke arah pacitan kayaknya, mungkin di cek di peta.
08-10-2011, 07:18 PM
(29-11-2010, 02:20 PM)bintangsendja Wrote: Kang Toteaux,tadi siang sempat liat bekas pondasi dari trenggalek kota mengarah ke siwalan ini fotonya ![]() sedang yang ditugu belum sempat kesana karena juga pernah saya lihat ada bekas pondasi di daerah dermosari  telah jadi member Semboyan 35 sejak Juli 2011
08-10-2011, 10:26 PM
Hmm..Butuh dukungan dari PEMDA Jatim untuk menghidupkan jalur mati TG-TGLK
------------Hidupkan kembali Jalur Mati Kereta Api Pulau Jawa----------
![]()
12-10-2011, 10:28 AM
Peta kurang jelas, ada situsnya?
|
|
« Next Oldest | Next Newest »
|