Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Semuanya tentang Prambanan Express
(08-09-2010, 07:32 AM)Narendro Anindito Wrote: [spoiler=urun foto....
Duo KA Prameks]
[Image: 4962241873_9ea7869df9_z.jpg][/spoiler]

Ni PRAMEKS habis dicuci ya ??? ko klihatannya konclong bgt ...
Reply
Edisi : Rabu, 08 September 2010 , Hal.VI
Kereta khusus wanita pun ditumpangi pria

Pagi itu, jarum jam di dinding Stasiun Klaten baru menunjukkan pukul 09.30 WIB.

Dari arah barat, roda-roda besi kereta Prameks mulai terdengar menderu. Pesan dari pengeras suara menyambut kedatangan kereta kelas bisnis itu. ”Kereta Prambanan Ekspres dari Jogja tujuan Solo Jebres segera masuk ke jalur II. Bagi para penumpang, diharap segera mempersiapkan diri!”

Kereta tiba dan pintu terbuka secara otomatis. Dari balik kaca kereta, tampak para penumpang berdesak-desakan mengantre giliran turun. Sebagian berebut kursi dan posisi yang masih kosong. Namun, semua terasa sia-sia. Sebab, kereta itu tetap penuh penumpang. ”Tampaknya, kereta khusus wanita tak lagi berlaku kali ini,” celetuk Kepala Stasiun Klaten, Slamet Triyanto saat mengawasi antrean penumpang turun.

Sepasang mata Triyanto seakan tak berkedip menatap gerbong penumpang di depannya. Kereta itu berbeda dari kereta lain dalam rangkaian itu, bernuansa warna pink simbol feminin. Di dinding pintu luarnya tertulis jelas, ”Kereta Khusus Wanita.” ”Saya heran, sebab Lebaran bisa membuat kereta khusus wanita dipenuhi kaum pria,” urainya sambil melebarkan senyumnya.

Yang tak kalah menariknya, petugas di dalam kereta khusus kaum hawa itu sepertinya juga tak berkutik menyaksikan kejanggalan itu. Tapi, apa mau dikata. Fenomena mudik memang telah menyulap segala yang tak mungkin menjadi sangat mungkin, termasuk yang terjadi di dalam kereta khusus wanita itu. ”Kalau sudah seperti ini kondisinya, bagaimana petugas mau menertibkan,” terang Triyanto.

Ya, beberapa waktu lalu, PT Kereta Api memang meluncurkan kereta khusus wanita. Harapannya, tentu saja agar hak-hak kaum hawa sebagai penumpang terlindungi. Namun, musim mudik Lebaran rupanya membuat kekhasan kereta itu menjadi tak berlaku. ”Mana saya tahu (kalau ada kereta khusus wanita-red). Bisa masuk kereta saja, saya sudah untung,” sahut salah satu penumpang Prameks, Sarjono yang sejak di Stasiun Lempuyangan telah nyelonong di kereta khusus wanita.

Maklum saja, penumpang asal Klaten Utara itu telah setahun ini tak mudik menjenguk keluarganya di kampung halaman. Maka wajar jika tak tahu adanya kereta khusus wanita. - Oleh : Aries Susanto
.
Reply
(08-09-2010, 11:04 AM)animaX Wrote: [spoiler=Edisi : Rabu, 08 September 2010 , Hal.VI
Kereta khusus wanita pun ditumpangi pria]

Pagi itu, jarum jam di dinding Stasiun Klaten baru menunjukkan pukul 09.30 WIB.

Dari arah barat, roda-roda besi kereta Prameks mulai terdengar menderu. Pesan dari pengeras suara menyambut kedatangan kereta kelas bisnis itu. ”Kereta Prambanan Ekspres dari Jogja tujuan Solo Jebres segera masuk ke jalur II. Bagi para penumpang, diharap segera mempersiapkan diri!”

Kereta tiba dan pintu terbuka secara otomatis. Dari balik kaca kereta, tampak para penumpang berdesak-desakan mengantre giliran turun. Sebagian berebut kursi dan posisi yang masih kosong. Namun, semua terasa sia-sia. Sebab, kereta itu tetap penuh penumpang. ”Tampaknya, kereta khusus wanita tak lagi berlaku kali ini,” celetuk Kepala Stasiun Klaten, Slamet Triyanto saat mengawasi antrean penumpang turun.

