Posts: 1,781
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
27
Tapi kata temen ane yang membuat gajayana tetep eksis sampe sekarang karena pelayanan Gajayana yang memuaskan di atas KA... ACnya juga dingin, rute yang ditempuh pun merupakan rute gemuknya PT. Kereta Api Indonesia (Persero), beda sama maskapai penerbangan yang biasa melayani rute Malang- Jakarta... Temen ane trauma naik pesawat, apalagi kalau udah delay lama, beda sama gajayana yang standby di Malang 10 menit sebelum brangkat
Lagian kan semakin lama di kereta semakin asik...
apalagi eksekutif... 
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. 
Posts: 39
Threads: 0
Joined: Sep 2010
Reputation:
1
Bagi saya waktu ideal berada di kereta ekse itu sekitar 8-10 jam, klo lebih dari itu bosen n badan pegel2.. haha...
Well, Malang yang notabene kota terbesar kedua di Jatim, akses untuk menuju kota2 di Jawa Tengah masih kecil, hanya Matarmaja.. kelas ekonomi pulak.. hikz... Sedangkan akses ML ke kota2 lintas selatan Jateng + DIY saya rasa masih bisa ditangani dgn Malabar..
So menurut saya okupansi akan lebih gemuk via utara mas.. klo via utara ML-GMR kan melewati Sidoarjo, Surabaya, Bojonegoro, Semarang, Pekalongan, Tegal, Cirebon, yg sampe skrg KA Ekse ke Malangnya belum ada..
RF dawzzzzz, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Posts: 1,781
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
27
18-10-2010, 11:38 PM
(This post was last modified: 18-10-2010, 11:43 PM by Dj_Dj_300791.)
(18-10-2010, 11:20 PM)dawzzzzz Wrote: Bagi saya waktu ideal berada di kereta ekse itu sekitar 8-10 jam, klo lebih dari itu bosen n badan pegel2.. haha...
Well, Malang yang notabene kota terbesar kedua di Jatim, akses untuk menuju kota2 di Jawa Tengah masih kecil, hanya Matarmaja.. kelas ekonomi pulak.. hikz... Sedangkan akses ML ke kota2 lintas selatan Jateng + DIY saya rasa masih bisa ditangani dgn Malabar..
So menurut saya okupansi akan lebih gemuk via utara mas.. klo via utara ML-GMR kan melewati Sidoarjo, Surabaya, Bojonegoro, Semarang, Pekalongan, Tegal, Cirebon, yg sampe skrg KA Ekse ke Malangnya belum ada..
untuk eksa ke malang via utara memang belum ada, tapi okupansi nya sdikit meragukan.
Dari Jak Ke SMT udah diambil sama ABA, Asind, Amur, Sembrani, Gumarang Eksa
Dari Jak Ke JG via SMT juga udh diambil bangunkarta eksa
Dari JG Ke ML bisa nyambung.. Penumpang Jak- ML via PK dan SMT bisa tercover oleh bangunkarta, (sama halnya kalo malabar dijadiin satu2nya KA Ke ML, harus nyambung2 kan?) Jadi rasanya penumpang yang bakal jadi target yang mana? Masa cuma dari JG ke ML tok? Hehe 
Lagipula seperti yg dibilang diatas, ga efisien kalo KA eksa ML-Jak lewat SMT.. Muter2.. Cmiiw
untuk penumpang CNpun masih bisa tercover gajayana...
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. 
Posts: 39
Threads: 0
Joined: Sep 2010
Reputation:
1
19-10-2010, 12:09 AM
(This post was last modified: 19-10-2010, 12:25 AM by dawzzzzz.)
(18-10-2010, 11:38 PM)Dj_Dj_300791 Wrote: (18-10-2010, 11:20 PM)dawzzzzz Wrote: Bagi saya waktu ideal berada di kereta ekse itu sekitar 8-10 jam, klo lebih dari itu bosen n badan pegel2.. haha...
Well, Malang yang notabene kota terbesar kedua di Jatim, akses untuk menuju kota2 di Jawa Tengah masih kecil, hanya Matarmaja.. kelas ekonomi pulak.. hikz... Sedangkan akses ML ke kota2 lintas selatan Jateng + DIY saya rasa masih bisa ditangani dgn Malabar..
So menurut saya okupansi akan lebih gemuk via utara mas.. klo via utara ML-GMR kan melewati Sidoarjo, Surabaya, Bojonegoro, Semarang, Pekalongan, Tegal, Cirebon, yg sampe skrg KA Ekse ke Malangnya belum ada..
untuk eksa ke malang via utara memang belum ada, tapi okupansi nya sdikit meragukan.
