Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
(ASK) JALUR KA SEMARANG - DEMAK - KUDUS
#11
Gerbong NR-30 bertuliskan KUDUS, apakah dulunya gerbong ini milik Dipo/stasiun KUDUS?
skr gerbong ini mangkrak di sub-dipo pekalongan.


ada tulisan KUDUS di sisi kiri gerbong NR-30

[Image: DSC00441.jpg]
Roda masih berlambangkan DKA dan SS

[Image: DSC00440.jpg]
Roda masih berlambangkan DKA dan SS

[Image: DSC00439.jpg]
Couplernya hilang

[Image: DSC00442.jpg]
Reply
#12
(26-09-2010, 07:09 PM)optibus prime Wrote: [spoiler=Gerbong NR-30 bertuliskan KUDUS, apakah dulunya gerbong ini milik Dipo/stasiun KUDUS?
skr gerbong ini mangkrak di sub-dipo pekalongan.
]

ada tulisan KUDUS di sisi kiri gerbong NR-30

[Image: DSC00441.jpg]
Roda masih berlambangkan DKA dan SS

[Image: DSC00440.jpg]
Roda masih berlambangkan DKA dan SS

[Image: DSC00439.jpg]
Couplernya hilang

[Image: DSC00442.jpg][/spoiler]

Kayaknya sih, gerbong ini dulunya penduduk dipo Kudus. Sama kyk gerbong DR 7-VI milik dipo Jati yg sekarang menghuni dipo Jember

Back on Topic
Reply
#13
MANTEB
OKOKOKOK
Roda Tebang
Reply
#14
ada yg punya foto gerbong DR 7....?
Reply
#15
iseng2 lewat demak mampir dulu buat ngeliat kondisi terakhir stasiun demak yang sekarang jadi tempat restoran...
cukup cantik sih bagian depannya, tetapi pas masuk kebelakang sangat mengenaskan ternyata Sedih

terlihat dari jalan masuk

[Image: 10052011011.jpg]


Uploaded with ImageShack.us

dilihat dari samping

[Image: 10052011010.jpg]


Uploaded with ImageShack.us

pas masuk kedalam, masih terdapat peronnya, walaupun aslinya terdapat kanopi seperti satsiun kudus, poncol,dll

[Image: 10052011002.jpg]


Uploaded with ImageShack.us
[Image: overstappen.png]
lagi, jalur kearah kudus/pati


[Image: 10052011001.jpg]


Uploaded with ImageShack.us

mushola

[Image: 10052011003.jpg]


Uploaded with ImageShack.us

water tower

[Image: 10052011009.jpg]


Uploaded with ImageShack.us

DEMA*K

[Image: 10052011004.jpg]


Uploaded with ImageShack.us
[Image: overstappen.png]
jalur kearah semarang Sedih


[Image: 10052011007.jpg]


Uploaded with ImageShack.us

bekas peron


[Image: 10052011005d.jpg]


Uploaded with ImageShack.us


[Image: 10052011008.jpg]


Uploaded with ImageShack.us


daerah sekitar sini sudah sangat padat, apalagi jalur kearah semarang sudah terkubur oleh jalan pantura Sedih

semoga ada pahlawan kesiangan yang mau membuka jalur ini kembali Sakit
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri Ngiler
Reply
#16
ada yang punya foto stasiun diatas waktu masih beroperasi saat jaman setelah merdeka? Tersenyuum
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri Ngiler
Reply
#17
Kapan benar-benar direvitalisasi, jalur ini? Mungkin tahap awal ke Demak saja.
Reply
#18
Quote:22 Juni 2011 | 15:17 wib
Terkait Wacana Relokasi Pasar Wergu
Pemkab Ajukan Permintaan Bantuan Rp 32 M

Kudus, CyberNews. Pemerintah Kabupaten beberapa waktu yang lalu telah mengajukan bantuan kepada Kementrian dan Perdagangan untuk biaya relokasi Pasar Wergu di Kecamatan Kota.

Sarana publik tersebut dimungkinkan digeser terkait wacana dihidupkannya lagi jalur kereta api Semarang-Rembang. Padahal, lokasi yang digunakan saat sekarang menggunakan bekas stasiun kereta api yang dimungkinkan akan dihidupkan lagi, bila hal tersebut benar-benar direalisasikan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus Poerwadiyono menyatakan, biaya yang diperlukan untuk relokasi pasar mencapai Rp 32 miliar. Dana sebesar itu digunakan untuk menggeser lokasi yang sekarang ke kawasan di dekat kompleks GOR. "Tentunya, dana sebesar itu tidak dapat dibiayai dari pemerintah kabupaten sendiri," katanya.

Berdasarkan rencana sebelumnya, pembangunan fisik akan dibagi dalam dua tahapan. Tahap pertama diperkirakan akan menelan dana sebesar Rp 20 miliar, dan selanjutnya disusul tahap kedua yang mencapai Rp 12 miliar. "Kalau memungkinkan ya dapat diselesaikan satu tahap saja," paparnya.