Sepasang mata Triyanto seakan tak berkedip menatap gerbong penumpang di depannya. Kereta itu berbeda dari kereta lain dalam rangkaian itu, bernuansa warna pink simbol feminin. Di dinding pintu luarnya tertulis jelas, ”Kereta Khusus Wanita.” ”Saya heran, sebab Lebaran bisa membuat kereta khusus wanita dipenuhi kaum pria,” urainya sambil melebarkan senyumnya.

Yang tak kalah menariknya, petugas di dalam kereta khusus kaum hawa itu sepertinya juga tak berkutik menyaksikan kejanggalan itu. Tapi, apa mau dikata. Fenomena mudik memang telah menyulap segala yang tak mungkin menjadi sangat mungkin, termasuk yang terjadi di dalam kereta khusus wanita itu. ”Kalau sudah seperti ini kondisinya, bagaimana petugas mau menertibkan,” terang Triyanto.

Ya, beberapa waktu lalu, PT Kereta Api memang meluncurkan kereta khusus wanita. Harapannya, tentu saja agar hak-hak kaum hawa sebagai penumpang terlindungi. Namun, musim mudik Lebaran rupanya membuat kekhasan kereta itu menjadi tak berlaku. ”Mana saya tahu (kalau ada kereta khusus wanita-red). Bisa masuk kereta saja, saya sudah untung,” sahut salah satu penumpang Prameks, Sarjono yang sejak di Stasiun Lempuyangan telah nyelonong di kereta khusus wanita.

Maklum saja, penumpang asal Klaten Utara itu telah setahun ini tak mudik menjenguk keluarganya di kampung halaman. Maka wajar jika tak tahu adanya kereta khusus wanita. - Oleh : Aries Susanto[/spoiler]

lagi2 gak konsisten nih PT.KASakit
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri Ngiler
Reply
Masih seputar Prameks dan kereta khusus wanita..

[Image: PrameksSpongebob4.jpg]

[Image: PrameksSpongebob3.jpg]

[Image: PrameksSpongebob2.jpg]
[Image: IMG_1585.jpg]
Reply
Prameks Ekstra selama Lebaran dihentikan. Sepi.
.
Reply
Giliran Patrick jalan2..lama tidur di bawah batu tambah gendut ntar NgeledekNgeledek

[Image: PrameksatDipo.jpg]

[Image: PrameksPatrick2.jpg]

[Image: IMG_1585.jpg]
Reply


Penumpang Prameks naik 100%


11 September 2010

Solo(Espos)--Jumlah penumpang kereta api Prameks pada H+1 Sabtu (11/9) naik 100% dari hari biasanya.Salah satunya terlihat di Stasiun Purwosari. Jika pada hari biasa jumlah penumpang Prameks mencapai 1.000-an orang, namun pada H+1 ini setengah hari saja sudah mencapai 1.200-an penumpang. “Bisa dibilang 100% kenaikkannya,” ujar Staf Kepala Stasiun Purwosari, Jaka Mulyana saat dijumpai Espos di Stasiun Purwosari, Sabtu (11/9).

Kenaikan tersebut, kata Jaka disebabkan meningkatnya minat masyarakat untuk pergi berlibur atau berkunjung ke tempat sanak saudara yang berada di Jogja maupun Kutoarjo.

Menurut Jaka, mulai ramainya arus balik baru bisa dilihat pada sore ini dari kerata api Bengawan yang menuju Solo Jakarta. “Diperkirakan arus balik mulai Senin. Tetapi kalau kereta Bengawan nanti mulai ramai berarti sudah ada yang arus balik,” ujarnya.

Menurut Wakil Kepala Stasiun Balapan, Suyatno, meskipun ia belum menghitung secara persisnya, namun menurutnya memang terjadi lonjakan kenaikan jumlah penumpang.

Demikian pula untuk rute-rute dekat lainnya sepert,i kereta api Madiun Jaya maupun kereta api Banyubiru. “Sampai besok diperkirakan Prameks, Madiun Jaya dan Banyubiru akan tetap ramai.

fey
http://www.solopos.com/2010/solo/penumpa...-100-49786
.
Reply
(08-09-2010, 07:50 PM)enrico Wrote:
(08-09-2010, 11:04 AM)animaX Wrote: [spoiler=Edisi : Rabu, 08 September 2010 , Hal.VI
Kereta khusus wanita pun ditumpangi pria]

Pagi itu, jarum jam di dinding Stasiun Klaten baru menunjukkan pukul 09.30 WIB.

