Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Wonogiri
(26-06-2010, 09:56 AM)animaX Wrote:
Quote:KA Feeder Mogok, Penumpang Turun
Sabtu, 26/06/2010 09:00 WIB - qds

NGAPEMAN—Puluhan penumpang kereta feeder jurusan Solo-Wonogiri terpaksa turun setelah kereta itu ngambek alias mogok di tepi Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di seberang Toko Buku Gramedia atau sekitar 25 meter dari Perempatan Ngapeman, Jumat (25/6).

Awalnya rangkaian kereta KA 956 yang terdiri dari lokomotif bernomor BB30013, 2 gerbong ekonomi 66530 dan 93562 tersebut berangkat dari Stasiun Purwosasi seperti biasa pada pukul 09.00 WIB. Seluruh perlengkapan, mesin dan lokomotif pun sudah dicek. Namun ternyata baru berangkat sekitar 15 menit mulai ngadat. Akhirnya masinis memutuskan untuk menghentikan kereta berkapasitas 106 penumpang/gerbong tersebut.

“Terpaksa kereta saya hentikan di sekitar sini, beberapa meter dari perempatan Ngapeman. Wah coba kalau mogoknya pas di perempatan itu pasti akan macet dan banyak pengguna jalan yang kerepotan,” Masinis, Hasrul Efendi yang mengaku baru kali ini feeder mogok sejak dioperasikan.
Menurut Hasrul, kereta feeder itu memang umurnya sudah tua, lokomotifnya sendiri buatan tahun 1984. Setiap hari kereta itu membawa dan mengangkut penumpang tujuan Solo-Wonogiri. Kereta itu setiap hari menempuh jarak sekitar 31 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1,5 hingga 2 jam dan kecepatan 20 km/jam. Sementara tiket penumpang pun sangat murah hanya Rp 2.000/penumpang.

“Mungkin mesinnya panas, lokomotifnya saja juga sudah tua. Yang penting sebelum berangkat tadi kami sudah mengecek semuanya, dan ternyata bagus. Kita sedang menunggu Lokpen (Lokomotif Penolong) dari Purwosari, entah nanti mau ditarik ke Purwosari kembali ataukah ke Solo kota,” ujar Hasrun.

Hampir dua jam, kereta feeder menunggu Lokpen yang tak juga datang. penumpang pun tak sabar, bergegas turun. Mereka memilih melanjutkan perjalanan dengan naik becak tak jauh dari city walk di Jalan Slamet Riyadi. Kendati demikian segelintir penumpang ada yang menunggu feeder diperbaiki.

Kepala Humas Daop VI, Eko Budiyanto kepada wartawan mengatakan, kereta feeder itu sesungguhnya masih laik jalan. “Kalau penumpang komplain, ya bisa kembali ke Purwosari dan tiket akan kami kembalikan utuh,” tegasnya. (qds)

http://www.harianjoglosemar.com/berita/k...18618.html

lambat bener penanganannya.... kalau mau didorong sampai Solo Kota kemudian dilanjutkan ke Wonogiri ya pakai BB30029 atau D301xx kalau cuma ditarik ke Purwosari pakai CC201 juga bisa kan Ngikik

BB 30013 yg kemaren bawa 2 K3 itu ya? Kalau dibandingkan ama BB 30029 ya masih lebih baik si 29 itu. Emangnya 13 g pernah dipakai ya?
Reply
(26-06-2010, 10:00 AM)sepur_lori Wrote:
(26-06-2010, 09:56 AM)animaX Wrote:
Quote:KA Feeder Mogok, Penumpang Turun
Sabtu, 26/06/2010 09:00 WIB - qds

NGAPEMAN—Puluhan penumpang kereta feeder jurusan Solo-Wonogiri terpaksa turun setelah kereta itu ngambek alias mogok di tepi Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di seberang Toko Buku Gramedia atau sekitar 25 meter dari Perempatan Ngapeman, Jumat (25/6).

Awalnya rangkaian kereta KA 956 yang terdiri dari lokomotif bernomor BB30013, 2 gerbong ekonomi 66530 dan 93562 tersebut berangkat dari Stasiun Purwosasi seperti biasa pada pukul 09.00 WIB. Seluruh perlengkapan, mesin dan lokomotif pun sudah dicek. Namun ternyata baru berangkat sekitar 15 menit mulai ngadat. Akhirnya masinis memutuskan untuk menghentikan kereta berkapasitas 106 penumpang/gerbong tersebut.

