18-04-2011, 11:15 AM
Dan semakin banyak rf labil yg suka ngatain K.A Matarmaja gara2 1 orang yg cinta mati sama K.A 141/142 Matarmaja
*Ngacir ~~~~~~~
*Ngacir ~~~~~~~
145/146 Brantas, Selalu dihati Selalu dinanti
|
KA MATARMAJA PS SENEN-MALANG
|
|
18-04-2011, 11:15 AM
Dan semakin banyak rf labil yg suka ngatain K.A Matarmaja gara2 1 orang yg cinta mati sama K.A 141/142 Matarmaja
*Ngacir ~~~~~~~
145/146 Brantas, Selalu dihati Selalu dinanti
18-04-2011, 11:22 AM
(18-04-2011, 10:47 AM)MatAREMAja Wrote: Memang knyataannya...trus dmn lg pnumpang KA141/142 ngluarin unek2?? kalau mau unek2 langsung ke PT.KA aja mas harap perbaiki tampilan post dan belajarlah berforum ![]()
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri
18-04-2011, 11:32 AM
Y ud ajarinlah
Tp kenyataan loh kambing2 itu ngeselin... Kita penumpang resmi justru kayak yg jd kambing Naik 142 d JNG, sampai d no kursi saya sudah adayg nempatin, trus blg"mana tiketnya, cb saya lihat", (dah kyk KP) Saya balikin aja, " tiket bapak yg mana??"...(setahun bkali2 JNG-ML pp, mau dlawan) Lsg mrk malu pergi drseat saya Lapor k PTKA??? Hmm, sbg pgemar KA mgkn andatw gmn tanggapan mrk k penumpang K3....nanti blkg2ny dsangkutpautin sm PSO dan subsidi bla bla bla...padahal kami penumpang kelas bawah cm mau selamat dan (sedikit) kenyamanan Salam satu jiwa
Matarmaja adalah keretanya Arek Malang, salah besar memisahkan Matarmaja dengan Arema dan Aremania
18-04-2011, 11:50 AM
(18-04-2011, 10:36 AM)MatAREMAja Wrote: Coba aja arah kebalikan...krn d wil jatim gada kambing, waktu ituktm org dr Kediri k Malang mrk bayartiket, yg lmwyn mahal dbanding naik bus.....itulah budaya yg mesti ditularkan korg2 d wil daops 3 (18-04-2011, 11:32 AM)MatAREMAja Wrote: Y ud ajarinlah saya tahu kambing itu emang menyebalkan dan sangat melanggar peraturan tetapi sesuai yang saya cetak tebal, jangan menyinggung2 daop lain yang belum tentu benar adanya. saya yakin selruh daop masih terdapat kambing2 yang sulit diatur. jadi jangan mengkambinghitamkan daop lain setuju ?
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri
18-04-2011, 11:55 AM
(This post was last modified: 18-04-2011, 12:00 PM by MatAREMAja.)
Tp mas pernah naik matar blm?
