Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
Just info...
Hari ini, dalam perjalanan terakhirnya, Argo Parahyangan 7067 ditarik CC 201 100 BD dengan 4 K2 - MP1 - 3 K1, dan K2 paling depan (K2-82510 BD) serta K1 paling belakang (K1-65801 BD) dikosongkan.
Anehnya, penumpang Eksekutif 1 yang seharusnya duduk di K1-65803 malah masih masuk kedalam K1-65801 yang dibiarkan gelap dan AC mati. Baru nanti ada petugas OTC datang dan mengatakan bahwa gerbong tersebut sengaja dikosongkan, sedang gerbong Eksekutif 1-nya lebih kedepan.
Tapi kenapa mereka masih masuk kedalam K1-65801, yang sengaja dikosongkan? Pertama, pintu sambungan ga ditutup. Kedua, masih tertempel papan nomor Eksekutif 1 (pinjam punya Malabar, kelihatan di balik lakban yang tertempel di papan tertulis "Malabar Ekspres") di K1-65801, sedang di K1-65803 ga ada nomor gerbong. Padahal, di pintu K1-99513 terdapat papan bertuliskan "EKSEKUTIF 2 ARGOPARAHYANGAN" (memang dicetak kapital)...
Apa kebijakan ini kurang sosialisasinya ya?
Posts: 374
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
2
(31-01-2011, 02:22 PM)dtRAiNeR Wrote: Just info...
Hari ini, dalam perjalanan terakhirnya, Argo Parahyangan 7067 ditarik CC 201 100 BD dengan 4 K2 - MP1 - 3 K1, dan K2 paling depan (K2-82510 BD) serta K1 paling belakang (K1-65801 BD) dikosongkan.
Anehnya, penumpang Eksekutif 1 yang seharusnya duduk di K1-65803 malah masih masuk kedalam K1-65801 yang dibiarkan gelap dan AC mati. Baru nanti ada petugas OTC datang dan mengatakan bahwa gerbong tersebut sengaja dikosongkan, sedang gerbong Eksekutif 1-nya lebih kedepan.
Tapi kenapa mereka masih masuk kedalam K1-65801, yang sengaja dikosongkan? Pertama, pintu sambungan ga ditutup. Kedua, masih tertempel papan nomor Eksekutif 1 (pinjam punya Malabar, kelihatan di balik lakban yang tertempel di papan tertulis "Malabar Ekspres") di K1-65801, sedang di K1-65803 ga ada nomor gerbong. Padahal, di pintu K1-99513 terdapat papan bertuliskan "EKSEKUTIF 2 ARGOPARAHYANGAN" (memang dicetak kapital)...
Apa kebijakan ini kurang sosialisasinya ya? Kalo berdasarkan kejadian di atas, sepertinya kebijakan ini memang kurang sosialisasi, sehingga para pengguna yg masih awam gak tahu apa2 tentang adanya aturan ini..
Semakin memunculkan kesan kalo kebijakan ini dibuat tanpa perhitungan yg matang alias dibuat secara instan..
Kereta mu, Kereta ku, Kereta kita semua..
Posts: 436
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
7
Jan gublog e ga ketulungan.
Tapi boleh dicoba juga. Gerbong paling depan n belakang diberi gerbong YYW atau PPCW
Posts: 2,640
Threads: 0
Joined: Jun 2010
Reputation:
19
sepertinya yg lolos dari kebijakan ini GoPar...soalnya rangkaian Bisnis ny full ampe ujung
yang bikin bingung,
kenapa KA Dinas nya dinamain KERETA ALING-ALING???? 
693-5073-893-673
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
(31-01-2011, 06:46 PM)tomrys Wrote: sepertinya yg lolos dari kebijakan ini GoPar...soalnya rangkaian Bisnis ny full ampe ujung
yang bikin bingung,
kenapa KA Dinas nya dinamain KERETA ALING-ALING????   Aling-aling = penghalang.
Posts: 436
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
7
Bearti kalo pake "kebijakan" itu, yg mbuat kebijakan yakin bakal ada PLH lagi, cepat atau lambat
Posts: 2,640
Threads: 0
Joined: Jun 2010
Reputation:
19
(31-01-2011, 06:50 PM)pardjono Wrote: (31-01-2011, 06:46 PM)tomrys Wrote: sepertinya yg lolos dari kebijakan ini GoPar...soalnya rangkaian Bisnis ny full ampe ujung
yang bikin bingung,
kenapa KA Dinas nya dinamain KERETA ALING-ALING????   Aling-aling = penghalang.
maksud saya gini mas,kan kebijakan dari awal namanya kereta penghalang atau dinas. Mengapa mesti menggunakan kata2 Aling2? Mengapa tidak menggunakan Bahasa yg Baku?
(31-01-2011, 06:52 PM)rapih_dhoho Wrote: Bearti kalo pake "kebijakan" itu, yg mbuat kebijakan yakin bakal ada PLH lagi, cepat atau lambat
Bokap ampe ngomong ke saya:
dengan kebijakan itu, berarti KEMENHUB toleran terhadap segala bentuk PLH.. 
693-5073-893-673
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
(31-01-2011, 06:52 PM)rapih_dhoho Wrote: Bearti kalo pake "kebijakan" itu, yg mbuat kebijakan yakin bakal ada PLH lagi, cepat atau lambat Itu yang kita risaukan. Kita berharap solusi untuk meminimalkan PLH, bukan meminimalkan akibat PLH.
Posts: 462
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
4
31-01-2011, 07:04 PM
(This post was last modified: 31-01-2011, 07:07 PM by vandoe matarmajamania.)
ini konyol
gak sekalian semua rangkaian terutama kelas ekonomi
pake ppcw semua
biar kalo PLH
tinggal locat semua
KEBIJAKAN INI BUKAN SOLUSI
(31-01-2011, 12:00 PM)hedwigus Wrote: Kebijakan yang aneh.. dan penumpang dibebani biaya kereta yang kosong itu di karcisnya .... | #kasihanperkeretaapian
![[Image: 169051_10150089834809864_769409863_63300...7606_n.jpg]](http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/hs060.snc6/169051_10150089834809864_769409863_6330068_4687606_n.jpg)
Code: [img]http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/hs060.snc6/169051_10150089834809864_769409863_6330068_4687606_n.jpg[/img]
om,potonya tak copy paste buat di sebar lewat facebook ya
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
|