Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Sta. Bandung
Camera 
BTW, saya mau nanya lagi nih...

Besok saya pulang sekolah lebih cepat, sekitar jam 12:30, dan masih harus menunggu untuk bimbel jam 15:00. Rencananya saya mau ke stasiun BD dan motret di sana sambil nunggu sampai jam 3... Berarti saya harus menulis surat, tujuannya kepada Kepala Stasiun ya?

Trus kalo misal tujuan motret saya tulis di surat demikian:

Quote:Melalui surat ini, saya yang bertandatangan di bawah ini, ingin memohon persetujuan dari Bapak untuk diperbolehkan mengambil foto di lingkungan Stasiun Bandung untuk koleksi pribadi dan dimasukkan kedalam sebuah forum pecinta kereta api, pada hari ini, Selasa, 11 Januari 2011.

Cukup nggak ya? Mikir Dulu

Trus, yang saya sempat baca di page 3 atau 4 thread ini, katanya suratnya harus di-copy rangkap 3. Apa perlu dituliskan di bagian akhir surat tembusan buat siapa saja?

Ditunggu informasi dari teman-teman RF sekalian, terutama bagi yang sudah berpengalaman motret di BD, baik dia orang BD atau dari luar Daop II. Trims... Xie Xie
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
(10-01-2011, 01:58 PM)dtRAiNeR Wrote: BTW, saya mau nanya lagi nih...

Besok saya pulang sekolah lebih cepat, sekitar jam 12:30, dan masih harus menunggu untuk bimbel jam 15:00. Rencananya saya mau ke stasiun BD dan motret di sana sambil nunggu sampai jam 3... Berarti saya harus menulis surat, tujuannya kepada Kepala Stasiun ya?

Trus kalo misal tujuan motret saya tulis di surat demikian:

Quote:Melalui surat ini, saya yang bertandatangan di bawah ini, ingin memohon persetujuan dari Bapak untuk diperbolehkan mengambil foto di lingkungan Stasiun Bandung untuk koleksi pribadi dan dimasukkan kedalam sebuah forum pecinta kereta api, pada hari ini, Selasa, 11 Januari 2011.

Cukup nggak ya? Mikir Dulu

Trus, yang saya sempat baca di page 3 atau 4 thread ini, katanya suratnya harus di-copy rangkap 3. Apa perlu dituliskan di bagian akhir surat tembusan buat siapa saja?

Ditunggu informasi dari teman-teman RF sekalian, terutama bagi yang sudah berpengalaman motret di BD, baik dia orang BD atau dari luar Daop II. Trims... Xie Xie

ngapain mas pake iji ke KS saya mah langsung potret potret aja...Xie XieXie Xie
Lempar Loko
Reply
(12-01-2011, 10:43 PM)maulana Wrote:
(10-01-2011, 01:58 PM)dtRAiNeR Wrote: BTW, saya mau nanya lagi nih...

Besok saya pulang sekolah lebih cepat, sekitar jam 12:30, dan masih harus menunggu untuk bimbel jam 15:00. Rencananya saya mau ke stasiun BD dan motret di sana sambil nunggu sampai jam 3... Berarti saya harus menulis surat, tujuannya kepada Kepala Stasiun ya?

Trus kalo misal tujuan motret saya tulis di surat demikian:

Quote:Melalui surat ini, saya yang bertandatangan di bawah ini, ingin memohon persetujuan dari Bapak untuk diperbolehkan mengambil foto di lingkungan Stasiun Bandung untuk koleksi pribadi dan dimasukkan kedalam sebuah forum pecinta kereta api, pada hari ini, Selasa, 11 Januari 2011.

Cukup nggak ya? Mikir Dulu

Trus, yang saya sempat baca di page 3 atau 4 thread ini, katanya suratnya harus di-copy rangkap 3. Apa perlu dituliskan di bagian akhir surat tembusan buat siapa saja?

Ditunggu informasi dari teman-teman RF sekalian, terutama bagi yang sudah berpengalaman motret di BD, baik dia orang BD atau dari luar Daop II. Trims... Xie Xie

ngapain mas pake iji ke KS saya mah langsung potret potret aja...Xie XieXie Xie

Waktu dulu sempet ditegur PKD, suruh bawa surat izin... Makanya kemaren bawa surat ke KS. Ya, jadi lebih tenang lah, naik gerbong GoPar sebelum dibuka ada PKD aman-aman aja, padahal pake SLR... Waktu itu pake pocket ditegur...

Lagipula ga ribet koq ngurusnya, tinggal dateng ke kantor KS, kasih suratnya, bilang kapan dan berapa orang motretnya, trus langsung dikasih surat izinnya, ditunjukin ke PKD...

