Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
08-03-2011, 11:28 AM
(This post was last modified: 08-03-2011, 11:33 AM by bagus70.)
Maaf mas, anda tahu nggak IPO itu apa?
IPO itu menjual saham di pasar modal. Dan saham itu berarti pembagian keuntungan.
Dengan kondisi PT KA yang rugi terus, dan sering jadi korban black campaign media massa, maka IPO saham PT KA di saat sekarang adalah hal yang kurang tepat.
Bagaimana tidak? Urusan pelayanan, PT KA itu buruk sekali. Dan sudah begitu, sering jadi korban pendiktean pejabat pemerintah. Belum lagi ada wacana terselubung bahwa harga tiket KA komersial akan didikte Dirjen KA.
Dan juga kinerja keuangan yang meragukan. (Bagaimana mungkin perusahaan yang mayoritas isinya KA ekonomi murahan rawan subsidi dibilang untung?)
Kalau itu kurang, mayoritas kereta PT KA adalah kereta ekonomi yang harus disubsidi. Mau dinaikkan harganya agar bisa menutup biaya operasional, malah dilarang pemerintah. Konyolnya beberapa railfans ada yang mendukung hal itu (railfans kok senang kereta hancur?).
Dengan kondisi seperti itu, saya yakin 100% kalau IPO saham PT KA diadakan, saham-saham tersebut akan jadi pecundang di pasar saham.
Ingat baik-baik, BUMN yang sukses melakukan IPO adalah BUMN-BUMN yang memang bukan penikmat subsidi, tapi merupakan mesin uang untuk pemerintah, seperti Telkom, PLN, Bank Mandiri, dsb.
Garuda baru pede untuk melakukan IPO setelah berhasil menempatkan dirinya sebagai maskapai penerbangan premium yang memang menghasilkan keuntungan yang signifikan.
Bahkan perusahaan KA luar negeri yang jawara di pasar saham (seperti Union Pacific) adalah perusahaan KA yang 100% profit oriented. Jadi asset mereka (seperti KA penumpang atau jalur cabang) yang dianggap tidak menguntungkan (biarpun diminta masyarakat) langsung dihapus! Ingat, Amtrak saja tidak menjual sahamnya di pasar modal.
Kalau memang PT KA serius akan melakukan IPO, maka semua KA ekonomi dan lokal yang merugi harus dihapus dan diganti KA komersial. Pelayanan harus dibagusi. PT KA harus berani keluar dari kungkungan kebijakan politik pemerintah yang merugikan perusahaan.
Posts: 1,487
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
5
(08-03-2011, 11:28 AM)bagus70 Wrote: Maaf mas, anda tahu nggak IPO itu apa?
IPO itu menjual saham di pasar modal. Dan saham itu berarti pembagian keuntungan.
Dengan kondisi PT KA yang rugi terus, dan sering jadi korban black campaign media massa, maka IPO saham PT KA di saat sekarang adalah hal yang kurang tepat.
Bagaimana tidak? Urusan pelayanan, PT KA itu buruk sekali. Dan sudah begitu, sering jadi korban pendiktean pejabat pemerintah. Belum lagi ada wacana terselubung bahwa harga tiket KA komersial akan didikte Dirjen KA.
Dan juga kinerja keuangan yang meragukan. (Bagaimana mungkin perusahaan yang mayoritas isinya KA ekonomi murahan rawan subsidi dibilang untung?)
Kalau itu kurang, mayoritas kereta PT KA adalah kereta ekonomi yang harus disubsidi. Mau dinaikkan harganya agar bisa menutup biaya operasional, malah dilarang pemerintah. Konyolnya beberapa railfans ada yang mendukung hal itu (railfans kok senang kereta hancur?).
Dengan kondisi seperti itu, saya yakin 100% kalau IPO saham PT KA diadakan, saham-saham tersebut akan jadi pecundang di pasar saham.
