Poll: Gerbong paling depan dan paling belakang bukan untuk penumpang. Setuju?
You do not have permission to vote in this poll.
Sangat setuju
5.77%
12 5.77%
Setuju
10.10%
21 10.10%
Tidak berpendapat
2.40%
5 2.40%
Tidak setuju
27.40%
57 27.40%
Sangat tidak setuju
54.33%
113 54.33%
Total 208 vote(s) 100%
* You voted for this item. [Show Results]

Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
[Diskusi] Gerbong Aling Aling
lain kali menteri perhubungan jangan dari orang parpol lagi deh, kementerian yang sangat teknis seperti ini hendaknya dipimpin oleh profesional atau pejabat karir dari lingkungan kemenhub. biar kebijakan yang diambil tidak aneh-aneh seperti sekarang.
KA Sumber Kentjono
apa pernah di uji coba dengan membawa 2 gerbong aling2 impact tabrakan dan korban jiwa sedikit (diminimalisir) ?

Apa pernah di negara lain melakukan seperti Kebijakan Konyol ini ?


Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
kalau ditambah gerbongnya tanpa mengurangi daya tampung penumpang sih nggak begitu masalah namun yang jadi masalah besar jika sebaliknya.misalkan serayu yang biasanya jatahnya 7 gerbong jika di tambah 2 gerbong kan jadi 9 gerbong tuh berbeda jika 2 gerbong itu diambil dari jatah gerbong yang akan di bawa / gerbong reguler.

memang di era menhub saat ini kebijakanya aneh dam nyeleneh nggak mikirin estetika alias hanya kebijakan kalang kabut dan emosi sesaat saja dan tidak menyelesaikan permasalahan mendasar di tubuh perkereta apian
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
http://www.flickr.com/photos/36503981@N02/

Ask .
Apakah Kebijakan ini juga berlaku untuk KA Komuter : Kaligung , Blora Jaya , Prameks , Madiun Jaya , Susi , Sulam , Pandanwangi , Banyubiru dsb . mohon infonya , sebab saya juga bingung dengan kebijakan tsb.
(01-02-2011, 05:41 PM)BAMBANG EKO Wrote: Ask .
Apakah Kebijakan ini juga berlaku untuk KA Komuter : Kaligung , Blora Jaya , Prameks , Madiun Jaya , Susi , Sulam , Pandanwangi , Banyubiru dsb . mohon infonya , sebab saya juga bingung dengan kebijakan tsb.

Kalo untuk KRD-KRD macam itu gak berlaku pak,
kemaren hari Minggu saya naek Blora Jaya jg di gerbong paling dpn sendiri.
Wah kalo diberlakukan, bisa2 pandanwangi kosong gak bawa penumpang, soalnya cuma bawa 2 gerbong (kereta) Xie Xie
proJT26 Wrote:(Hari ini 05:41 PM)BAMBANG EKO Wrote:
Ask .
Apakah Kebijakan ini juga berlaku untuk KA Komuter : Kaligung , Blora Jaya , Prameks , Madiun Jaya , Susi , Sulam , Pandanwangi , Banyubiru dsb . mohon infonya , sebab saya juga bingung dengan kebijakan tsb.

Kalo untuk KRD-KRD macam itu gak berlaku pak,
kemaren Minggu saya naek Blora Jaya jg di gerbong paling dpn sendiri.
Wah kalo diberlakukan, bisa2 pandanwangi kosong gak bawa penumpang, soalnya cuma bawa 2 gerbong (kereta)

Yupssss ,Ngakak
Itulah mangsut pertanyaan saya , termasuk KA Probowangi juga Pandanwanginya Daop 9 Jember
NgakakNgeledek
(01-02-2011, 03:07 PM)see_204XX Wrote:
(01-02-2011, 02:28 PM)denita Wrote: [spoiler]
[Image: 5406538375_80efe1f32d_z.jpg]
[/spoiler]
KERETA ALING ALING HANYA UNTUK KAMBING......

KERETA ALING ALING HANYA UNTUK DHEMIT...... Ngakak

kemaren naek Dhoho dari KTS ke TA, di tengah jalan hujan lebat dan gerbong sesak kebetulan aku di gerbong kedua dari belakang, ada ibu yang gendong anak lg bingung mau duduk dimana sementara tempat duduk penuh termasuk aku pun mulai naik juga ndak ada tempat duduk. karena hujan air masuk dari pintu yang kacanya pecah. disisi lain gerbong belakang kami kosong melompong tapi tidak bisa dibuka. terlihat didalamnya ada kondektur yang lagi santai dan 5 orang PKD yang lagi enaknya makan tanpa terganggu penumpang lain. dalam hati aku berfikir betapa kasian penumpang kereta, khususnya ibu itu. tapi juga terucap dalam hati sebuah doa yang menurut aku sungguh indah...." semoga tuh PKD tersedak sendok dan nyangkut di lehernya"

[Image: Photo0197.jpg]
Saya kok jadi terinspirasi untuk membuat thread berjudul "Kebijakan bodoh seputar kereta api"... Hmm...
Kalo gitu, jumlah gerbong maksimum untuk penumpang hanya 10 gerbong (plus KM) dong, !!!! Tdk efisien, Kapasitas maksimumnya jadi berkurang ya....
Ini kebijakan dari PT KA atau dari Dirjen KA/Dephub sebenarnya? Sebenarnya belakangan ini keputusan-keputusan bodoh seringkali datang dari Dirjen KA...


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)