Dari Jak Ke SMT udah diambil sama ABA, Asind, Amur, Sembrani, Gumarang Eksa
Dari Jak Ke JG via SMT juga udh diambil bangunkarta eksa
Dari JG Ke ML bisa nyambung.. Penumpang Jak- ML via PK dan SMT bisa tercover oleh bangunkarta, (sama halnya kalo malabar dijadiin satu2nya KA Ke ML, harus nyambung2 kan?) Jadi rasanya penumpang yang bakal jadi target yang mana? Masa cuma dari JG ke ML tok? Hehe 
Lagipula seperti yg dibilang diatas, ga efisien kalo KA eksa ML-Jak lewat SMT.. Muter2.. Cmiiw
untuk penumpang CNpun masih bisa tercover gajayana...
dibaca lagi mas... bukan via Jombang, tapi via SBI-Bojonegoro-SMT.. kan shortcut Gubeng-Turi sudah jadi..
lihat new Gumarang yang full EXE aja okupansinya masih bagus mas.. terbukti lintas utara itu emang gendut bgt..
Penataran relasi ML-SGU aja bisa 2 jam, klo EXE bisa 1,5 jam dong.. coba saja ditotal GMR-SBI= 10 jam, SBI-ML= 1,5 jam.. jadi total GMR-ML= 11,5 jam.. penghematan yang signifikan bukan..
jadi yang ingin saya tawarkan dgn trayek ini :
1. Mengakomodir penumpang SMT-ML, dgn tikceting yang skrg sudah online tentu bisa mengatur keberangkatan dan kedatangan penumpang. Misal penumpang GMR-SMT ada 20. So, jatah kursi utk penumpang SMT-ML bertambah 20.. ingat, sistem online harus berfungsi dgn baik mengingat banyaknya penumpang GMR-SMT.. dari pengamatan saya penumpang SMT-ML akan banyak dari kalangan mahasiswa dan wisatawan yg ingin ke Batu / Bromo..
2. Waktu yang jauh lebih efisien ketimbang Gajayana skrg via selatan, di mana jalur selatan sudah terlampau padat..
RF dawzzzzz, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Posts: 51
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
0
Kalau SGU, bagaimana penumpang daerah lain seperti Blitar, Tulungagung, Kediri, toh dari tempat2 itu juga banyak kan penumpangnya.biarkan saja Gajayana berjalan seperti saat ini, toh okupasinya aja bagus
Posts: 39
Threads: 0
Joined: Sep 2010
Reputation:
1
Senja Kediri skrg start dari Tulung Agung kan? sampe SMT saja masih banyak yg kosong kok.. nah sbagai gantinya Gajayana, SK dibikin start dari Blitar, dgn rangkaian EKSBIS.. ya gak ya gak..?? heheh...
RF dawzzzzz, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Posts: 4,518
Threads: 0
Joined: Jan 2008
Reputation:
35
kalo mau diputar liwat SGU_SBI-SMT-PK-CN saya rasa amat sangat mustahil menembus 11,5 jam.....KA Argo Anggrek yang melibas jalur SBI-JAK saja rata membutuhkan waktu tempuh 11 jam kalo perjalanan malam hari, kalo sekelas Gajayana paling tidak membutuhkan waktu 12,5 sampe 13 jam, belum jarak dari ML-SGU yg mmg yakin bisa 1,5 jam, tapi dari SGU sampe SBI dengan memperhitungkan waktu berentinya, paling tidak membutuhkan waktu 1/2 jam, jadi waktu perjalanan bisa 15 jam, sama saja dengan waktu perjalanan yang liwat selatan jika tidak telat.
Posts: 138
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
4
(19-10-2010, 03:04 AM)Agung Wrote: kalo mau diputar liwat SGU_SBI-SMT-PK-CN saya rasa amat sangat mustahil menembus 11,5 jam.....KA Argo Anggrek yang melibas jalur SBI-JAK saja rata membutuhkan waktu tempuh 11 jam kalo perjalanan malam hari, kalo sekelas Gajayana paling tidak membutuhkan waktu 12,5 sampe 13 jam, belum jarak dari ML-SGU yg mmg yakin bisa 1,5 jam, tapi dari SGU sampe SBI dengan memperhitungkan waktu berentinya, paling tidak membutuhkan waktu 1/2 jam, jadi waktu perjalanan bisa 15 jam, sama saja dengan waktu perjalanan yang liwat selatan jika tidak telat.
Betul jg mas Agung.., namun gmn bila Gajayana Pagi Utara..?
so.. untuk meraup jg penumpang dari kota LAWANG, BANGIL, SIDOARJO..!
Posts: 175
Threads: 0
Joined: May 2010
Reputation:
0
19-10-2010, 11:07 AM
(This post was last modified: 19-10-2010, 11:08 AM by ariefbudi125434.)
(19-10-2010, 12:20 AM)Hadi_Bima Wrote: Kalau SGU, bagaimana penumpang daerah lain seperti Blitar, Tulungagung, Kediri, toh dari tempat2 itu juga banyak kan penumpangnya.biarkan saja Gajayana berjalan seperti saat ini, toh okupasinya aja bagus
ya. pasar udh bagus, so hampir mustahil untuk lewat utara.
Posts: 905
Threads: 0
Joined: Jun 2010
Reputation:
8
iya ni jangan diubah....
KA pertama yang ane naikin, waktu itu jogja - malang masih 100 ribu....
ntar kalo pengen nostalgia ga ada lagi, hehehe....
  
|