Ingat baik-baik, BUMN yang sukses melakukan IPO adalah BUMN-BUMN yang memang bukan penikmat subsidi, tapi merupakan mesin uang untuk pemerintah, seperti Telkom, PLN, Bank Mandiri, dsb.
Garuda baru pede untuk melakukan IPO setelah berhasil menempatkan dirinya sebagai maskapai penerbangan premium yang memang menghasilkan keuntungan yang signifikan.
Bahkan perusahaan KA luar negeri yang jawara di pasar saham (seperti Union Pacific) adalah perusahaan KA yang 100% profit oriented. Jadi asset mereka (seperti KA penumpang atau jalur cabang) yang dianggap tidak menguntungkan (biarpun diminta masyarakat) langsung dihapus! Ingat, Amtrak saja tidak menjual sahamnya di pasar modal.
Kalau memang PT KA serius akan melakukan IPO, maka semua KA ekonomi dan lokal yang merugi harus dihapus dan diganti KA komersial. Pelayanan harus dibagusi. PT KA harus berani keluar dari kungkungan kebijakan politik pemerintah yang merugikan perusahaan. Nah? ada juga yg berani ngomong gini. Saya sebenernya kurang mengerti ttg ekonomi begini. Tapi kalo dilihat dari fakta, bener juga tuh. Bakal jadi pecundang di bursa saham.
TS jgn tersinggung ya...
Posts: 833
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
12
IPO merupakan salah satu alternatif dalam memperoleh dana segar untuk pengembangan perusahaan.
sekarang seandainya IPO berhasil dilakukan dan dana didapatkan, menurut teman-teman (dan terutama TS) dana tersebut sebaiknya digunakan untuk apa?
KA Sumber Kentjono
Posts: 987
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
3
Kl PTKA melakukan IPO yo opo payu? Wong sing numpak Argo wae sepi.
Tambah kecepatan kereta api agar tdk kalah bersaing setelah Toll Trans-Jawa rampung...
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
08-03-2011, 09:10 PM
(This post was last modified: 08-03-2011, 09:13 PM by bagus70.)
(08-03-2011, 01:21 PM)eri4nto Wrote: IPO merupakan salah satu alternatif dalam memperoleh dana segar untuk pengembangan perusahaan.
sekarang seandainya IPO berhasil dilakukan dan dana didapatkan, menurut teman-teman (dan terutama TS) dana tersebut sebaiknya digunakan untuk apa?
Memangnya dana segar itu akan turun semudah itu?
Pengalaman saya sebagai wiraswasta, dana penyegaran tidak datang dengan gratis. Pasti akan diganjar dengan syarat-syarat yang cukup mengekang, dan tidak populis di kalangan mereka yang tak punya uang.
Apalagi kalau dana itu datang dari investor swasta, pasti akan dibarengi rasionalisasi yang membabi buta. Contohnya seperti penghapusan semua KA ekonomi dan lokal yang dekil. Pengurangan jumlah karyawan.
Pasti mereka akan mensyaratkan penghapusan layanan KA yang merugi terus, biarpun diminta masyarakat.
Posts: 1,060
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
4
menurut saya dengan IPO merupakann sebagai salah satu solusi terakhir,
untuk PT KA untuk membangun dan mengembangkan perusahaan..
Posts: 234
Threads: 0
Joined: Nov 2009
Reputation:
5
betul mas bagus.., BEI kita pengawasannya kurang baik, yg ada nanti malah tekor masuk kantong sana sini memanfaatkan kena biaya ini itu, pajak dll. saya sebagai RF tidak tega liat saham PTKAI digoreng (bergerak tidak wajar) karna perbuatan oknum2 spekulan
Posts: 1,546
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
39
wah... maap2 seharian g bisa OL, baru nyampe n buka lappie... eh udah banyak masukan nih...
