Thread Rating:
  • 2 Vote(s) - 3 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
All About Mutiara Timur
kemarin naik KA 89 dari SDA ke BW. . .brangkat SDA tepat 22.55 namun sampai di BW jam 06.04 terlambat hampir 1 jam
KA ditarik CC 20338 3K1 5K2 MP2. . .okupansi K1 full seat sedangkan K2 hanya sekitar 80% bahkan di Bisnis 5 hanya terisi sekitar 20% saja
untuk pelayanan malam itu lumayan bagus. .para petugas RESKA maupun OTC bahkan mampu mencegah debu dari hujan abu vulkanis Bromo masuk ke dalam Kereta
Reply
^^^^
Kalo boleh tau.
Gimana cara petugas dalam menangani abu vulkanik supaya tidak mengganggu penumpang?
Reply
(26-12-2010, 11:16 AM)raditiya Wrote: ^^^^
Kalo boleh tau.
Gimana cara petugas dalam menangani abu vulkanik supaya tidak mengganggu penumpang?

sederhana. .menutup semua jendela dan pintu bordes jadi seperti K1
Reply
Muttim sepertinya akan mendapatkan kompetitor baru di rute Surabaya - Banyuwangi.

Kalau tidak salah baca tadi,
Maskapai Penerbangan mulai melirik jalur Surabaya - Banyuwangi..

CMIIW
693-5073-893-673
Reply
(29-12-2010, 03:18 PM)tomrys Wrote: Muttim sepertinya akan mendapatkan kompetitor baru di rute Surabaya - Banyuwangi.

Kalau tidak salah baca tadi,
Maskapai Penerbangan mulai melirik jalur Surabaya - Banyuwangi..

CMIIW

maaf sekedar berwacana aja.....
kalo untuk jarak lokalan, keknya kereta akan sangat unggul dari banyak hal.....

dari segi harga misalnya... penerbangan perintis itu operasionalnya cukup mahal kalo dibuat komersial..... jadi penerbangan ke BW-SBY mungkin lebih ke arah privat... kecuali kalo rute ini sudah dilayani oleh pesawat sekelas minimal B-737 ato A-320... maka akan ada pesaing yang sangat serius bagi kereta kalo tidak segera diperbaiki pelayanannya... cuman "maaf" ya dengan kondisi JR/BW yang bukan merupakan kota bisnis utama... keknya kalo ada pesawat komersial dengan jadwal rutin koq dalam waktu dekat ini ga worthed banget ya.....

selanjutnya untuk jarak lokal... keknya ga begitu worthed kalo naek pesawat.... terutama soal waktu yang diperlukan......
dari kota ke bandara misalnya makan waktu 40 an menit... selanjutnya check in dilakukan sekitar 1 jam sebelum pesawat berangkat... OK flight memang sekitar 20 an menit.... tapi setelah landing penumpang akan antyri keluar pesawat... antri mengurus bagasi yang bisa makan waktu 30'an menit... selanjutnya dari bandara menuju kota tujuan juga makan waktu 40 menit an.... so waktu yang dibutuhkan untuk naek pesawat jika SBY-BY adalah sekitaran: 3 - 3.5 jam'an...

tapi dengan waktu tempuh segitu dan harga penerbangan perintis yang mahal, keknya kecil kemungkinan KA tersaingi dengan motor maburrr....

tapi itu kan sebagai cambuk awal bagi PT KA untuk memaksimalkan pelayanan KA di semua rute... soalnya makin maju zaman, maka akan selalu ada penyedia layanan perjalanan cepat yang makin murah.....

CMIIW Xie Xie
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Reply
(29-12-2010, 03:18 PM)tomrys Wrote: Muttim sepertinya akan mendapatkan kompetitor baru di rute Surabaya - Banyuwangi.

Kalau tidak salah baca tadi,
Maskapai Penerbangan mulai melirik jalur Surabaya - Banyuwangi..