Oh, satu tambahan lain. Surat yang dari pemotret dan dari KS ga perlu di-fotocopy.
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
(12-01-2011, 10:43 PM)maulana Wrote:
(10-01-2011, 01:58 PM)dtRAiNeR Wrote: BTW, saya mau nanya lagi nih...

Besok saya pulang sekolah lebih cepat, sekitar jam 12:30, dan masih harus menunggu untuk bimbel jam 15:00. Rencananya saya mau ke stasiun BD dan motret di sana sambil nunggu sampai jam 3... Berarti saya harus menulis surat, tujuannya kepada Kepala Stasiun ya?

Trus kalo misal tujuan motret saya tulis di surat demikian:

Quote:Melalui surat ini, saya yang bertandatangan di bawah ini, ingin memohon persetujuan dari Bapak untuk diperbolehkan mengambil foto di lingkungan Stasiun Bandung untuk koleksi pribadi dan dimasukkan kedalam sebuah forum pecinta kereta api, pada hari ini, Selasa, 11 Januari 2011.

Cukup nggak ya? Mikir Dulu

Trus, yang saya sempat baca di page 3 atau 4 thread ini, katanya suratnya harus di-copy rangkap 3. Apa perlu dituliskan di bagian akhir surat tembusan buat siapa saja?

Ditunggu informasi dari teman-teman RF sekalian, terutama bagi yang sudah berpengalaman motret di BD, baik dia orang BD atau dari luar Daop II. Trims... Xie Xie

ngapain mas pake iji ke KS saya mah langsung potret potret aja...Xie XieXie Xie

ko NGAPAIN?
ya harus izin lah mas,
minimal bgt ijin ke petugas, soalnya ini bukan tempat piknik melainkan tempat mereka bekerja dan kita sebagai RF harus menghargai keberadaan mereka, ST.BDG termasuk rawan PKD, jangankan gak izin, kadang kita udah izin aja masih di tegur..Xie Xie
Reply
(13-01-2011, 07:49 AM)kemal reza Wrote:
(12-01-2011, 10:43 PM)maulana Wrote: [spoiler]
(10-01-2011, 01:58 PM)dtRAiNeR Wrote: BTW, saya mau nanya lagi nih...

Besok saya pulang sekolah lebih cepat, sekitar jam 12:30, dan masih harus menunggu untuk bimbel jam 15:00. Rencananya saya mau ke stasiun BD dan motret di sana sambil nunggu sampai jam 3... Berarti saya harus menulis surat, tujuannya kepada Kepala Stasiun ya?

Trus kalo misal tujuan motret saya tulis di surat demikian:

Quote:Melalui surat ini, saya yang bertandatangan di bawah ini, ingin memohon persetujuan dari Bapak untuk diperbolehkan mengambil foto di lingkungan Stasiun Bandung untuk koleksi pribadi dan dimasukkan kedalam sebuah forum pecinta kereta api, pada hari ini, Selasa, 11 Januari 2011.

Cukup nggak ya? Mikir Dulu

Trus, yang saya sempat baca di page 3 atau 4 thread ini, katanya suratnya harus di-copy rangkap 3. Apa perlu dituliskan di bagian akhir surat tembusan buat siapa saja?

Ditunggu informasi dari teman-teman RF sekalian, terutama bagi yang sudah berpengalaman motret di BD, baik dia orang BD atau dari luar Daop II. Trims... Xie Xie
[/spoiler]

ngapain mas pake iji ke KS saya mah langsung potret potret aja...Xie XieXie Xie

ko NGAPAIN?
ya harus izin lah mas,
minimal bgt ijin ke petugas, soalnya ini bukan tempat piknik melainkan tempat mereka bekerja dan kita sebagai RF harus menghargai keberadaan mereka, ST.BDG termasuk rawan PKD, jangankan gak izin, kadang kita udah izin aja masih di tegur..Xie Xie

Betul harus minta izin dulu. Lagipula, buat saya, dengan adanya izin dari KS saya jadi lebih tenang buat keliling stasiun dan motret...

(13-01-2011, 07:49 AM)kemal reza Wrote: ST.BDG termasuk rawan PKD, jangankan gak izin, kadang kita udah izin aja masih di tegur..

