Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Sta. Palmerah
#11
[spoiler=Tambahin lagi ah ! ]

1. Sta. Palmerah dari jauh

kapanlagi

20091022104212_10102009367_4adfd4941a941.jpg

2. Ujung peron

kapanlagi

20091022104212_10102009395_4adfd49430790.jpg
[/spoiler]
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
Reply
#12
Kayaknya mesti dilacak tuh masinisnya terus dilaporin ke Men Hub deh... Caranya?
Begitu si KA berhenti, pak KS Palmerah langsung lihat no. seri si loknya itu. Semisal yang melintas seperti di gambar Indocement ditarik BB 304 XX. Nah... dalam waktu singkat, pak KS Palmerah langsung laporan ke pak KS semisal Tanah Abang siapa nama si masinis. Begitu didata ternyata namanya pak X. Si pak X itu langsung dilaporin ke Men Hub. Kalau emang Dirut PT. KA-nya gak bisa karena lagi dikasusin korupsi, yah... mau gak mau yang mecatin si pak X itu langsung dari pak Men Hub tanpa pamrih. Jangan dikasih kesempatan yang kedua kalinya meski si pak X menggerutu buat ngidupin anak istrinya. Lha... ngidupin naywa seseorang / banyak orang apa bisa tuh? Kalau terjadi PLH, mau salah siapa coba? Sedari sekarang harus dibiasain belajar dari pengalaman peristiwa tanggal 30 Juni 2005 di Pasar Mingggu tuh...

Reply
#13
(28-10-2009, 09:42 AM)Dana Komuter Wrote: Kayaknya mesti dilacak tuh masinisnya terus dilaporin ke Men Hub deh... Caranya?
Begitu si KA berhenti, pak KS Palmerah langsung lihat no. seri si loknya itu. Semisal yang melintas seperti di gambar Indocement ditarik BB 304 XX. Nah... dalam waktu singkat, pak KS Palmerah langsung laporan ke pak KS semisal Tanah Abang siapa nama si masinis. Begitu didata ternyata namanya pak X. Si pak X itu langsung dilaporin ke Men Hub. Kalau emang Dirut PT. KA-nya gak bisa karena lagi dikasusin korupsi, yah... mau gak mau yang mecatin si pak X itu langsung dari pak Men Hub tanpa pamrih. Jangan dikasih kesempatan yang kedua kalinya meski si pak X menggerutu buat ngidupin anak istrinya. Lha... ngidupin naywa seseorang / banyak orang apa bisa tuh? Kalau terjadi PLH, mau salah siapa coba? Sedari sekarang harus dibiasain belajar dari pengalaman peristiwa tanggal 30 Juni 2005 di Pasar Mingggu tuh...
_________________________________________________________________

Ngakak Ha ha ha .....

Mentang mentang pak menhub lagi galak galaknya !
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
Reply
#14
[spoiler=Kemarin pas mau ke Parung Panjang, naik dari sta. ini. Saya tambahin lagi yah pict pict nya .....]


kapanlagi

20091228111852_IMG_1043_4b3831aca00f2.JPG


kapanlagi

20091228111852_IMG_1040_4b3831ac9645b.JPG


kapanlagi

20091228111852_IMG_1045_4b3831aca745e.JPG


kapanlagi

20091228111852_IMG_1047_4b3831acb1122.JPG
[/spoiler]


klik view
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
Reply
#15
Foto2 yang menarik. Aku pernah lapor ke Menhub sih waktu iktu dalam perjalanan dg Menhub di KRL Khusus Wanita pas mau peresmian KRL khusus wanita bareng teman2 KRL Mania. Persoalan salah satunya yang amat sangat menjengkelakan setiap turun dari bus salah satunya Kopaja 86 arah ke Lebak Bulus. "STASIUN STASIUN STASIUN!!!"teriak si kenek. Tau2 selalu kami diturunin di sisi utara stasiun, bukan persis di bagian tengah di mana loket ticketing yg gak kunjung digunain itu. Begitu tiap aku maunya tertib di sisi tengah stasiun yg aku maksud itu dibilang udah lewat, apalagi para penumpang di dalem busnya itu juga agak kesel knapa gak turun dari tadi.

Dg kata lain, cara praktis yah masuk ke stasiun jalan kaki di rel KA dulu menuju ke peron sisi barat, trus lekas ke loketnya. Aku ngomong sekedarnya ke pak Menhub sebagai perwakilah komunitas pengguna KRL Koridor. Soalnya khan aku pernah jadi pengguna KR lintas Serpong... Tapi tampaknya kurang ditanggep sehubungan KRL kala itu mau sampai di dipo KRL di Depok. Pak Menhub dan bu Menteri Peranan Wanita tadinya pada pegang lembaran kertas beserta pulpen mrk yg selalu dicatet menjadi masukan kami dari pr pengguna jasa KRL Jabodetabek. Yah... krn keterbatasan wkt itu jadinya mrk dah terlanjur lipet kertas. Moga2 aja keluhan aku ini soal stasiun Palmerah ditanggepin pak Menhub.

Dalam sesi tanya jawab dan ngasih keluhan kebanyakan dari kami pengguna jasa KRL Jakarta - Bogor doank. Yg koridor Serpong - Jakarta pp justru kayaknya cuma aku aja. Suaranya lumayan berisik krn ramenya orang terutama didominasi reporter. Palmerah sebetulnya harus diperhatiin lebih banyak lagi apalagi Kebayoran. Di kedua stasiun ini udah kayak Juanda dan Gondangdia di mana para penumpangnya banya yang naik - turun dari dan ke KRL. Saking banyaknya sering macetin arus lalin kendaraan bermotor.

Reply
#16
wah deket rumah aye nih Top Banget
btw disini berenti cuma KRL eko aja ya ? Bingung
SAWUNGGALIH,KUTOJAYA DAN STA.KUTOARJO TETAP DI HATI Playboy

Makin Senang Sekolah Karena melodi bel di sekolah Seperti Melodi Bel di Stasiun KA
Reply
#17
(01-09-2010, 02:28 PM)fadil999 Wrote: wah deket rumah aye nih Top Banget
btw disini berenti cuma KRL eko aja ya ? Bingung

ga cuma KA Eko aja ko..
Eko AC dan Sudirman Ekspress juga berhenti disini Pisss ahhh...
Reply
#18
salam RF dan para senior

st.palmerah > jadi inget waktu sekolah , madol naek kereta ke parung panjang cuma Rp. 1.500 .


Ngakak
Reply
#19
gambarnya pada ilang ....

KA masuk dari arah Kebayoran

[Image: IMG_1052.jpg]
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
Reply
#20
(04-10-2011, 07:56 AM)Agus Riyanto Wrote: gambarnya pada ilang ....

KA masuk dari arah Kebayoran

[Image: IMG_1052.jpg]

setiap hari bisa melihat st palmerah dari atas ruang kerja Xie Xie
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)