CMIIW

Bandara di Banyuwangi dan Jember belum untuk pesawat2 besar. Malah dibilang belum bisa
Reply
(29-12-2010, 03:28 PM)Bangunkarta Wrote: ....

maaf sekedar berwacana aja.....
kalo untuk jarak lokalan, keknya kereta akan sangat unggul dari banyak hal.....

dari segi harga misalnya... penerbangan perintis itu operasionalnya cukup mahal kalo dibuat komersial..... jadi penerbangan ke BW-SBY mungkin lebih ke arah privat... kecuali kalo rute ini sudah dilayani oleh pesawat sekelas minimal B-737 ato A-320... maka akan ada pesaing yang sangat serius bagi kereta kalo tidak segera diperbaiki pelayanannya... cuman "maaf" ya dengan kondisi JR/BW yang bukan merupakan kota bisnis utama... keknya kalo ada pesawat komersial dengan jadwal rutin koq dalam waktu dekat ini ga worthed banget ya.....

selanjutnya untuk jarak lokal... keknya ga begitu worthed kalo naek pesawat.... terutama soal waktu yang diperlukan......
dari kota ke bandara misalnya makan waktu 40 an menit... selanjutnya check in dilakukan sekitar 1 jam sebelum pesawat berangkat... OK flight memang sekitar 20 an menit.... tapi setelah landing penumpang akan antyri keluar pesawat... antri mengurus bagasi yang bisa makan waktu 30'an menit... selanjutnya dari bandara menuju kota tujuan juga makan waktu 40 menit an.... so waktu yang dibutuhkan untuk naek pesawat jika SBY-BY adalah sekitaran: 3 - 3.5 jam'an...

tapi dengan waktu tempuh segitu dan harga penerbangan perintis yang mahal, keknya kecil kemungkinan KA tersaingi dengan motor maburrr....

tapi itu kan sebagai cambuk awal bagi PT KA untuk memaksimalkan pelayanan KA di semua rute... soalnya makin maju zaman, maka akan selalu ada penyedia layanan perjalanan cepat yang makin murah.....

CMIIW Xie Xie

(29-12-2010, 04:39 PM)raditiya Wrote: Bandara di Banyuwangi dan Jember belum untuk pesawat2 besar. Malah dibilang belum bisa

memang,
awalny saja membaca berita tersebut,saya juga mikir2
apa infrastruktur ny siap??

tetapi,
ya bisa menjadi cambuk bagi Muttim untuk terus menjaga agar tetap menjadi pilihan di jalur timur..
693-5073-893-673
Reply
(29-12-2010, 05:08 PM)tomrys Wrote: memang,
awalny saja membaca berita tersebut,saya juga mikir2
apa infrastruktur ny siap??

tetapi,
ya bisa menjadi cambuk bagi Muttim untuk terus menjaga agar tetap menjadi pilihan di jalur timur..

kayaknya untuk sementara muttim blm tersaingi deh sama motor muluk...
lha bandara d BWI bukanny buat landing, eh malah buat jemur padiNgakak
Reply
Kompetitornya Muttim ya cuma bus doang kayaknya.
Untuk rute Surabaya sampe banyuwangi...

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
(29-12-2010, 04:39 PM)raditiya Wrote:
(29-12-2010, 03:18 PM)tomrys Wrote: Muttim sepertinya akan mendapatkan kompetitor baru di rute Surabaya - Banyuwangi.

Kalau tidak salah baca tadi,
Maskapai Penerbangan mulai melirik jalur Surabaya - Banyuwangi..

CMIIW

Bandara di Banyuwangi dan Jember belum untuk pesawat2 besar. Malah dibilang belum bisa

sepertinya tidak, , ,Muttim gak akan tersaingi oleh maskapai Pesawat terbang. . .saingan KA Muttim untuk 5 bahkan 10 tahun mendatang hanyalah KA Sritanjung. . .untuk saingan darat lainnya yaitu perusahaan Otobus dan Travel saat ini sudah "kalah" dari KA Muttim

masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya memiliki karakteristik yg unik, , ,mereka pasti akan berfikir 2 kali untuk naik angkutan udara itu. . .tiket pesawat rute Banyuwangi-Surabaya mencapai Rp 700 Ribu padahal tiket KA Muttim "hanya" Rp 60 Ribu untuk K2 dan Rp 90 Ribu untuk EXA. .tiket untuk hari normal itu sepi penumpang.!!
masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya cenderung memilih angkutan yang murah, ,tak peduli pelayanan di atas ala kadarnya dan waktu tempuh yg lama. .mereka pasti enggan membayar Rp 700 ribu hanya untuk perjalanan BW-SB meski waktu tempuhnya cepat
itu sebabnya okupansi KA Muttim dengan KA Sritanjung relasi BW-SGU berbanding terbalik
Saat ini KA Muttim sepi penumpang dikarenakan orang Banyuwangi dan sekitarnya memilih KA Sritanjung yg harga tiketnya hanya separuh dari tiket KA Muttim. . .itulah fakta yg seharusnya bisa dibaca oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero)
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)