Posts: 409
Threads: 0
Joined: Aug 2010
(04-01-2011, 07:13 PM)angga caesar Wrote: (04-01-2011, 06:08 PM)mszams Wrote: ane barusan cek tkp...parah banget tu 2 gerbong nabrak rumah
posisi rel spoor badug yg sudah ga kepake dbangun rumah warga sekitar
ane tanya ke org dsitu, katanya ni kereta pas lg langsir d Sta Kotabaru, nah pas d atas jembatan jl.brantas, 2 gerbong terlepas, krn memang petak kotabaru-kotalama menurun, jd ni gerbong meluncur bebas ke arah kotalama yg berjarak 3-4km.
petugas yg mengetahui hal itu, mengarahkan wesel ke spoor badug agar laju kereta terhenti...
dulu 2x kereta ketel jg persis mengalami seperti ini...
Mnurut info katanya PLHnya ddket st. Kota lama ya ? sberapa jauh dr stasiun mas ? maap bukan org malang
posisi d selatan sta. kotalama, pas d wesel selatan stasiun arah ke kepanjen..
maaf ga bw foto
tu d atas ane dah nampilin fotonya
balita 1 tewas...ngeri td pas lihat bawa jenazah ke RS
Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
Oh jadi BP-nya yang nyeruduk rumah duluan...
Koq K1 yang dibelakang BP bukan K1 pesawat, tapi K1 classic livery Satwa?
Posts: 193
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
4
Gerbong KA Gajayana Seruduk Tiga Rumah, Seorang Bocah Tewas
Muhammad Aminudin - detikSurabaya
Malang - Empat rangkaian gerbong KA Gajayana menghantam tiga rumah penduduk berada di Jalan Peltu Sujono, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Selasa (4/1/2011). Kejadian ini juga mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Korban adalah M. Nur Rosid (2,5), putra dari Misno (56), warga yang rumahnya diseruduk gerbong kereta api bisnis dan eksekutif tujuan Malang-Jakarta ini. Korban tewas akibat tertimpa tembok rumah yang roboh.
Menurut keterangan yang dihimpun detiksurabaya.com, KA Gajayana yang berangkat dari Jakarta tiba di Stasiun Besar Malang Selasa siang. Untuk persiapan berangkat kembali menuju Jakarta. Rangkaian KA berjumlah sembilan gerbong dibawah ke jalur aman. Lokomotif dilepas bersama sembilan gerbong yang dipisah menjadi dua.
Lima gerbong dalam satu rangkaian dan empat gerbong dibagian belakang juga dipisahkan. Tak lama kemudian empat gerbong terdiri dari satu gerbong genset dengan tiga gerbong penumpang berjalan sendiri mengarah ke selatan atau Stasiun Kotalama.
Mengetahui empat gerbong berjalan sendiri, petugas Stasiun Besar Malang berusaha memindahkan ke jalur lain. Usaha itu gagal hingga rangkaian sampai di Stasiun
Kotalama berjarak sekitar 2,5 kilometer.Karena jalur utama akan digunakan KA ekonomi dari arah Blitar, empat rangkaian ini dialihkan ke jalur aman atau sepur box.
Rangkaian KA itu terus berjalan hingga menghantam tembok pembatas jalur dan menyapu tiga rumah yang berada di belakang tembok berjarak sekitar 200 meter."Niat kami agar kereta berhenti, ternyata rangkaian jalan terus," terang Achmad Sayuti petugas rumah sinyal berdinas tak jauh dari tempat kejadian.
Rumah Misno berada di ujung paling utara langsung dihantam gerbong genset ,hingga merobohkan separuh bagian rumahnya. M. Nur Rosid sendiri saat kejadian tengah tertidur pulas bersama Johan (10) serta Rizki (3), kakak kandungnya. Dua rumah lain dihantam rangkaian gerbong Gajayana adalah milik Jamil (56) dan Sutrisno (40).
Teriakan warga melihat gerbong berjalan mengarah ke rumah korban, langsung membuat Johan terbangun. Secara spontan Johan hanya bisa meraih Rizki keluar rumah. Sementara Rosid masih tertinggal di tempat tidur. "Korban tertimpa tembok, saat tidur di dalam kamar," ungkap Sayuti.
Terpisah Wakil Kepala Stasiun Besar Malang Irfan Karsidi mengaku, sangat memungkinkan kereta berjalan sendiri hingga tempat kejadian. Karena secara geografis Stasiun Besar Malang berada lebih tinggi dari Stasiun Kotalama.
"Di sini (kotalama,red) lebih rendah dari Stasiun Besar Malang. Kami mengetahui rangkaian itu berjalan sendiri, makanya saat tiba disini (kotalama,red) dialihkan ke jalur aman," akunya.
