Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
lok BB JR tinggal 6 ekor !!!
mungkin gara2 bikin judul tritnya "lok BB JR tinggal 6 ekor", jadi saat ada 1 lok BB yang udah bisa idup. eh... lok BB yang satunya lagi malah jadi rusak, jadi tetep aja 6 ekor... jadi biar agak optimistis, judulnya cukup "lok BB JR" aja... kali aja ntar2annya bisa nambah armada terus... Pisss ahhh...



(21-11-2010, 10:01 AM)alastuwa Wrote: BB30409 itu punya JR yak? Tersenyuum

BB30409 punya cepu... mungkin maksudnya BB30109 punya SDT yang sering dipake buat rapih dhoho...

jerit peluit iringi putaran cakram membelai batang baja
. . . . .



[Image: new2copy.jpg]
Reply
kabar mengenaskan kembali hadir di DAOP IX. . .
hari Senin 29/12/2010
Lok BB 30135 KA 995 Pandanwangi mati saat perjalanan dari KBR mnuju BW. .akhirnya KA 995 mengalami kelambatan 1 jam, ,imbasnya KA 994 Pandanwangi (BW-JR) harus mengalami kelambatan 1 jam, ,seharusnya berangkat 07.30 baru brangkat 08.30 dan akhirnya disusul KA 88 Muttim di TGR. .selepas TGR BB 30135 makin nggremet sampai akhirnya tiba di Glenmore diputuskan KA Pandanwangi harus bertukar Lok dgn KA Probowangi yg memakai Lok BB 30128, ,KA Pandanwangi dengan BB 30128 pun tiba di JR 13.47 atau terlambat 2 jam sedangkan KA Probowangi dgn BB 30135 tiba di BW 12.43 juga terlambat 2 jam

hari Rabo 2/12/2010 :
lok BB 30112 KA 993 Probowangi (PB-BW) mengalami bocor pada saluran minyak di Sempolan yg mengakibatkan KA Probowangi harus ketahan di Sempolan hingga 2 jam lebih
PPKA sempat kebingungan saat diputuskan KA Probowangi akan melanjutkan perjalanan dengan Lok BB 30135 KA Pandanwangi karena emplasemen di stasiun Sempolan tidak memungkinkan adanya Langsiran 2 KA sekaligus
akhirnya diputuskan KA Pandanwangi berangkat lebih dahulu mnuju stasiun Ledokombo sembari menunggu Lopen BB 30338
setelah lopen tiba, ,akhirnya KA Probowangi melanjutkan perjalanan menuju BW dengan BB 30135 yg sebenarnya juga mengalami gangguan saat menarik Pandanwangi, ,kemudian KA Pandanwangi melanjutkan perjalanan menuju JR dengan Lok BB 30338 + BB 30112 yg dalam kondisi mati

armada Lok yg ada di JR hari ini 02/12/2010 "
CC 20191 --> Rusak, digantikan CC 20104 SDT --> Kricak
BB 30112 --> Rusak saat dinas KA 993
BB 30135 --> KA 994 KBR-BW-SPL, ,KA 993 SPL-BW, ,KA 992 BW-PB
BB 30128 --> Perawatan
BB 30402 --> KA 178 BW-MLK-BW
BB 30403 --> Rusak
BB 30408 --> Rusak
BB 30301 --> Lok Langsir di JR
BB 30305 --> Rusak
BB 30338 --> KA 994 SPL-JR
Reply
(02-12-2010, 05:45 PM)BB 30501 Wrote: kabar mengenaskan kembali hadir di DAOP IX. . .
hari Senin 29/12/2010
Lok BB 30135 KA 995 Pandanwangi mati saat perjalanan dari KBR mnuju BW. .akhirnya KA 995 mengalami kelambatan 1 jam, ,imbasnya KA 994 Pandanwangi (BW-JR) harus mengalami kelambatan 1 jam, ,seharusnya berangkat 07.30 baru brangkat 08.30 dan akhirnya disusul KA 88 Muttim di TGR. .selepas TGR BB 30135 makin nggremet sampai akhirnya tiba di Glenmore diputuskan KA Pandanwangi harus bertukar Lok dgn KA Probowangi yg memakai Lok BB 30128, ,KA Pandanwangi dengan BB 30128 pun tiba di JR 13.47 atau terlambat 2 jam sedangkan KA Probowangi dgn BB 30135 tiba di BW 12.43 juga terlambat 2 jam

hari Rabo 2/12/2010 :
lok BB 30112 KA 993 Probowangi (PB-BW) mengalami bocor pada saluran minyak di Sempolan yg mengakibatkan KA Probowangi harus ketahan di Sempolan hingga 2 jam lebih
PPKA sempat kebingungan saat diputuskan KA Probowangi akan melanjutkan perjalanan dengan Lok BB 30135 KA Pandanwangi karena emplasemen di stasiun Sempolan tidak memungkinkan adanya Langsiran 2 KA sekaligus
akhirnya diputuskan KA Pandanwangi berangkat lebih dahulu mnuju stasiun Ledokombo sembari menunggu Lopen BB 30338
setelah lopen tiba, ,akhirnya KA Probowangi melanjutkan perjalanan menuju BW dengan BB 30135 yg sebenarnya juga mengalami gangguan saat menarik Pandanwangi, ,kemudian KA Pandanwangi melanjutkan perjalanan menuju JR dengan Lok BB 30338 + BB 30112 yg dalam kondisi mati

