Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
(ASK) Lama istirahat Lokomotif di Depo setelah dinesan
#21
malah saya pernah lihat di dipo madiun lok tipe d ( tipe langsir ) dari pagi hingga sore nyala terus padahal hanya stabling di dalam dipo bukannya malah boros BBM ?
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
https://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
Reply
#22
(20-01-2011, 12:36 PM)dedy vh Wrote: malah saya pernah lihat di dipo madiun lok tipe d ( tipe langsir ) dari pagi hingga sore nyala terus padahal hanya stabling di dalam dipo bukannya malah boros BBM ?

mesin diesel lokomotif termasuk mesin besar
dari ukuran dan tenaganya juga besar, walaupun cuma lok langsir
blok mesin sebesar itu kalo kena panas dingin panas dingin berulang2 pemuaiannya gak sama, kalo keseringan bisa retak blok mesinnya.
beda sama mesin mobil atau motor yang ukurannya kecil.
mesin diesel saat idle itu irit, coba aja mobil diesel di test, isi 1 liter solar hidupkan idle, 1 hari penuh baru abis
Reply
#23
tambahin soalnya mesin diesel ntu susah panasnya jadi kalo sering dimatiin jadi pas mau di pake kayak hilang tenaganya
kayak motor belom dipanasin langsung digeber jalannya ngbrebet
My Train Frequent Passanger Card

[spoiler]
[Image: 0951262e89bc11e1a92a1231381b6f02_7.jpg]
[/spoiler]
Reply
#24
(20-01-2011, 03:12 PM)Gopar new image Wrote: tambahin soalnya mesin diesel ntu susah panasnya jadi kalo sering dimatiin jadi pas mau di pake kayak hilang tenaganya
kayak motor belom dipanasin langsung digeber jalannya ngbrebet

sebenernya gak gitu juga
panasnya cepet ko
kan kalo dines memang 1 jam sebelum sudah di hidupkan
di langsir keluar dipo, gandeng rangkaian, kereta mau berangkat mesin udah panas.
cuma perlakuan nya yang beda ama mesin kecil, itu aja
Reply
#25
kalo yg saya tau sih kalo mesin diesel (apapun jenisnys, apakah mesin besar ataupun kecil termasuk juga mesin Lokomotif) bisa tahan bila terus menerus di operasikan hingga 2-3 hari bahkan mungkin hingga 1 minggu penuh. .yg terpenting adalah perawatan pada minyak pelumasnya dan tentu saja komponen yg ada di lokomotif itu sendiri. .Jika minyak pelumas masih baru, ,Lok bisa hidup selama lebih dari 3 x 24 jam hingga mungkin 1 minggu penuh jika kondisi Lok benar2 sehat
Biasanya kalau mesin sering dimatikan justru akan mudah rusak. .untuk istirahat, ,mesin diesel hanya perlu didiamkan kurang lebih 30 menit sampai satu jam meski tetap berada dalam kondisi on
Nb : Isi HSD bukan berarti istirahat, ,jadi jika suatu Lok setelah dinas trus masuk DIPO, ,isi HSD dan langsung berangkat lagi, itu bukan termasuk istirahat, ,karena isi HSD tidak membutuhkan waktu lama. . .yg dimaksud istirahat dalam kondisi on yaitu mesin Lok dibiarkan dalam kondisi on selama 30 menit sampai 1 jam (handel dalam kondisi neutral)
tapi bukan berarti mesin diesel harus on selama 24 jam full, , ,mesin diesel tetap butuh istirahat dalam kondisi off
Mesin diesel butuh waktu kurang lebih 3 jam dalam kondisi off agar mesin benar2 dingin. . .nah, dalam kondisi off tersebut tehnisi harus benar2 teliti dalam mengecek kondisi Lok. .apakah semua siap atau tidak. .termasuk mengecek komponen terpenting untuk mesin yg di forsir hingga berhari-hari yaitu minyak pelumas. . .setelah 3 jam off dan dipastikan semua siap operasi, ,mesin diesel sudah siap dihidupkan kembali dan siap dinas kembali hingga berhari2 jika diperlukan
Namun jika kondisi Lok tidak siap, ,maka Lok harus segera dimatikan untuk menjalani perawatan dan pergantian suku cadang jika dibutuhkan
Cara inilah yg dipakai DIPO Lok JR. .Lok BB 301 & BB 304 milik JR yg telah berusia uzur akan sangat sulit saat distater. .lagipula mesin Lok yg sudah uzur akan mudah sekali rusak jika sering dimatikan dan dihidupkan
mangkanya Lok BB yg dinas KA Probowangi akan dibiarkan hidup hingga 4-5 hari tanpa pernah dimatikan sedetikpun
Reply
#26
(20-01-2011, 04:33 PM)BB 30501 Wrote: kalo yg saya tau sih kalo mesin diesel (apapun jenisnys, apakah mesin besar ataupun kecil termasuk juga mesin Lokomotif) bisa tahan bila terus menerus di operasikan hingga 2-3 hari bahkan mungkin hingga 1 minggu penuh. .yg terpenting adalah perawatan pada minyak pelumasnya dan tentu saja komponen yg ada di lokomotif itu sendiri. .Jika minyak pelumas masih baru, ,Lok bisa hidup selama lebih dari 3 x 24 jam hingga mungkin 1 minggu penuh jika kondisi Lok benar2 sehat
Biasanya kalau mesin sering dimatikan justru akan mudah rusak. .untuk istirahat, ,mesin diesel hanya perlu didiamkan kurang lebih 30 menit sampai satu jam meski tetap berada dalam kondisi on
Nb : Isi HSD bukan berarti istirahat, ,jadi jika suatu Lok setelah dinas trus masuk DIPO, ,isi HSD dan langsung berangkat lagi, itu bukan termasuk istirahat, ,karena isi HSD tidak membutuhkan waktu lama. . .yg dimaksud istirahat dalam kondisi on yaitu mesin Lok dibiarkan dalam kondisi on selama 30 menit sampai 1 jam (handel dalam kondisi neutral)
tapi bukan berarti mesin diesel harus on selama 24 jam full, , ,mesin diesel tetap butuh istirahat dalam kondisi off
Mesin diesel butuh waktu kurang lebih 3 jam dalam kondisi off agar mesin benar2 dingin. . .nah, dalam kondisi off tersebut tehnisi harus benar2 teliti dalam mengecek kondisi Lok. .apakah semua siap atau tidak. .termasuk mengecek komponen terpenting untuk mesin yg di forsir hingga berhari-hari yaitu minyak pelumas. . .setelah 3 jam off dan dipastikan semua siap operasi, ,mesin diesel sudah siap dihidupkan kembali dan siap dinas kembali hingga berhari2 jika diperlukan
Namun jika kondisi Lok tidak siap, ,maka Lok harus segera dimatikan untuk menjalani perawatan dan pergantian suku cadang jika dibutuhkan
Cara inilah yg dipakai DIPO Lok JR. .Lok BB 301 & BB 304 milik JR yg telah berusia uzur akan sangat sulit saat distater. .lagipula mesin Lok yg sudah uzur akan mudah sekali rusak jika sering dimatikan dan dihidupkan
mangkanya Lok BB yg dinas KA Probowangi akan dibiarkan hidup hingga 4-5 hari tanpa pernah dimatikan sedetikpun