Selain wacana dihidupkannya lagi jalur kereta api Semarang-Rembang, yang diperkirakan akan menggunakan bangunan stasiun, pihaknya juga mempunyai alasan lainnya. Alasan tersebut yakni sewa lahan milik PT Kereta Api yang menempati bekas stasiun kereta api cukup mahal.

Saat sekarang biaya sewa lahan setiap tahunnya mencapai Rp 700 juta per tahun, sehingga cukup memberatkan pemkab karena pemasukan yang diterima hanya Rp 90 juta per tahun. "Pasar Wergu rencana akan dipindah di kompleks Gedung Olahraga (GOR) yang ada di Desa Wergu Wetan, Kecamatan Kota," tandasnya.

Bila mendasarkan pada besarnya dana yang dikeluarkan, Pemkab mengharapkan agar pemerintah pusat dapat berpartisipasi di dalamnya. Salah satunya, yakni pembangunan bangunan pasar. "Tahun lalu kami sudah mengajukan pengakuan bantuan," ungkapnya.

Seandainya sudah ada sinyal posisif dari pemerintah, pihaknya akan segera memulai tahapan lainnya. Tahapan yang dimaksud yakni sosialisasi ke pedagang terkait rencana relokasi tersebut, minimal ada pemberitahuan kepada mereka. Satu hal yang pasti, pedagang lama tetap akan mendapat prioritas di lokasi baru bila relokasi dilaksanakan.

"Sekali lagi, semua itu tergantung dari ketesediaan dana dari pemerintah pusat," ujarnya.

( Anton WH / CN31 / JBSM )
Reply
#19
kalo dilihat dari wacana pemindahan beberapa sarana penting sepertinya sangat sulit untuk menghidupkan jalur ini kembali ya... Nah, kalo seandainya sudah rampung pasti banyak juga kendala2 yang terjadi.
Reply
#20
Quote:07 Agustus 2011 | 16:45 wib
Stasiun Kudus Diusulkan Jadi Museum Kereta Api

Kudus, CyberNews. Di Kudus terdapat stasiun yang menghubungkan jaringan kereta api Semarang-Rembang pada akhir abad ke 19 dan masuk abad ke-20.

Bangunan stasiun itu masih utuh dan sekarang disewa untuk pasar. Diperkirakan jejak-jejak sejarah kereta api masih bisa digali dan laik dimuseumkan.

Ketua Forum Perkeretapian Masyarakat Transportrasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno, melihat nilai sejarah kereta api di Kudus laik dikumpulkan dan ditempatkan pada museum. Stasiun Kudus menjadi tempat yang sesuai, karena termasuk dari bagian sejarah itu dan mempunyai kondisi yang masih utuh.

"Kabarnya akan ada relokasi pedagang di Stasiun Kudus. Saya usul setelah relokasi stasiun dijadikan museum kereta api di Kudus saja," katanya

Pada diskusi Perkeretaapian di Universitas Muria Kudus. Usulan itu mengemuka karena diperkirakan ada jeda waktu antara proses relokasi pasar dan realisasi menghidupkan kembali jalur KA Semarang-Rembang. Menurutnya, daripada stasiun kosong setelah relokasi, sementara realisasi trayek belum kelar, lebih tepat dijadikan museum.

Kalau jalur KA sudah siap, museum bisa dipindahkan ke bangunan. Pengajar Teknik Sipil Unika Soegijapranata ini mencontohkan museum KA di Ambarawa yang menempati stasiun. Ketika jalur KA dihidupkan kembali, museum dipindah ke bangunan baru.

Koordinasi

Ketua Komisi B DPRD Kudus, Masan, mengaku sudah mendengar wacana tersebut. Namun untuk realisasi, butuh koordiasi lintas instansi antara Pemkab Kudus dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) terkait biaya sewa. Dia khawatir kalau pengelolaan dibebankan pemkab akan terkena biaya sewa yang tinggi.

Untuk sewa stasiun tahun ini biayanya sampai Rp 400 juta, padahal pemasukan dari retribusi hanya berkisar Rp 100 juta. "Kalau museum dikelola pemkab, nanti kena sewa dan keluar subsidi besar kan rugi lagi," ujarnya dihubungi wartawan.

Realisasi wacana itu, menurutnya, masih butuh koordinasi, karena tidak menutup kemungkinan bisa gratis saat dijadikan museum. Djoko mendorong langkah ini karena museum sebagai media edukasi generasi muda untuk mengenal transportrasi massal.

Stasiun Kudus dalam sejarah menjadi perlintasan penyambung pada jaringan KA Semarang-Rembang. Pada tahun 1884-1887 dilakukan peresmian jalur KA mulai dari Demak-Kudus (sepanjang 26 km), Kudus-Pati-Juwana (37 km), dan Kudus-Mayong (14 km).

( Zakki Amali / CN27 / JBSM )
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)