armada Lok yg ada di JR hari ini 02/12/2010 "
CC 20191 --> Rusak, digantikan CC 20104 SDT --> Kricak
BB 30112 --> Rusak saat dinas KA 993
BB 30135 --> KA 994 KBR-BW-SPL, ,KA 993 SPL-BW, ,KA 992 BW-PB
BB 30128 --> Perawatan
BB 30402 --> KA 178 BW-MLK-BW
BB 30403 --> Rusak
BB 30408 --> Rusak
BB 30301 --> Lok Langsir di JR
BB 30305 --> Rusak
BB 30338 --> KA 994 SPL-JR


kemudian bagaimana kondisi saat ini??
masih bisa tertangani dengan armada lok yang ada kan???Sakit
|warm up|


[Image: 418089_2580690805272_1494496598_32011478...2663_n.jpg]
Reply
(03-12-2010, 08:33 AM)rayka Wrote: kemudian bagaimana kondisi saat ini??
masih bisa tertangani dengan armada lok yang ada kan???Sakit

bisa, ,namun dengan resiko Lok ngadat di jalan dan pnumpang terlantar berjam-jam
Reply
(03-12-2010, 09:12 AM)BB 30501 Wrote:
(03-12-2010, 08:33 AM)rayka Wrote: kemudian bagaimana kondisi saat ini??
masih bisa tertangani dengan armada lok yang ada kan???Sakit

bisa, ,namun dengan resiko Lok ngadat di jalan dan pnumpang terlantar berjam-jam

jika dibuat persentase, masih berpa persen kah sebenarnya kesehatan lok BB di JR?
|warm up|


[Image: 418089_2580690805272_1494496598_32011478...2663_n.jpg]
Reply
(03-12-2010, 11:04 AM)rayka Wrote:
(03-12-2010, 09:12 AM)BB 30501 Wrote:
(03-12-2010, 08:33 AM)rayka Wrote: kemudian bagaimana kondisi saat ini??
masih bisa tertangani dengan armada lok yang ada kan???Sakit

bisa, ,namun dengan resiko Lok ngadat di jalan dan pnumpang terlantar berjam-jam

jika dibuat persentase, masih berpa persen kah sebenarnya kesehatan lok BB di JR?

Saya taksir kurang dari 50% mas tapi tepatnya masih kurang tau persis, dilihat dari informasi dan postingan2 sebelumnya.

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
Dengan kondisi lok BB seperti sekarang, mungkin idealnya lok cadangan harus lebih dari satu. Tapi apa daya,,Sakit
Idealnya seperti Argo Peuyeum yang ada di Daop 2, punya 3 lok .
Dulu cuma punya BB 301 17 dan BB 301 31, begitu keduanya diopname harus pinjam lok ke THB BB 304 25. Maaf kalau OOT, saya lihat beberapa KA di JR nasibnya tidak jauh berbeda dengan Argo Peuyeum. Track menanjak ditambah rangkaian pendek.
BTT ahh,,


[Image: stasiunkeretaapibogor.jpg]
Reply
(04-12-2010, 10:23 AM)ahmadi Wrote:
Dengan kondisi lok BB seperti sekarang, mungkin idealnya lok cadangan harus lebih dari satu. Tapi apa daya,,Sakit
Idealnya seperti Argo Peuyeum yang ada di Daop 2, punya 3 lok .
Dulu cuma punya BB 301 17 dan BB 301 31, begitu keduanya diopname harus pinjam lok ke THB BB 304 25. Maaf kalau OOT, saya lihat beberapa KA di JR nasibnya tidak jauh berbeda dengan Argo Peuyeum. Track menanjak ditambah rangkaian pendek.
BTT ahh,,

BB30141 lagi sakit mas....

Reply
(04-12-2010, 04:55 PM)asep_0907 Wrote:
(04-12-2010, 10:23 AM)ahmadi Wrote:
Dengan kondisi lok BB seperti sekarang, mungkin idealnya lok cadangan harus lebih dari satu. Tapi apa daya,,Sakit
Idealnya seperti Argo Peuyeum yang ada di Daop 2, punya 3 lok .
Dulu cuma punya BB 301 17 dan BB 301 31, begitu keduanya diopname harus pinjam lok ke THB BB 304 25. Maaf kalau OOT, saya lihat beberapa KA di JR nasibnya tidak jauh berbeda dengan Argo Peuyeum. Track menanjak ditambah rangkaian pendek.
BTT ahh,,

BB30141 lagi sakit mas....

Kirim ke Jember aja, mungkin Jember bisa nyelesein....

Reply
ada kabar baik dan kabar buruk..
Kabar baiknya BB 30403 hidup lagi Asik..

tapi kabar buruknya BB 30112 jadi tumbalnya Sad
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)