Posts: 2,972
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
14
Quote: Unstoppable, Film Inspiratif bagi Dunia Perkeretaapian
16/11/2010 16:06:50 WIB
JAKARTA, investorindonesia.com
Banyak film yang mengambil seting lokasi di sebuah kereta api. Sebut saja di antaranya Money Train (Wesley Snipes dan Woody Harrelson), atau Undersiege 2 (Steven Seagal). Namun, tidak ada di antara mereka yang berkisah tentang kereta api itu sendiri.
Nah, Unstoppable boleh jadi film yang pertama. Sebuah kerjasama baik antara masinis senior, Frank Barnes (Dansel Washington) dan kondektur muda Will Colson (Chris Pine) dalam menyelamatkan sebuah rangkaian kereta yang membawa bahan-bahan kimia berbahaya, yang sebenarnya rangkaian kereta yang akan diselamatkan itu berjalan dengan sendirinya tanpa dikenalikan oleh masinis.
Unstoppable disutradarai oleh Tony Scott dan ditulis oleh Mark Bomback. Bercerita bagaimana kedua pekerja perkeretaapian ini baru pertama kali bekerjasama dalam sebuah pekerjaan membawa rangkaian kereta api barang. Dan dengan rasa tanggung jawab yang tinggi, mereka mau menyelamatkan rangkaian kereta api tanpa dikendalikan oleh masinis walau taruhannya pemecatan dari boss mereka, Galvin (Kevin Dunn).
Karena kecerobohan masinis Dewey (Ethan Suplee) rangkaian kereta barang dengan nama 777 melaju tanpa terkendali lagi. Peran Connie Hooper (Rosario Dawson) sangat besar dalam masalah ini, karena dia yang bertugas mengatur lalu lintas kereta api yang cukup padat. Sementara itu peran Ned Oldham (Lew Temple), seorang tukang las rel kereta api juga cukup diperhitungkan saat mobil yang dikendarainya membawa Will Colson menghentikan kereta 777.
Unstoppable dibumbui dengan adegan-adegan romantis, seputar kurang mesranya hubungan suami istri antara Will Colson dan istrinya Darcy Colson (Jessy Schram). Juga adanya sedikit permasalahan antara Frank Barnes dengan kedua putrinya Nicole (Elizabeth Mathis) dan Maya (Meagan Tandy) yang bekerja sebagai pelayan di Hooters Club.
Unstoppable diperkirakan menghabiskan dana US$ 85 juta dalam masa produksinya. Kota Pennsylvania menjadi lokasi diproduksinya film tersebut.
Bila menyaksikan Unstoppable, kita hanya bisa berharap agar manajemen pengaturan lalu lintas perkretaapian di Indonesia dapat lebih baik dalam pelaksanaannya. Kecelakaan karena masalah teknis dan orang atau human error dapat dikurangi bahkan dihilangkan. (gor/hrb
saksikan film action tersebut di bioskop kesayangan anda
Posts: 205
Threads: 0
Joined: Feb 2010
Reputation:
13
(23-11-2010, 11:34 AM)dedy vh Wrote: Quote: Unstoppable, Film Inspiratif bagi Dunia Perkeretaapian
16/11/2010 16:06:50 WIB
JAKARTA, investorindonesia.com
Banyak film yang mengambil seting lokasi di sebuah kereta api. Sebut saja di antaranya Money Train (Wesley Snipes dan Woody Harrelson), atau Undersiege 2 (Steven Seagal). Namun, tidak ada di antara mereka yang berkisah tentang kereta api itu sendiri.
Nah, Unstoppable boleh jadi film yang pertama. Sebuah kerjasama baik antara masinis senior, Frank Barnes (Dansel Washington) dan kondektur muda Will Colson (Chris Pine) dalam menyelamatkan sebuah rangkaian kereta yang membawa bahan-bahan kimia berbahaya, yang sebenarnya rangkaian kereta yang akan diselamatkan itu berjalan dengan sendirinya tanpa dikenalikan oleh masinis.
Unstoppable disutradarai oleh Tony Scott dan ditulis oleh Mark Bomback. Bercerita bagaimana kedua pekerja perkeretaapian ini baru pertama kali bekerjasama dalam sebuah pekerjaan membawa rangkaian kereta api barang. Dan dengan rasa tanggung jawab yang tinggi, mereka mau menyelamatkan rangkaian kereta api tanpa dikendalikan oleh masinis walau taruhannya pemecatan dari boss mereka, Galvin (Kevin Dunn).
Karena kecerobohan masinis Dewey (Ethan Suplee) rangkaian kereta barang dengan nama 777 melaju tanpa terkendali lagi. Peran Connie Hooper (Rosario Dawson) sangat besar dalam masalah ini, karena dia yang bertugas mengatur lalu lintas kereta api yang cukup padat. Sementara itu peran Ned Oldham (Lew Temple), seorang tukang las rel kereta api juga cukup diperhitungkan saat mobil yang dikendarainya membawa Will Colson menghentikan kereta 777.