“Terpaksa kereta saya hentikan di sekitar sini, beberapa meter dari perempatan Ngapeman. Wah coba kalau mogoknya pas di perempatan itu pasti akan macet dan banyak pengguna jalan yang kerepotan,” Masinis, Hasrul Efendi yang mengaku baru kali ini feeder mogok sejak dioperasikan.
Menurut Hasrul, kereta feeder itu memang umurnya sudah tua, lokomotifnya sendiri buatan tahun 1984. Setiap hari kereta itu membawa dan mengangkut penumpang tujuan Solo-Wonogiri. Kereta itu setiap hari menempuh jarak sekitar 31 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1,5 hingga 2 jam dan kecepatan 20 km/jam. Sementara tiket penumpang pun sangat murah hanya Rp 2.000/penumpang.

“Mungkin mesinnya panas, lokomotifnya saja juga sudah tua. Yang penting sebelum berangkat tadi kami sudah mengecek semuanya, dan ternyata bagus. Kita sedang menunggu Lokpen (Lokomotif Penolong) dari Purwosari, entah nanti mau ditarik ke Purwosari kembali ataukah ke Solo kota,” ujar Hasrun.

Hampir dua jam, kereta feeder menunggu Lokpen yang tak juga datang. penumpang pun tak sabar, bergegas turun. Mereka memilih melanjutkan perjalanan dengan naik becak tak jauh dari city walk di Jalan Slamet Riyadi. Kendati demikian segelintir penumpang ada yang menunggu feeder diperbaiki.

Kepala Humas Daop VI, Eko Budiyanto kepada wartawan mengatakan, kereta feeder itu sesungguhnya masih laik jalan. “Kalau penumpang komplain, ya bisa kembali ke Purwosari dan tiket akan kami kembalikan utuh,” tegasnya. (qds)

http://www.harianjoglosemar.com/berita/k...18618.html

lambat bener penanganannya.... kalau mau didorong sampai Solo Kota kemudian dilanjutkan ke Wonogiri ya pakai BB30029 atau D301xx kalau cuma ditarik ke Purwosari pakai CC201 juga bisa kan Ngikik

BB 30013 yg kemaren bawa 2 K3 itu ya? Kalau dibandingkan ama BB 30029 ya masih lebih baik si 29 itu. Emangnya 13 g pernah dipakai ya?


Pengalaman yang saya rasakan untuk dinas ke wonogiri biasanya menggunakan yang 29 tenaga masih kuat dan sekali menggunakan 13 sering berhenti tanpa sebab di jalan serta kalau naik tanjakan, memang betul mas di jalur ini harus bisa dilintasi loko kelas CC lah begitu trauble di wonogiri siapa yang mau menolong..
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
(26-06-2010, 10:00 AM)sepur_lori Wrote: BB 30013 yg kemaren bawa 2 K3 itu ya? Kalau dibandingkan ama BB 30029 ya masih lebih baik si 29 itu. Emangnya 13 g pernah dipakai ya?

iya bawa 2 K3... sepur_lori lihat ya? Wink


13 kadang2 saja dipakai... entah kemana si 29 lagi bobo Ngeledek
[Image: overstappen.png]
(26-06-2010, 10:41 AM)eko winarno Wrote: Pengalaman yang saya rasakan untuk dinas ke wonogiri biasanya menggunakan yang 29 tenaga masih kuat dan sekali menggunakan 13 sering berhenti tanpa sebab di jalan serta kalau naik tanjakan, memang betul mas di jalur ini harus bisa dilintasi loko kelas CC lah begitu trauble di wonogiri siapa yang mau menolong..

Kemarin troublenya masih di jalur R42 Slamet Riyadi mestinya bisa masuk CC201Ngikik
.
Reply
(26-06-2010, 10:42 AM)animaX Wrote:
(26-06-2010, 10:00 AM)sepur_lori Wrote: BB 30013 yg kemaren bawa 2 K3 itu ya? Kalau dibandingkan ama BB 30029 ya masih lebih baik si 29 itu. Emangnya 13 g pernah dipakai ya?

iya bawa 2 K3... sepur_lori lihat ya? Wink


13 kadang2 saja dipakai... entah kemana si 29 lagi bobo Ngeledek
[Image: overstappen.png]
(26-06-2010, 10:41 AM)eko winarno Wrote: Pengalaman yang saya rasakan untuk dinas ke wonogiri biasanya menggunakan yang 29 tenaga masih kuat dan sekali menggunakan 13 sering berhenti tanpa sebab di jalan serta kalau naik tanjakan, memang betul mas di jalur ini harus bisa dilintasi loko kelas CC lah begitu trauble di wonogiri siapa yang mau menolong..