mesinnya Lok Merah Biru bener2 bekerja ekstra keras..Heran
Kereta mu, Kereta ku, Kereta kita semua..

[Image: iokl8h.jpg]
Reply
#27
(21-01-2011, 10:12 AM)Amtrak Wrote: mesinnya Lok Merah Biru bener2 bekerja ekstra keras..Heran

ya memang begitu kondisinya, ,mesin diesel juga sudah di desain untuk bekerja keras
Reply
#28
mesin idle <> bekerja keras.

tapi tetap saja keausan mesin bertambah dan tentunya buang-buang bbm.
Reply
#29
(21-01-2011, 05:50 PM)m_ilhami Wrote: mesin idle <> bekerja keras.

tapi tetap saja keausan mesin bertambah dan tentunya buang-buang bbm.

coba liat dulu desain mesin lokomotif
beda sama kendaraan kecil, beda sama (◣_◢)┌∩┐ atau bus
mesinnya memang sudah di desain begitu

klo mau lebih detail misa di lihat di maintenance manual nya
memang di buat untuk perlakuan seperti itu
kan saya bilang diatas, yang namanya bekerja keras itu jika ada komponen rusak, tapi gak di ganti karena ketiadaan spare part, itu baru kerja keras.
Reply
#30
(22-01-2011, 06:39 AM)WOODWARD Wrote:
(21-01-2011, 05:50 PM)m_ilhami Wrote: mesin idle <> bekerja keras.

tapi tetap saja keausan mesin bertambah dan tentunya buang-buang bbm.

coba liat dulu desain mesin lokomotif
beda sama kendaraan kecil, beda sama (◣_◢)┌∩┐ atau bus
mesinnya memang sudah di desain begitu

klo mau lebih detail misa di lihat di maintenance manual nya
memang di buat untuk perlakuan seperti itu
kan saya bilang diatas, yang namanya bekerja keras itu jika ada komponen rusak, tapi gak di ganti karena ketiadaan spare part, itu baru kerja keras.

hmm, bisa saya tarik kesimpulan..
brarti LOK akan berhenti dines apabila dinyatakan RUSAK PARAH, CMIIW.
dan apabila LOK itu rusaknya blm terlalu parah, maka akan di dineskan meskipun hanya rute2 dekat aja, CMIIW Xie Xie
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)