Poll: Eksterior Kereta Ditawarkan Jadi Media Iklan
You do not have permission to vote in this poll.
Setuju
35.00%
14 35.00%
Tidak Setuju
65.00%
26 65.00%
Total 40 vote(s) 100%
* You voted for this item. [Show Results]

Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Eksterior Kereta Ditawarkan Jadi Media Iklan
#1
Quote:Badan Kereta Ditawarkan Jadi Sarana Promosi
Rabu, 13 April 2011 | 14:45 WIB
TEMPO/Nita Dian

TEMPO Interaktif, Bandung - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi II menawarkan semua badan kereta kelas bisnis dan eksekutifnya menjadi media promosi. "Semua eksterior kereta kelas eksekutif bisa dijadikan media beriklan," kata Kepala Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop II Bandung Bambang S Prayitno saat dihubungi Tempo hari ini.

Bambang mengatakan, program ini sengaja ditawarkan untuk mendapatkan pemasukan tambahan. "Potensi pasarnya cukup bagus, representatif untuk promosi," katanya.

Bambang mengatakan, pemasangan iklan di badan kereta punya banyak keuntungan. Dibandingkan papan iklan yang stationer, katanya, badan kereta terus bergerak. "KA Mutiara Selatan misalnya, bisa samapai ke Surabaya," katanya.

Dia mencontohkan, pemasangan iklan di badan kereta itu, mirip penampilan kereta Argo Parahyangan, yang salah satu gerbongnya dibalut tempelan stiker motif batik. "Ini lebih ke komersil," kata Bambang.

Perusahaan kereta itu menyediakan eksterior seluruh rangkaian kereta untuk media iklan. Kereta yang ditawarkan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop II itu di antaranya semua KA Parahyangan, Ka Argowilis, KA Lodaya, KA Harina, KA Mutiara Selatan, serta KA Malabar.

Soal jangka waktu pemasangan iklan itu, kata Bambang, tergantung kesepakatan kontraknya nanti. Sejumlah perusahaan saat ini tengah menjajaki penggunaan badan kereta untuk iklan mereka.

Ahmad Fikri

bagaimana pendapat anda tentang rencana ini? silahkan didiskusikan disini...
monggo Big Grin
Reply
#2
Nanti rangkaian KA malah terlihat semrawut dan tak enak dilihat dan jadi seperti bus kota yang banyak iklannya salah satu minuman energi...
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...
Reply
#3
jujur ane termasuk salah satu yg tidak setuju dengan rencana ini.... disamping membuat perubahan citra menjadi seolah-olaj kesan kereta tersebut semakin jauh dari kesan angkutan yang mewah, elegan dan nyaman... ini semua KA komersial loh.... penumpang KA komersial (lebih2 penumpang K-1) disamping menginginkan adanya pelayanan yg prima dan waktu tempuh yang bagus (ini saja belum terpenuhi).. juga membutuhkan adanya pride ketika mau mengeluarkan budget lebih untuk sarana transportasi yg mereka naiki....

selain itu, kayanya ini... "maaf ya" PT KA koq kemaruk seh.... mau mengoptimalkan segala lini buat ngeruk keuntungan... tidak memkirkan bagaimana mengoptimasi core business dulu... setelah core business tertata dengan optimal, baru memikirkan pendapatan sampingan sebagai konsekuensi atas kepuasan pelanggan....

kalo di bandingkan, mana ada seh maskapai premium yang mengecat bodi pesawat mereka dengan iklan.... karna itu jelas menurunkan cita rasa dan kelas maskapai tersebut... paling2 maskapai yg mengecat body nya dengan iklan juga LCC... tapi jelas tidak dapat menjaring penumpang segmen premium...

inget loh... bisnis jasa transportasi bukan melulu soal keamanan, waktu tempuh dan kenyamanan... tapi juga harus mempertimbangkan faktor pride... dimana terdapat kebanggaan penumpang yg telah menggunakan moda transportasi "yang berkelas" tersebut..

klo iklan mengapa tidak di kereta ekonomi/krl saja.....
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Reply
#4
(13-04-2011, 10:59 PM)CC 203 Wrote: Nanti rangkaian KA malah terlihat semrawut dan tak enak dilihat dan jadi seperti bus kota yang banyak iklannya salah satu minuman energi...