wah makasih ya temen2 buat masukannya...... ternyata banyak faktor yang musti dibenahi di perkeretaapian kita...... cuman dasar saya buat trid ngajak discuss ini kan bukan buat nyari menang/kalah... dan bukan pula mencari benar/salah.... ya sebagai sarana untuk sharing, kan manfaat adanya forum ini kan untuk saling memberi masukan, informasi dan berdiskusi dengan elegan, cerdas dan santun.... tanpa harus menjustifikasi sesuatu.........
seperti saya utarakan di atas, mungkin pada saat ini kondisi PT KA memang belum memungkinkan untuk melakukan IPO, memang banyak hal yang harus dibenahi di sana-sini dalam melaksanakan proses Go Public.... namun dari bola liar yang saya gulirkan ini (wacana IPO), bukankah dengan adanya semangat untuk Go Public tersebut, bisa menjadi sebuah stimulus bagi pelaku industri KA kita agar mempunyai semangat untuk need for acchievement....
nah saya mencoba membandingkan dengan PT PLN.... kondisinya hampir mirip lah dengan PT KA; BUMN, perusahaan subsidi, ngga ada pesaing, dan kondisinya kita tahu lah gimana..... tapi dengan berani melakukan listing di lantai bursa.... ya kinerja PLN secara bertahap justru mengalami perbaikan, memang tidak mungkin berubah drastis... namun proses menuju ke arah sana jelas mulai terlihat dengan perbaikan manajerial, pola-pola pencapaian target yg jelas serta transparansi dan akuntabilitas perusahaan menjadi semakin terang....
dasar saya melempar bola liar ini didasari oleh kebutuhan dana segar yg sangat besar oleh PT KA dalam revitalisasi perusahaan.... nah IPO saya pikir merupakan sebuah alternatif yang rasional... meskipun belum memungkinkan dijalankan saat ini..... namun bisa lah menjadi sebuah semangat Go Public untuk perbaikan perusahaan..... namanya discuss ya... bisa juga kan topik nya meluas dengan sendirinya....
jika misalnya IPO bukan merupakan hal yg tepat untuk merevitalisasi KA kita... adakah mekanisme yg lebih baik dalam mendatangkan sejumlah besar modal untuk merevitalisasi perkeretaapian kita?????????...... sebagai perusahaan yg berbentuk PT, Persero lagi... masa iya hanya mengandalkan subsidi dari Pemerintah, yg jumlahnya juga ga akan mencukupi...... mungkin temen2 punya argumen dan ide2 visioner lainnya... yg lebih rasional dari IPO untuk menjadikan kereta api semakin maju, profesional dan bisa menjadi yg terbaik....
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Posts: 20
Threads: 0
Joined: Jan 2010
Reputation:
3
Pertama tama, yg perlu diklarifikasi:
1. IPO tidak selalu berarti modal bertambah atau ada aliran dana ke perusahaan;
2. Saham perusahaan yg telah go publik tidak selalu dicatatkan di bursa.
IPO itu adalah initial public offering atau penawaran perdana ke publik. Untuk IPO saham, saham yg di-IPO-kan bisa dari saham yg telah beredar bisa juga dari saham portepel atau saham yg belum diterbitkan. Dengan adaya IPO diharapkan terjadi penyebaran kepemilikan atas perusahaan.
Untuk yg pertama, berarti dana mengalir ke pemilik saham. Seperti , pada IPO KS pemerintah menjual kepemilikannya ke masyarakat sehingga persentase kepmilikan pemrintah berkurang (walau masih mayoritas) dan hasil penjualan masuk ke kas pemerintah. Hal ini dilakukan untuk membiayai APBN.
Yg ke-dua, saham yg diterbitkan benar2 baru dari perusahaan sehingga dana hasil penjualan saham merupakan suntikan modal baru bagi perusahaan. Nah kalo yg jenis ini baru bisa untuk membiayai proyek atau aksi korporasi lain oleh perusahaan. Harga saham mencerminkan nilai perusahaan termasuk setelah adanya dana IPO tsb.