BTW, waktu kemarin saya ga kena tegur dari PKD biar udah punya surat izin, apa mungkin karena pas baru dateng saya nanya ke salah satu PKD soal surat izin (secara tidak langsung minta izin motret ke petugas tersebut), jadi mungkin diantara mereka sudah berkoordinasi untuk tidak menanyakan kepada saya soal surat izin (karena kemarin saya cukup sering berpapasan dengan PKD, sekitar 5-6 kali, tapi ga ada yang curiga)...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
Lg nongkrong ϑî stasiun bandung nih...
Reply
(13-01-2011, 09:38 AM)dtRAiNeR Wrote:
(13-01-2011, 07:49 AM)kemal reza Wrote:
(12-01-2011, 10:43 PM)maulana Wrote: [spoiler]
(10-01-2011, 01:58 PM)dtRAiNeR Wrote: BTW, saya mau nanya lagi nih...

Besok saya pulang sekolah lebih cepat, sekitar jam 12:30, dan masih harus menunggu untuk bimbel jam 15:00. Rencananya saya mau ke stasiun BD dan motret di sana sambil nunggu sampai jam 3... Berarti saya harus menulis surat, tujuannya kepada Kepala Stasiun ya?

Trus kalo misal tujuan motret saya tulis di surat demikian:

Quote:Melalui surat ini, saya yang bertandatangan di bawah ini, ingin memohon persetujuan dari Bapak untuk diperbolehkan mengambil foto di lingkungan Stasiun Bandung untuk koleksi pribadi dan dimasukkan kedalam sebuah forum pecinta kereta api, pada hari ini, Selasa, 11 Januari 2011.

Cukup nggak ya? Mikir Dulu

Trus, yang saya sempat baca di page 3 atau 4 thread ini, katanya suratnya harus di-copy rangkap 3. Apa perlu dituliskan di bagian akhir surat tembusan buat siapa saja?

Ditunggu informasi dari teman-teman RF sekalian, terutama bagi yang sudah berpengalaman motret di BD, baik dia orang BD atau dari luar Daop II. Trims... Xie Xie
[/spoiler]

ngapain mas pake iji ke KS saya mah langsung potret potret aja...Xie XieXie Xie

ko NGAPAIN?
ya harus izin lah mas,
minimal bgt ijin ke petugas, soalnya ini bukan tempat piknik melainkan tempat mereka bekerja dan kita sebagai RF harus menghargai keberadaan mereka, ST.BDG termasuk rawan PKD, jangankan gak izin, kadang kita udah izin aja masih di tegur..Xie Xie

Betul harus minta izin dulu. Lagipula, buat saya, dengan adanya izin dari KS saya jadi lebih tenang buat keliling stasiun dan motret...

(13-01-2011, 07:49 AM)kemal reza Wrote: ST.BDG termasuk rawan PKD, jangankan gak izin, kadang kita udah izin aja masih di tegur..

BTW, waktu kemarin saya ga kena tegur dari PKD biar udah punya surat izin, apa mungkin karena pas baru dateng saya nanya ke salah satu PKD soal surat izin (secara tidak langsung minta izin motret ke petugas tersebut), jadi mungkin diantara mereka sudah berkoordinasi untuk tidak menanyakan kepada saya soal surat izin (karena kemarin saya cukup sering berpapasan dengan PKD, sekitar 5-6 kali, tapi ga ada yang curiga)...

maaf maaf kate mas, biar kata gak ditegur, tapi ada baiknya kita harus kulonuwun dulu,, soalnya itu menyangkut sisi positif RF yang lain juga, bukan kepentingan pribadi aja loch.. dengan kita kulonuwun, kita juga pasti bakal lebih dihargain sama mereka..
st.BD adalah stasiun yg saya sukai, krna mnrut saya ada nilai PLUS nya
Xie Xie
Reply
(10-01-2011, 01:58 PM)dtRAiNeR Wrote: BTW, saya mau nanya lagi nih...

Besok saya pulang sekolah lebih cepat, sekitar jam 12:30, dan masih harus menunggu untuk bimbel jam 15:00. Rencananya saya mau ke stasiun BD dan motret di sana sambil nunggu sampai jam 3... Berarti saya harus menulis surat, tujuannya kepada Kepala Stasiun ya?

Trus kalo misal tujuan motret saya tulis di surat demikian:

Quote:Melalui surat ini, saya yang bertandatangan di bawah ini, ingin memohon persetujuan dari Bapak untuk diperbolehkan mengambil foto di lingkungan Stasiun Bandung untuk koleksi pribadi dan dimasukkan kedalam sebuah forum pecinta kereta api, pada hari ini, Selasa, 11 Januari 2011.

Cukup nggak ya? Mikir Dulu

Trus, yang saya sempat baca di page 3 atau 4 thread ini, katanya suratnya harus di-copy rangkap 3. Apa perlu dituliskan di bagian akhir surat tembusan buat siapa saja?