Sampai kini proses evakuasi belum dilakukan, karena petugas terkendala alat. Upaya lain menunggu datangnya KA Kumbokarmo untuk mengevakuasi gerbong naas tersebut. "Kita tunggu KA Kumbokarmo dari Solo, kemungkinan dini hari nanti datangnya," tegas Irfan.
ADA KELALAIAN SAAT MELEPAS RANGKAIAN
JIKA POSISI REL TIDAK DATAR RODA SEHARUS NYA DI KUNCI (ABAR TERIKAT)
HANYA KERETA API YANG MEMBUATKU HAPPY
Posts: 205
Threads: 0
Joined: Mar 2010
Reputation:
3
turut berduka atas kejadian ni...
harus diusut tuntas kok ampe gerbong terlepas dari rangkaian yang sedang langsir.....
nek pas datar masi cukup aman, tapi nek pas menurun ya akibatnya juga kaya di atas....
Dan juga perlu ditertibkan bangunan - bangunan liar di sekitar stasiun aktif, biar nggak ada kejadian kaya gini.....
Banyak bangunan liar yang berdiri di sekitar rel aktif and makin lama apabila dibiarkan, akan membuat jalur tersebut tidak lagi aktif...
Kaya petak St. Kalimas Sby... 2 jalur jadi cuma 1 jalur doank
Posts: 462
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
4
ya tuhan
awal tahun sudah ada kejadian seperti ini
kapan ya kereta apiku zero accident
dan semoga tak ada lagi kejadian yang memilukan seperti ini lagi
Posts: 409
Threads: 0
Joined: Aug 2010
(04-01-2011, 08:33 PM)E_dogawa Wrote: turut berduka atas kejadian ni...

harus diusut tuntas kok ampe gerbong terlepas dari rangkaian yang sedang langsir.....
nek pas datar masi cukup aman, tapi nek pas menurun ya akibatnya juga kaya di atas....
Dan juga perlu ditertibkan bangunan - bangunan liar di sekitar stasiun aktif, biar nggak ada kejadian kaya gini.....
Banyak bangunan liar yang berdiri di sekitar rel aktif and makin lama apabila dibiarkan, akan membuat jalur tersebut tidak lagi aktif...
Kaya petak St. Kalimas Sby... 2 jalur jadi cuma 1 jalur doank
bangunan liar disini emang sangat parah mas..
dr thn ke thn, malah marak....bahkan beberapa dah nempati jalur ga aktif..
sudah berkali2 pihak stasiun kotalama menegur...
tp ga ada yg merespon....
Posts: 229
Threads: 0
Joined: Oct 2010
Reputation:
4
maknya harus cek petugasnya apakah gandar golong gerbong udah terkunci, kasihan anak yang tidak berdosa itu meninggal dengan sangat menyedihkan.   mudah mudahan dapat santunan dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero)(Persero)
Posts: 1,091
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
10
(04-01-2011, 06:08 PM)mszams Wrote: ane barusan cek tkp...parah banget tu 2 gerbong nabrak rumah
posisi rel spoor badug yg sudah ga kepake dbangun rumah warga sekitar
ane tanya ke org dsitu, katanya ni kereta pas lg langsir d Sta Kotabaru, nah pas d atas jembatan jl.brantas, 2 gerbong terlepas, krn memang petak kotabaru-kotalama menurun, jd ni gerbong meluncur bebas ke arah kotalama yg berjarak 3-4km.
petugas yg mengetahui hal itu, mengarahkan wesel ke spoor badug agar laju kereta terhenti...
dulu 2x kereta ketel jg persis mengalami seperti ini...
Setau ane...Matarmaja, Malabar, maupun Gajayana waktu langsir tidak pernah ke arah selatan ML (jembatan brantas), arah langsiran selalu ke arah utara dengan berjalan mundur (lokomotif menghadap ke arah jembatan brantas/stasiun Malang Kotalama). Jadi harus diusut tuntas, dan sekali lagi bangunan-bangunan di sekitar rel harus ditertibkan. Jarak antar bangunan dan rel min + 11 m dari as rel. (CMIIW)
Posts: 193
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
4
perlu sterilisasi jalur KA ,,mungkin bagusnya di pagar seperti jalur JNG -MRI jadi bangunan liar ga merengsek ke rel KA ...
HANYA KERETA API YANG MEMBUATKU HAPPY
Posts: 1,060
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
4
denger dari berita,
katanya rumah korban juga pernah mengalami hal yang sama sekitar tahun 2006..
innalillahiwainnailaihiro'jiun..
|