Sy ga mngkambinghitamkan yg tidak benar koq, itu cm yg saya raasakan dan temukan....ga salah PTKA jg, krn ada mafia yg bermain diantara kqmbing2 itu.....itu yg mesti diberantas....kambing jg bayar koq, tp g k PTKA..itu yg secara langsung merugikan PTKA(dan penumpangnya) Satu kemajuan d lintas daop 3 adalah sudah gada lg pngamen maksa dan tukang semprot yg suka malak penumpang... ![]() Soal yg dcetak tebal, itu cm menurutsaya...klo mas punya pndapat lain silahkan utarakan, mgkn bs mematahkan pndapat saya (ini br namanya "berforum")...g usah merendahkan dgn nyuruh org belajar berforum hehe Analisa saya: wilayah daops 3 termasuk padat pduduk, tpkoq lbhmilih mluncurkan Cirex??? Y mgkn krn faktor keamanan lbh bg sehingga kambing2 g bs masuk dgn bebas (dan murah)... Jd lbh baik utk K3 pakai KA yg mlintas saja...akibatnya?? K3 K3 itu mkin overload saat masuk Jakarta...sementaraarah kebalikannya K3 K3 tsb justru mkin lowong Analisa mas Enrico gmn?a. Yuk berforum
Matarmaja adalah keretanya Arek Malang, salah besar memisahkan Matarmaja dengan Arema dan Aremania
18-04-2011, 12:06 PM
(18-04-2011, 11:55 AM)MatAREMAja Wrote: Tp mas pernah naik matar blm? memang saya belum pernah naik matarmaja tetapi pengalaman seperti anda saya sering kali merasakannya (saya juga pengguna setia K3), dari semua K3 yang pernah saya naiki, dari tawang jaya, senja bengawan, kahuripan, logawa, pasundan, brantas, progo, kutojaya dll. semua ada kambingnya. asal tidak ada PS (pemeriksaan serentak) kambing pasti berkeliaran di K3. dan oknum kondektur seringkali terlibat. ![]() namun jika ingin menyinggung sesuatu agaknya jangan langsung menge-judge daop2 tertentu karena tidak etis ![]() terimakasih ![]()
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri
18-04-2011, 12:12 PM
Wah beda kasus mas dgn 141
(pndapat mas mirip sm pndapat ce sy yg slalu naik Progo,dy blg,"enak koq selepas Cirebon") K3 K3 yg mas sebutkan diatas rata2 msk CN msh gelap, kambimg jg msh tlelap Beda sm 141, msk CN kambing sdh bnyk...bagus klo ada Cirex yg brkt ddpn 141, klo 141 msk dluan bs2 yg jd sapujagat kambing y Matar Dan maaf klo dselepas CN sy g pernah mau ksh sdikitpun kursi sayak kambing, bkn cm soal kmanusian tp kedisiplinan berkerta api
Matarmaja adalah keretanya Arek Malang, salah besar memisahkan Matarmaja dengan Arema dan Aremania
18-04-2011, 12:18 PM
Beberapa waktu yg lalu . Saat2 KA Tegalarum full . KA Matarmaja yang saya naiki memang " dipaksa " mengangkut penumpang yang tak terangkut oleh KATegalarum , karena memang KA Matarmaja terlambat jadi ya jalan di belakang KA Tegalarum . Semua stasiun berhenti , Tegal , Brebes , Bulakamba , Tanjung , Losari , Babakan , Waruduwur , CNP , CNK , Jatibarang , Terisi , dsb . Jana Ngodong banget . Alhasil masuk Jng jam 14.00 .
18-04-2011, 12:20 PM
Yah gtu lah nasib KA sapujagat
Klo listrik KRL Mati, 141 sering di-BLBkan d tiap stasiun selepas Bekasi
Matarmaja adalah keretanya Arek Malang, salah besar memisahkan Matarmaja dengan Arema dan Aremania
18-04-2011, 12:35 PM
(18-04-2011, 11:55 AM)MatAREMAja Wrote: Soal yg dcetak tebal, itu cm menurutsaya...klo mas punya pndapat lain silahkan utarakan, mgkn bs mematahkan pndapat saya (ini br namanya "berforum")...g usah merendahkan dgn nyuruh org belajar berforum hehe saya tahu maksud anda, matarmaja dijadikan KA Sapujagat orang yang dari Cirebon ke Jakarta. kalau soal kambing kalau sterilisasi stasiun sudah diberlakukan maka akan berkuranglah orang2 tak bertiket naik KA seperti yang dilakukan stasiun poncol yg PKDnya terkenal galak, tetapi kalau melibatkan oknum tertentu maka beda sudah ceritanya. Daop 3 cirebon tidak mengadakan K3 mungkin karena sudah ada KA Tegal arum yang notabene tidak terlalu jauh dari cirebon.
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri
|
|
« Next Oldest | Next Newest »
|