Terlepas dari hal di atas kembali ke PT. Kereta Api Indonesia (Persero), nilai aset PT. Kereta Api Indonesia (Persero) adalah sangat besar terutama untuk tanah & jaringan rel-nya, kalau perusahaan dinilai berdasarkan total nilai2 asetnya akan jauh lebih tinggi dari nilai perusahaan secara operasional, yaitu nilai cashflow yg ditarik menjadi nilai sekarang. Kejadian kisruh nilai IPO KS bisa terulang di PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dengan harga yg lebih parah, karena secara operasional kinerja PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tidaklah bagus. Kinerja yg belum bagus inilah agak susah untuk menarik investor dengan nilai IPO yg maksimal. Selain saham, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga dimungkinkan untuk menerbitkan obligasi. Obligasi menurut saya lebih realisitis karena yg dipertaruhkan terutama berhubungan dengan proyek yg akan dibiayai dengan adanya dana segar tsb.
Cuma dengan penerbitan saham/obligasi, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dituntut oleh investor untuk meningkatkan kinerja. Hal ini yg ditakutkan akan mengurangi secara drastis fungsi sosialnya dgn mengedepankan aspek komersiilnya. Fungsi sosial ini sangat erat terkait dengan masyarakat lapisan menengah ke bawah. Takutnya lagi2 masyarakat menengah ke bawah yg dikorbankan demi orientasi bisnis dan mungkin lepasnya tanggung jawab pemerintah atas moda KA dgn alasan itu sesuai bisnis permintaan pasar & tidak ada suntikan dana dari negara karena masa perusahaan publik/terbuka masih minta subsidi.
Itu aja gan, uneg2 dari saya.
Posts: 833
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
12
(08-03-2011, 09:10 PM)bagus70 Wrote: (08-03-2011, 01:21 PM)eri4nto Wrote: IPO merupakan salah satu alternatif dalam memperoleh dana segar untuk pengembangan perusahaan.
sekarang seandainya IPO berhasil dilakukan dan dana didapatkan, menurut teman-teman (dan terutama TS) dana tersebut sebaiknya digunakan untuk apa?
Memangnya dana segar itu akan turun semudah itu?
Pengalaman saya sebagai wiraswasta, dana penyegaran tidak datang dengan gratis. Pasti akan diganjar dengan syarat-syarat yang cukup mengekang, dan tidak populis di kalangan mereka yang tak punya uang.
Apalagi kalau dana itu datang dari investor swasta, pasti akan dibarengi rasionalisasi yang membabi buta. Contohnya seperti penghapusan semua KA ekonomi dan lokal yang dekil. Pengurangan jumlah karyawan.
Pasti mereka akan mensyaratkan penghapusan layanan KA yang merugi terus, biarpun diminta masyarakat.
ya memang tidak mudah, IPO yang berhasil mensyaratkan perusahaan antara lain untuk punya track record yang baik dari berbagai segi dan rencana penggunaan dana hasil IPO di masa depan yang layak dan menguntungkan. makanya saya ingin tau dari teman-teman terutama TS, mengenai rencana penggunaan dana hasil IPO tersebut (seandainya IPO berhasil dan dana berhasil diraih sesuai target). ini untuk melengkapi argumen TS dan teman-teman yang pro IPO.
mengenai rasionalisasi karyawan dan kereta yang tidak menguntungkan, hal itu merupakan konsekuensi jika IPO dilakukan. PT KA harus benar-benar jadi perusahaan yang profit oriented dengan manajemen yang profesional. investor tentu tidak mau duitnya dihambur-hamburkan untuk sesuatu yang tidak mendatangkan keuntungan. jadi sudah pasti kereta-kereta yang tidak menguntungkan dan karyawan yang tidak produktif akan dirasionalisasi.
menurut saya sih, selama PT KA menjalankan fungsi public service obligation (PSO), IPO kurang tepat untuk dilakukan.
KA Sumber Kentjono
|