Inilah saatnya untuk menghidupkan kembali perkeretaapian Gresik, mengingat lokasi Gresik yg berdekatan dg Surabaya & menjadi sentral industri & pergudangan Jatim utara. Oleh karena itu, dg berbagai pemikiran, analisis, & perhitungan, akhirnya saya mendapatkan gambaran untuk menghidupkan perkeretaapian di Gresik. Inilah gambarannya:
[spoiler=Rencana 1:]
[spoiler=Peta 1:]
Uploaded with
ImageShack.us
Keterangan:
1. Garis hitam: jalur rel aktif saat ini (SBI-SM-JAKK)
2. Garis
hijau: jalur rel Kandangan-Indro[/spoiler]
1. Pada peta di atas, stasiun Kandangan nantinya akan diperluas & ditambah jalurnya sehingga menjadi 6-8 jalur aktif. Hal ini disebabkan karena Kandangan akan menjadi pertemuan lintas komuter dari Lamongan & Gresik sehingga perlu dibuat lebih banyak jalur, lagipula jalur KDA-SBI rencananya dibuat DDT agar traffic KA tidak menumpuk jika nanti terealisasi komuter Gerbangkertasusila pake KRL. Selain itu, peningkatan status sta. Kandangan menjadi stasiun besar juga untuk menjaring penumpang antar kota yg tinggal di kawasan Benowo/Pakal dst. sehingga mereka tidak perlu repot & mencari jauh2 stasiun besar terdekat, karena sta. besar yg terdekat nantinya berada di Kandangan.
2. Lintas Kandangan-Babat akan dibuat DT untuk mencegah penumpukan kereta, terutama jika megaproyek komuter Gerbangkertasusila akan dijalankan.
3. Untuk lintas KDA-IDO, nantinya bakal dibuat DT agak tidak terjadi penumpukan antara KA PNP, KA Barang, & Komuter.
[spoiler=Rencana sta. Kandangan baru:]
Uploaded with
ImageShack.us
Keterangan: 2 jalur paling pinggir sifatnya opsional, boleh dibuat/tidak, tapi yg utama 6 jalur[/spoiler][/spoiler]
~Bersambung~
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
~Lanjutan~
[spoiler=Rencana 2:]
[spoiler=Peta 2:]
Uploaded with
ImageShack.us
Keterangan:
1. Garis hitam: jalur rel aktif saat ini (SBI-SM-JAKK)
2. Garis
hijau: jalur rel Kandangan-Indro
3. Garis
oranye: eks. jalur ke Semen Gresik & Petrokimia
4. Garis
biru: eks. jalur Indro-Gresik Kota
5. Garis
kuning: eks. jalur Sumari-Gresik Kota
6. Garis
merah: rencana jalur Indro-GKB-Suci-Sumari[/spoiler]
1. Untuk lintas KDA-IDO, nantinya bakal dibuat DT agak tidak terjadi penumpukan antara KA PNP, KA Barang, & Komuter.
2. Lintas Kandangan-Babat (hitam) akan dibuat DT untuk mencegah penumpukan kereta, terutama jika megaproyek komuter Gerbangkertasusila akan dijalankan.
3. Stasiun Indro nantinya akan dibuat 6 hingga 8 jalur untuk menampung rangkaian CPO yg stabling di sana, juga untuk kereta barang lain yg akan stabling di sana (jika perluasan stasiun mendapat persetujuan dari industri setempat).
4. Lintas Indro-Sumari (via GKB & Suci baru) akan dibuat DT untuk mencegah penumpukan (sama seperti KDA-IDO).
5. Stasiun GKB (Gresik Kota Baru) akan dibuat 6 jalur untuk menampung rangkaian KA Komuter Gresik-Surabaya & Gresik Lamongan.
6. Stasiun Suci (baru) akan dibuat 8 jalur, sebab 4 jalur nantinya akan dibuat jalur untuk langsir ke Suci Dry Port & stabling sementara KA Kontainer.