Unstoppable dibumbui dengan adegan-adegan romantis, seputar kurang mesranya hubungan suami istri antara Will Colson dan istrinya Darcy Colson (Jessy Schram). Juga adanya sedikit permasalahan antara Frank Barnes dengan kedua putrinya Nicole (Elizabeth Mathis) dan Maya (Meagan Tandy) yang bekerja sebagai pelayan di Hooters Club.
Unstoppable diperkirakan menghabiskan dana US$ 85 juta dalam masa produksinya. Kota Pennsylvania menjadi lokasi diproduksinya film tersebut.
Bila menyaksikan Unstoppable, kita hanya bisa berharap agar manajemen pengaturan lalu lintas perkretaapian di Indonesia dapat lebih baik dalam pelaksanaannya. Kecelakaan karena masalah teknis dan orang atau human error dapat dikurangi bahkan dihilangkan. (gor/hrb
saksikan film action tersebut di bioskop kesayangan anda
Dijaringan 21 cineplex dan XXI masih coming soon, premiere nya sabtu kemarin sudah diputar sebagai midnight session,
kemungkinan minggu depan sudah bisa dinikmati di jaringan bioskop kesayangan RF masing masing.
Film yg hukum nya wajib di tonton bagi RF .
Posts: 4,757
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
0
(23-11-2010, 12:01 PM)mrawan Wrote: Dijaringan 21 cineplex dan XXI masih coming soon, premiere nya sabtu kemarin sudah diputar sebagai midnight session,
kemungkinan minggu depan sudah bisa dinikmati di jaringan bioskop kesayangan RF masing masing.
Film yg hukum nya wajib di tonton bagi RF .
Selain wajib nonton film-nya di bioskop, jg wajib hukumnya punya DVD-nya. Syukur2 bs punya yg original. Biar bs dijejerin dgn yg versi Indonesia.
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe
Posts: 3,191
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
16
(23-11-2010, 12:01 PM)mrawan Wrote: (23-11-2010, 11:34 AM)dedy vh Wrote: Quote: Unstoppable, Film Inspiratif bagi Dunia Perkeretaapian
16/11/2010 16:06:50 WIB
JAKARTA, investorindonesia.com
Banyak film yang mengambil seting lokasi di sebuah kereta api. Sebut saja di antaranya Money Train (Wesley Snipes dan Woody Harrelson), atau Undersiege 2 (Steven Seagal). Namun, tidak ada di antara mereka yang berkisah tentang kereta api itu sendiri.
Nah, Unstoppable boleh jadi film yang pertama. Sebuah kerjasama baik antara masinis senior, Frank Barnes (Dansel Washington) dan kondektur muda Will Colson (Chris Pine) dalam menyelamatkan sebuah rangkaian kereta yang membawa bahan-bahan kimia berbahaya, yang sebenarnya rangkaian kereta yang akan diselamatkan itu berjalan dengan sendirinya tanpa dikenalikan oleh masinis.
Unstoppable disutradarai oleh Tony Scott dan ditulis oleh Mark Bomback. Bercerita bagaimana kedua pekerja perkeretaapian ini baru pertama kali bekerjasama dalam sebuah pekerjaan membawa rangkaian kereta api barang. Dan dengan rasa tanggung jawab yang tinggi, mereka mau menyelamatkan rangkaian kereta api tanpa dikendalikan oleh masinis walau taruhannya pemecatan dari boss mereka, Galvin (Kevin Dunn).
Karena kecerobohan masinis Dewey (Ethan Suplee) rangkaian kereta barang dengan nama 777 melaju tanpa terkendali lagi. Peran Connie Hooper (Rosario Dawson) sangat besar dalam masalah ini, karena dia yang bertugas mengatur lalu lintas kereta api yang cukup padat. Sementara itu peran Ned Oldham (Lew Temple), seorang tukang las rel kereta api juga cukup diperhitungkan saat mobil yang dikendarainya membawa Will Colson menghentikan kereta 777.
Unstoppable dibumbui dengan adegan-adegan romantis, seputar kurang mesranya hubungan suami istri antara Will Colson dan istrinya Darcy Colson (Jessy Schram). Juga adanya sedikit permasalahan antara Frank Barnes dengan kedua putrinya Nicole (Elizabeth Mathis) dan Maya (Meagan Tandy) yang bekerja sebagai pelayan di Hooters Club.
Unstoppable diperkirakan menghabiskan dana US$ 85 juta dalam masa produksinya. Kota Pennsylvania menjadi lokasi diproduksinya film tersebut.