Kemarin troublenya masih di jalur R42 Slamet Riyadi mestinya bisa masuk CC201Ngikik


Lagi PA barang kali mas..Ngakak
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
(26-06-2010, 10:45 AM)eko winarno Wrote: Lagi PA barang kali mas..Ngakak

bukannya yang harus di PA si 13 ini? Ngakak 29 tiduran di Balapan kali ya?
Soalnya yang biasa jadi tukang langsir D301.... BB300 jarang digunakan untuk langsir
.
Reply
(26-06-2010, 10:42 AM)animaX Wrote:
(26-06-2010, 10:00 AM)sepur_lori Wrote: BB 30013 yg kemaren bawa 2 K3 itu ya? Kalau dibandingkan ama BB 30029 ya masih lebih baik si 29 itu. Emangnya 13 g pernah dipakai ya?

iya bawa 2 K3... sepur_lori lihat ya? Wink


13 kadang2 saja dipakai... entah kemana si 29 lagi bobo Ngeledek

Iya kemaren saya lihat di Balapan baru berangkat ke Purwosari barengan masuk sama Sri Tandjung dari Lempuyangan yg berhenti di Balapan karena mau silang sama Prameks dari Jebres. Dari penampilannya aja si 13 udh buruk banget, beda sama 29 yg walaupun sama2 tua tapi masih kelihatan bagus.

Nah wkt pulang naik Lodaya saya liat di dipo Balapan KRD Prameks ungu baru tidur di badug barat diikuti belakangnya ada BB 300 tapi g jelas itu 13 atau 29. Jadi inget kejadian BB 30029 yg nabrak paving block sampe pipa angin remnya pedhot lalu ditolong sama D 30122 ...

Mungkin karena kepanasan itulah yg menyebabkan 13 mogok di jalan.
Reply
(26-06-2010, 10:56 AM)sepur_lori Wrote: Iya kemaren saya lihat di Balapan baru berangkat ke Purwosari barengan masuk sama Sri Tandjung dari Lempuyangan yg berhenti di Balapan karena mau silang sama Prameks dari Jebres. Dari penampilannya aja si 13 udh buruk banget, beda sama 29 yg walaupun sama2 tua tapi masih kelihatan bagus.

Nah wkt pulang naik Lodaya saya liat di dipo Balapan KRD Prameks ungu baru tidur di badug barat diikuti belakangnya ada BB 300 tapi g jelas itu 13 atau 29. Jadi inget kejadian BB 30029 yg nabrak paving block sampe pipa angin remnya pedhot lalu ditolong sama D 30122 ...

Mungkin karena kepanasan itulah yg menyebabkan 13 mogok di jalan.

Bedanya 29 dengan 13 terletak pada angka nomornya... kalau yg 29 dari jauh kurang jelas terlihat, sementara yang 13 warnanya putih Big Grin
.
Reply
(26-06-2010, 11:00 AM)animaX Wrote:
(26-06-2010, 10:56 AM)sepur_lori Wrote: Iya kemaren saya lihat di Balapan baru berangkat ke Purwosari barengan masuk sama Sri Tandjung dari Lempuyangan yg berhenti di Balapan karena mau silang sama Prameks dari Jebres. Dari penampilannya aja si 13 udh buruk banget, beda sama 29 yg walaupun sama2 tua tapi masih kelihatan bagus.

Nah wkt pulang naik Lodaya saya liat di dipo Balapan KRD Prameks ungu baru tidur di badug barat diikuti belakangnya ada BB 300 tapi g jelas itu 13 atau 29. Jadi inget kejadian BB 30029 yg nabrak paving block sampe pipa angin remnya pedhot lalu ditolong sama D 30122 ...

Mungkin karena kepanasan itulah yg menyebabkan 13 mogok di jalan.

Bedanya 29 dengan 13 terletak pada angka nomornya... kalau yg 29 dari jauh kurang jelas terlihat, sementara yang 13 warnanya putih Big Grin

Trus strip putih pd 29 lurus saja, kalo 13 tdk lurus tapi turun di depan mengikuti alurnya. O iya baru ingat skrg yg tidur di belakang KRD Prameks ungu itu si 13 ...
Reply
Jadi inget BB 30003 yang dulu warnanya biru panakawan beda dengan loko lain ....in memoriam hiks..
.
Reply
(28-06-2010, 05:11 PM)animaX Wrote: Jadi inget BB 30003 yang dulu warnanya biru panakawan beda dengan loko lain ....in memoriam hiks..


Yang BB30003 kuburannya di mana mas...Bingung
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 5 Guest(s)