Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Subway atau MRT buat Jakarta?
o, ya om peseg. saya pernah dengar tanah sekitar sarinah thamrin labil dan cenderung amblas. apakah kendala ini bisa diatasi secara teknis?
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
untuk wilayah sudirman-thamrin itu yang dikhawatirkan justru malah utilitas bawah tanahnya (yang akan sangat menyulitkan pembangunan jalur subway).

mengenai masalah cikarang-balaraja, saya senang sekali konsepnya meniru pembangunan KA komuter di jepang. Sehingga, nantinya (mungkin) bepergian dengan KA komuter dari rumah berjarak 60-80 kilometer dari pusat kota bukan mimpi lagi.
Reply
(28-06-2010, 06:53 PM)Shin Muhammad Wrote: mengenai masalah cikarang-balaraja, saya senang sekali konsepnya meniru pembangunan KA komuter di jepang. Sehingga, nantinya (mungkin) bepergian dengan KA komuter dari rumah berjarak 60-80 kilometer dari pusat kota bukan mimpi lagi.

nah itu dia pak shin. kesannya malah ini mrt jadi kayak layanan komuter, bukan 100% ka dalam kota. apalagi katanya koridor tangerang-jakarta bakalan lewat koridor krl entah itu quadruple atau bertumpuk.

kalo tujuannya untuk layanan komuter balaraja-jakarta, kenapa tidak rel krl tangerang saja yang diteruskan sampai sana? sementara yang ke arah cikarang tinggal ditambah saja kapasitas krl yang ada.

jadi rute mrt 3 bisa dilewatkan rute lain seperti lewat karawaci-kebon jeruk. atau menggantikan busway koridor 3 yang lewat daan mogot.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
Silahkan simak http://www.metrotvnews.com/index.php/met...lik-Mampet. Jakarta macet, akankah ada solusinya???????



[Image: 20100727141206_untitled_4c4e86c6359af-t.jpg]

Terus solusinya gimana donk?? Subway-kah??

Reply
Solusi sih banyak, duitnye yg kata pemerintah jadi kendala Big Grin
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply

Reply
@dana,

tenang aja bro. semua bakalan terjadi nanti.... pas lebaran kuda.

Ngakak
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
(29-07-2010, 07:49 PM)ady_mcady Wrote: @dana,

tenang aja bro. semua bakalan terjadi nanti.... pas lebaran kuda.

Ngakak

Serahkan Pada Ahlinya Jilid Dua Ngakak

dulu investor dubai di proyek ini mundur kenapa yah ?
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
maksudnya monorel? DIB mundur karena UU suku bunga syariah di indonesia belum ada. trus setelah itu banyak investor didekati termasuk world bank, tapi gak ada yang mau mendanai.

denger2 sih katanya, karena lewatnya jalur kurus ( cuma muter2 kawasan sudirman doang), investor jadi ragu2 untuk mendanainya. pemerintah pun ogah memberikan jaminan jika proyeknya rugi.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
MRT di Jakarta akan dioperasikan mulai Nopember 2016. Masih wacana apa udah rencana?
Quote:MRT Akan Dioperasikan November 2016
Jumat, 21 Mei 2010 | 14:48 WIB


KOMPAS/M CLARA WRESTI

JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana membangun jaringan kereta api bawah tanah, terutama dalam pembangunan 12 stasiun KA bawah tanah, akan berorientasi transit.

Terkait hal tersebut, Heru Nugroho selaku Head of Civil dan Structure Division Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta mengatakan, saat ini proses pembangunan MRT baru memasuki tahap basic design dan diharapkan selesai pada 2011.

Selanjutnya akan dilakukan proses lelang kegiatan fisik agar target pembangunan fisik bisa dimulai pada tahun 2012.

“Tahap konstruksi sendiri dijadwalkan berlangsung selama 53 bulan dan diharapkan selesai pada November 2016. Sebelum dioperasikan secara resmi pada November 2016, MRT akan diuji dahulu selama tiga bulan,” ujar Heru Nugroho saat kegiatan Joint Seminar with DKI Jakarta and Japan International Cooperation Agency Improvement of Jakarta, Kamis (20/5/2010) di Ruang Pola, Balai Kota DKI.

Tim ahli Japan International Cooperation Agency (JICA), Sota Utsumo, mengatakan, saat ini rencana pembangunan MRT di Jakarta harus memiliki karakteristik tertentu dan dikelola dengan baik, baik dari sisi jenis kereta yang digunakan, sistem perawatan, maupun teknologi yang diterapkan.

“Harus memerhatikan juga masalah management service. Seperti mesin ticketing, harus jelas sistem dan konsepnya. Jangan hanya meniru dari konsep MRT negara lain karena harus disesuaikan dengan karakteristik masyarakat,” kata Heru Nugroho.

Sumber: Kompas.com



[Image: 5147433576_a332603046.jpg]
Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)