Bila menyaksikan Unstoppable, kita hanya bisa berharap agar manajemen pengaturan lalu lintas perkretaapian di Indonesia dapat lebih baik dalam pelaksanaannya. Kecelakaan karena masalah teknis dan orang atau human error dapat dikurangi bahkan dihilangkan. (gor/hrb
saksikan film action tersebut di bioskop kesayangan anda
Dijaringan 21 cineplex dan XXI masih coming soon, premiere nya sabtu kemarin sudah diputar sebagai midnight session,
kemungkinan minggu depan sudah bisa dinikmati di jaringan bioskop kesayangan RF masing masing.
Film yg hukum nya wajib di tonton bagi RF .
Film ini kabarnya diangkat dari kisah nyata di lokasi yang sama, dan sepertinya tidak lama lagi bakal jadi tayangan wajib bagi seluruh RF seperti PLH Bintaro.
Ada lagi beberapa film yang saya ketahui berlatar rangkaian KA beserta sinopsis singkatnya:
1. Derailed => menceritakan usaha seorang Jean Claude Van Damme untuk menghentikan KA dari Slovakia menuju Munich yang membawa virus cacar air hasil mutasi yang sangat berbahaya bila menulari manusia di kota, di mana virus tersebut menyebar di seluruh penjuru KA karena ulah seorang pembajak (wanita) yang memecahkan tabung reaksi berisi virus tersebut, yang pada akhirnya bagian depan kereta tersebut ditembak di jembatan hingga hancur dan meledak setelah rangkaiannya diputus.
2. Tube (Tyubeu) dari Korea => menceritakan sepak terjang seorang polisi nyentrik dalam usahanya menghentikan pembajakan KA bawah tanah yang melibatkan dewan senat negara yang disandera di dalam KRL tersebut, di mana pada akhirnya sang polisi harus rela menjadi korban karena ia harus menjaga kereta terdepan yang dipasangi bom agar tidak meledak sebelum kereta tersebut menjauh dari kereta yang masih berisi penumpang (bomnya meledak jika arus listrik dari LAA diputus, yang mana berhasil diakali dengan menggunakan baterai selama 10 menit).
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Posts: 254
Threads: 0
Joined: Mar 2010
Reputation:
6
oh iya ada film lama transporter 3 adegan terakhirnya si penjahat diledakkan di gerbong terakhir saat KA berjalan .., udah dibahas disini belum ya?
http://cinema3satu.blogspot.com/2009/05/...ter-3.html
==============
dont ask god to make your life easier...
ask him to make you a stronger person
Posts: 125
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
4
fyi, saya sudah nonton UNSTOPABLE, keren banget banget banget, tidak rugi dah nontonya, tegang, efek dan jalan ceritanya juga bagus, tidak ber belit-belit, yang paling penting dari awal sampai akhir cerita di penuhi Kereta Api, mantap, para railfan pasti bakal sangat terhibur
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Film Unstoppable ini disutradarai oleh Tony Scott, sutradara film favorit saya sebelumnya: Top Gun. Sayang produsernya bukan Jerry Bruckheimer.....
Posts: 1,050
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
19
Unstoppable udah tayang di bioskop 
Ubek2 disini buat cek jadwal tayang di bioskop terdekat
ratingnya juga lumayan nih film berdasarkan rating IMDB
Posts: 205
Threads: 0
Joined: Feb 2010
Reputation:
13
(25-11-2010, 02:23 PM)Agus_Faisal Wrote: Unstoppable udah tayang di bioskop 
Ubek2 disini buat cek jadwal tayang di bioskop terdekat
ratingnya juga lumayan nih film berdasarkan rating IMDB
Iya mudah mudahan nih pelm jadi box office dah,
kemarin nonton sepi banget cuman 9 ekor satu bioskop Gus,
mungkin karena hari biasa.
Yang ngerasa RF pokoke wajib nonton ini pelm
Posts: 7,452
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
62
(23-11-2010, 01:16 PM)Charles Wrote: (23-11-2010, 12:01 PM)mrawan Wrote: (23-11-2010, 11:34 AM)dedy vh Wrote: Quote: Unstoppable, Film Inspiratif bagi Dunia Perkeretaapian
[spoiler]16/11/2010 16:06:50 WIB
JAKARTA, investorindonesia.com
Banyak film yang mengambil seting lokasi di sebuah kereta api. Sebut saja di antaranya Money Train (Wesley Snipes dan Woody Harrelson), atau Undersiege 2 (Steven Seagal). Namun, tidak ada di antara mereka yang berkisah tentang kereta api itu sendiri.