jangan sampe ntar di eksterior KA Kelas Eksekutif ada iklan "wani piro?"
atau kalo kelas ekonomi juga menjadi media iklan jangan sampe ada tulisan gini ya "Hemat beb..." atau "yang penting hepiii..." NgakakNgakakNgeledek
Reply
#5
(13-04-2011, 11:02 PM)Bangunkarta Wrote: jujur ane termasuk salah satu yg tidak setuju dengan rencana ini.... disamping membuat perubahan citra menjadi seolah-olaj kesan kereta tersebut semakin jauh dari kesan angkutan yang mewah, elegan dan nyaman... ini semua KA komersial loh.... penumpang KA komersial (lebih2 penumpang K-1) disamping menginginkan adanya pelayanan yg prima dan waktu tempuh yang bagus (ini saja belum terpenuhi).. juga membutuhkan adanya pride ketika mau mengeluarkan budget lebih untuk sarana transportasi yg mereka naiki....

selain itu, kayanya ini... "maaf ya" PT KA koq kemaruk seh.... mau mengoptimalkan segala lini buat ngeruk keuntungan... tidak memkirkan bagaimana mengoptimasi core business dulu... setelah core business tertata dengan optimal, baru memikirkan pendapatan sampingan sebagai konsekuensi atas kepuasan pelanggan....

kalo di bandingkan, mana ada seh maskapai premium yang mengecat bodi pesawat mereka dengan iklan.... karna itu jelas menurunkan cita rasa dan kelas maskapai tersebut... paling2 maskapai yg mengecat body nya dengan iklan juga LCC... tapi jelas tidak dapat menjaring penumpang segmen premium...

inget loh... bisnis jasa transportasi bukan melulu soal keamanan, waktu tempuh dan kenyamanan... tapi juga harus mempertimbangkan faktor pride... dimana terdapat kebanggaan penumpang yg telah menggunakan moda transportasi "yang berkelas" tersebut..

klo iklan mengapa tidak di kereta ekonomi/krl saja.....
Benar sekali... Penumpang yang bayar mahal (K1) akan merasa agak jijik melihat iklan yang sepanjang gerbong KA, lha wong mereka lihat layar komputer penuh iklan yang hanya selebar 14 inch saja sudah benci, apalagi yang sebesar gerbong KA...


(13-04-2011, 11:03 PM)Narendro Anindito Wrote:
(13-04-2011, 10:59 PM)CC 203 Wrote: Nanti rangkaian KA malah terlihat semrawut dan tak enak dilihat dan jadi seperti bus kota yang banyak iklannya salah satu minuman energi...

jangan sampe ntar di eksterior KA Kelas Eksekutif ada iklan "wani piro?"
atau kalo kelas ekonomi juga menjadi media iklan jangan sampe ada tulisan gini ya "Hemat beb..." atau "yang penting hepiii..." NgakakNgakakNgeledek

Bayangkan saja rangkaian KA Eksekutif seperti bus kota penuh iklan yang berbaris di Terminal... Tidak sedap dipandang kamera RF...
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...
Reply
#6
ya kalau kereta antar kota kayaknya agak percuma kalau eksteriornya dijadikan media iklan soalnya sebagian besar kereta kan berjalan malam hari dan melewati persawahan/hutan.
kalau untuk kereta komuter kayaknya lebih menjanjikan soalnya kereta berjalan di perkotaan dan melalui keramaian orang.

KA Sumber Kentjono
Reply
#7
Gak masalah...selama nggak merugikan konsumen KA
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#8
selama bisa menambah pemasukan buat PT KA, ya gak masalah asalkan itu iklan ditempel sesuai nilai estetika....

Reply
#9
(13-04-2011, 11:03 PM)Narendro Anindito Wrote: jangan sampe ntar di eksterior KA Kelas Eksekutif ada iklan "wani piro?"
atau kalo kelas ekonomi juga menjadi media iklan jangan sampe ada tulisan gini ya "Hemat beb..." atau "yang penting hepiii..." NgakakNgakakNgeledek

Yg lebih parah bisa jadi PAP-nya bilang : "Perhatikan jalur 3 dari arah Timur, akan masuk Kereta Api Argo Wani Piro. Para calon penumpang diharap jangan terlalu dekat dengan jalur 3." Ngakak

"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe


[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
#10
Setuju aja. Selama gak ada orang/badan yg merasa dirugikan.
Jatinegara Station

[Image: 250540_1708989935374_1556859165_31288388_7805684_n.jpg]

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)