Ditunggu informasi dari teman-teman RF sekalian, terutama bagi yang sudah berpengalaman motret di BD, baik dia orang BD atau dari luar Daop II. Trims... Xie Xie

benar..
waktu itu dari orang humas saya diminta surat ijin rangkap 3
1 untuk Humas
1 untuk KS
1 lagi untuk PKD

perkara 'ngapain pake ijin?',
sebenarnya ini adalah HAK DARI PT Kereta Api (Persero) untuk mendapatkan surat perizinan.

Karena secara sadar atau tidak,Stasiun dan Prasarana lainnya (Kereta,Rel,dkk) adalah WILAYAH KERJA. Sebagaimana jika kita melakukan 'kunjungan' (bukan sebagai penumpang atau pengguna layanan jasa KA) ke pabrik,tentu kita harus meminta izin

di beberapa perusahaan manufaktur malah tidak boleh mengambil gambar

Penjelasan dari HUMAS saat itu adalah:
Surat harus ada karena sebagai ijin resmi dan dimasukkan kedalam data (mungkin seperti berita acara). Karena mereka tentu tidak mau dipersalahkan jika ada RF yang tertabrak hanya karena mengambil gambar KA di emplasemen atau rel ka
. Juga sebagai bukti kalau mereka tidak sembarangan memberi ijin.

sekali lagi,jangan menyalahgunakan embel-embel RF lah..

Lok Merah Biru
693-5073-893-673
Reply
Wink 
(30-01-2009, 08:10 PM)katyusha Wrote: kalo mau foto2 disitu mah susah..beruntung tuh bisa foto2 disitu mas..paling banter bisanya candid...

klo saya sich selalu minta surat izin dulu ke KSnya .dan setiap kali saya minta surat izin pasti di kasih izin.....
Reply
(13-01-2011, 07:12 PM)tomrys Wrote:
(10-01-2011, 01:58 PM)dtRAiNeR Wrote: BTW, saya mau nanya lagi nih...

Besok saya pulang sekolah lebih cepat, sekitar jam 12:30, dan masih harus menunggu untuk bimbel jam 15:00. Rencananya saya mau ke stasiun BD dan motret di sana sambil nunggu sampai jam 3... Berarti saya harus menulis surat, tujuannya kepada Kepala Stasiun ya?

Trus kalo misal tujuan motret saya tulis di surat demikian:

Quote:Melalui surat ini, saya yang bertandatangan di bawah ini, ingin memohon persetujuan dari Bapak untuk diperbolehkan mengambil foto di lingkungan Stasiun Bandung untuk koleksi pribadi dan dimasukkan kedalam sebuah forum pecinta kereta api, pada hari ini, Selasa, 11 Januari 2011.

Cukup nggak ya? Mikir Dulu

Trus, yang saya sempat baca di page 3 atau 4 thread ini, katanya suratnya harus di-copy rangkap 3. Apa perlu dituliskan di bagian akhir surat tembusan buat siapa saja?

Ditunggu informasi dari teman-teman RF sekalian, terutama bagi yang sudah berpengalaman motret di BD, baik dia orang BD atau dari luar Daop II. Trims... Xie Xie

benar..
waktu itu dari orang humas saya diminta surat ijin rangkap 3
1 untuk Humas
1 untuk KS
1 lagi untuk PKD

perkara 'ngapain pake ijin?',
sebenarnya ini adalah HAK DARI PT Kereta Api (Persero) untuk mendapatkan surat perizinan.

Karena secara sadar atau tidak,Stasiun dan Prasarana lainnya (Kereta,Rel,dkk) adalah WILAYAH KERJA. Sebagaimana jika kita melakukan 'kunjungan' (bukan sebagai penumpang atau pengguna layanan jasa KA) ke pabrik,tentu kita harus meminta izin

di beberapa perusahaan manufaktur malah tidak boleh mengambil gambar

Penjelasan dari HUMAS saat itu adalah:
Surat harus ada karena sebagai ijin resmi dan dimasukkan kedalam data (mungkin seperti berita acara). Karena mereka tentu tidak mau dipersalahkan jika ada RF yang tertabrak hanya karena mengambil gambar KA di emplasemen atau rel ka
. Juga sebagai bukti kalau mereka tidak sembarangan memberi ijin.

sekali lagi,jangan menyalahgunakan embel-embel RF lah..

Lok Merah Biru

ooohhh.... ah mending donlod aja kalo gitu mah yaaPlayboyPlayboy
seandainya ada kereta ke Pangandaran... mungkin bisa lebih hidup pariwisata di wilayah priangan timur, sedikit emisi untuk menyelamatkan bumi kita, naiklah kereta api....
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)