Nah, Unstoppable boleh jadi film yang pertama. Sebuah kerjasama baik antara masinis senior, Frank Barnes (Dansel Washington) dan kondektur muda Will Colson (Chris Pine) dalam menyelamatkan sebuah rangkaian kereta yang membawa bahan-bahan kimia berbahaya, yang sebenarnya rangkaian kereta yang akan diselamatkan itu berjalan dengan sendirinya tanpa dikenalikan oleh masinis.
Unstoppable disutradarai oleh Tony Scott dan ditulis oleh Mark Bomback. Bercerita bagaimana kedua pekerja perkeretaapian ini baru pertama kali bekerjasama dalam sebuah pekerjaan membawa rangkaian kereta api barang. Dan dengan rasa tanggung jawab yang tinggi, mereka mau menyelamatkan rangkaian kereta api tanpa dikendalikan oleh masinis walau taruhannya pemecatan dari boss mereka, Galvin (Kevin Dunn).
Karena kecerobohan masinis Dewey (Ethan Suplee) rangkaian kereta barang dengan nama 777 melaju tanpa terkendali lagi. Peran Connie Hooper (Rosario Dawson) sangat besar dalam masalah ini, karena dia yang bertugas mengatur lalu lintas kereta api yang cukup padat. Sementara itu peran Ned Oldham (Lew Temple), seorang tukang las rel kereta api juga cukup diperhitungkan saat mobil yang dikendarainya membawa Will Colson menghentikan kereta 777.
Unstoppable dibumbui dengan adegan-adegan romantis, seputar kurang mesranya hubungan suami istri antara Will Colson dan istrinya Darcy Colson (Jessy Schram). Juga adanya sedikit permasalahan antara Frank Barnes dengan kedua putrinya Nicole (Elizabeth Mathis) dan Maya (Meagan Tandy) yang bekerja sebagai pelayan di Hooters Club.
Unstoppable diperkirakan menghabiskan dana US$ 85 juta dalam masa produksinya. Kota Pennsylvania menjadi lokasi diproduksinya film tersebut.
Bila menyaksikan Unstoppable, kita hanya bisa berharap agar manajemen pengaturan lalu lintas perkretaapian di Indonesia dapat lebih baik dalam pelaksanaannya. Kecelakaan karena masalah teknis dan orang atau human error dapat dikurangi bahkan dihilangkan. (gor/hrb [/spoiler]
saksikan film action tersebut di bioskop kesayangan anda
Dijaringan 21 cineplex dan XXI masih coming soon, premiere nya sabtu kemarin sudah diputar sebagai midnight session,
kemungkinan minggu depan sudah bisa dinikmati di jaringan bioskop kesayangan RF masing masing.
Film yg hukum nya wajib di tonton bagi RF . [spoiler]
Film ini kabarnya diangkat dari kisah nyata di lokasi yang sama, dan sepertinya tidak lama lagi bakal jadi tayangan wajib bagi seluruh RF seperti PLH Bintaro.
Ada lagi beberapa film yang saya ketahui berlatar rangkaian KA beserta sinopsis singkatnya:
1. Derailed => menceritakan usaha seorang Jean Claude Van Damme untuk menghentikan KA dari Slovakia menuju Munich yang membawa virus cacar air hasil mutasi yang sangat berbahaya bila menulari manusia di kota, di mana virus tersebut menyebar di seluruh penjuru KA karena ulah seorang pembajak (wanita) yang memecahkan tabung reaksi berisi virus tersebut, yang pada akhirnya bagian depan kereta tersebut ditembak di jembatan hingga hancur dan meledak setelah rangkaiannya diputus.
2. Tube (Tyubeu) dari Korea => menceritakan sepak terjang seorang polisi nyentrik dalam usahanya menghentikan pembajakan KA bawah tanah yang melibatkan dewan senat negara yang disandera di dalam KRL tersebut, di mana pada akhirnya sang polisi harus rela menjadi korban karena ia harus menjaga kereta terdepan yang dipasangi bom agar tidak meledak sebelum kereta tersebut menjauh dari kereta yang masih berisi penumpang (bomnya meledak jika arus listrik dari LAA diputus, yang mana berhasil diakali dengan menggunakan baterai selama 10 menit).[/spoiler]
Iya, saya sempat melihat iklan penayangannya di salah satu TV swasta, tak kirain ini pilem bioskop Tr*nsTV yang biasanya ditayangin mulai jam 9 malam, eh ternyata di iklan tersebut muncul tulisan "saksikan di bioskop kesayangan Anda !" walah harus ke bioskop...........
ngomong2 nama kereta api barangnya unik 777 (kayak James Bond aja ya....) kalo disini kereta api barang ya namanya paling ga 1001, 1003, 1005, 1007, 1009, 1011, 8073, 1002, 1004, 1006, 1008, 1010, oalahh mbuh esih akeh maning,,,
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
![[Image: warteg.png]](http://img832.imageshack.us/img832/6434/warteg.png)
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
|