Dari arah barat, roda-roda besi kereta Prameks mulai terdengar menderu. Pesan dari pengeras suara menyambut kedatangan kereta kelas bisnis itu. ”Kereta Prambanan Ekspres dari Jogja tujuan Solo Jebres segera masuk ke jalur II. Bagi para penumpang, diharap segera mempersiapkan diri!”

Kereta tiba dan pintu terbuka secara otomatis. Dari balik kaca kereta, tampak para penumpang berdesak-desakan mengantre giliran turun. Sebagian berebut kursi dan posisi yang masih kosong. Namun, semua terasa sia-sia. Sebab, kereta itu tetap penuh penumpang. ”Tampaknya, kereta khusus wanita tak lagi berlaku kali ini,” celetuk Kepala Stasiun Klaten, Slamet Triyanto saat mengawasi antrean penumpang turun.

Sepasang mata Triyanto seakan tak berkedip menatap gerbong penumpang di depannya. Kereta itu berbeda dari kereta lain dalam rangkaian itu, bernuansa warna pink simbol feminin. Di dinding pintu luarnya tertulis jelas, ”Kereta Khusus Wanita.” ”Saya heran, sebab Lebaran bisa membuat kereta khusus wanita dipenuhi kaum pria,” urainya sambil melebarkan senyumnya.

Yang tak kalah menariknya, petugas di dalam kereta khusus kaum hawa itu sepertinya juga tak berkutik menyaksikan kejanggalan itu. Tapi, apa mau dikata. Fenomena mudik memang telah menyulap segala yang tak mungkin menjadi sangat mungkin, termasuk yang terjadi di dalam kereta khusus wanita itu. ”Kalau sudah seperti ini kondisinya, bagaimana petugas mau menertibkan,” terang Triyanto.

Ya, beberapa waktu lalu, PT Kereta Api memang meluncurkan kereta khusus wanita. Harapannya, tentu saja agar hak-hak kaum hawa sebagai penumpang terlindungi. Namun, musim mudik Lebaran rupanya membuat kekhasan kereta itu menjadi tak berlaku. ”Mana saya tahu (kalau ada kereta khusus wanita-red). Bisa masuk kereta saja, saya sudah untung,” sahut salah satu penumpang Prameks, Sarjono yang sejak di Stasiun Lempuyangan telah nyelonong di kereta khusus wanita.

Maklum saja, penumpang asal Klaten Utara itu telah setahun ini tak mudik menjenguk keluarganya di kampung halaman. Maka wajar jika tak tahu adanya kereta khusus wanita. - Oleh : Aries Susanto[/spoiler]

lagi2 gak konsisten nih PT.KASakit

lha sekarang kan masih musim mudik, ya dengan terpaksa gerbong khusus wanita jadi campur-campur...kasian penumpang yang berdesak-desakan di gerbong lain, untuk berdiri saja susah
Reply
Saya tadi pulang mudik pake Pramex dari KTA ke PWS, yg sangat disayangkan sekali yaitu di tiadakannya pramex tambahan, padahal bnyk penumpang yg sudah menunggu di stasiun (termasuk saya) karena pada hari sebelumnya belum ada pengumuman ditiadakan (kata orang situ)
alhasil bnyk penumpang yg kecewa dan pramex reguler overload.
bknnya aneh saat2 padat seperti ini pramex tambahan malah ditiadakan?
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri Ngiler
Reply
(12-09-2010, 08:27 PM)enrico Wrote: Saya tadi pulang mudik pake Pramex dari KTA ke PWS, yg sangat disayangkan sekali yaitu di tiadakannya pramex tambahan, padahal bnyk penumpang yg sudah menunggu di stasiun (termasuk saya) karena pada hari sebelumnya belum ada pengumuman ditiadakan (kata orang situ)
alhasil bnyk penumpang yg kecewa dan pramex reguler overload.
bknnya aneh saat2 padat seperti ini pramex tambahan malah ditiadakan?

PT KA aneh... kalau memang rame KA tambahan kenapa tidak dioperasikan Bingung masinisnya mudik? Bethe
.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 4 Guest(s)