7. Suci Dry Port ini nantinya dibangun untuk mengurangi muatan di kawasan pergudangan di jalan raya Surabaya-Gresik, sehingga penggunaan truk di pergudangan berkurang, kepadatan Jl. Kalianak akibat penumpukan truk2 kontainer berkurang sehingga mampu mengurangi angka kecelakaan di jalur Surabaya-Gresik, jadi truk2 akan dialihkan ke jalan tol, selain itu agar sebagian angkutan kontainer bisa dialihkan dg kereta api, sehingga truk2 besar (baca: truk kontainer) di jalur pantura (terutama) & jalur2 lain bisa berkurang. Untuk pembangunan Suci Dry Port ini, nantinya dibutuhkan 6-8 jalur, sebab dry port yg satu ini bakal menjadi dry port raksasa di Jatim. (karena manampung sebagian muatan kontainer di pergudangan)
8. Sta. Sumari akan dibuat 6 jalur, gunanya untuk percabangan antara jalur utama dg jalur Gresik (di timur Sumari, 2 jalur lurus ke Cerme/Benowo, 2 jalur lurus lagi ke GKB/Indro).
9. Berdasarkan skala prioritasnya, yg sebaiknya diutamakan pembangunannya adalah jalur GKB-Indro-Kandangan, serta Sumari-Suci-Suci Dry Port, sebab 2 jalur ini punya potensi yg menguntungkan bagi angkutan barang di Jatim, selain itu, untuk GKB-IDO-KDA ini berfungsi untuk angkutan komuter, sehingga beban jalan raya Surabaya-Gresik PP. bisa berkurang jika sebagian masyarakat Gresik beralih ke KA Komuter.
[spoiler=Rencana perluasan sta. IDO (Indro):]
Uploaded with
ImageShack.us
Keterangan: jika memungkinkan, bisa dibuat 8 jalur.[/spoiler]
[spoiler=Rencana sta. Gresik Kota Baru (GKB):]
Uploaded with
ImageShack.us
Keterangan: karena tidak memungkinkan untuk dibuat lebih dari 6 jalur, maka 6 jalur saja cukup.[/spoiler]
[spoiler=Rencana sta. Suci (baru):]
Uploaded with
ImageShack.us
Keterangan: sta. Suci ini nantinya akan dibuat 8 jalur, dimana jalur 2 & 3 adalah sepur lurus, jalur 1 & 4 adalah sepur belok untuk susulan/silangan, jalur 5 & 6 jalur langsir menuju Suci Dry Port, sedangkan jalur 7 & 8 dipakai buat stabling langsiran KA Kontainer.[/spoiler]
[spoiler=Rencana Suci Dry Port:]
Uploaded with
ImageShack.us
Keterangan: pada rencana awal, Suci Dry Port ini nantinya akan dibuat 6 jalur dulu, tetapi jika dibutuhkan, maka bisa diperluas hingga 8/10 jalur. Lokasi Suci Dry Port ini nantinya akan berdekatan dg jalan tol, sehingga truk2 tidak perlu menumpuk di jalan raya biasa & dapat diakomodasikan dg jalan tol.[/spoiler]
[spoiler=Rencana sta. Soemari (d/h Sumari) yg baru:]
Uploaded with
ImageShack.us
Keterangan: sta. Soemari ini nantinya dibuat 6 jalur karena 4 sepur buat sepur lurus (2 ke Gresik & 2 ke Surabaya), sedangkan 2 jalur lagi merupakan sepur belok.[/spoiler]
[/spoiler]
Demikian rencana penghidupan perkeretaapian di Gresik yg saya buat berdasarkan pemikiran, penelitian, analisis, & perhitungan. Semoga bermanfaat buat Anda semua. Dan rencana ini tidak akan berjalan jika tidak ada dukungan dari pemerintah daerah setempat & pemerintah pusat.
Sekian & terima kasih.
~TAMAT~