Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Berita Umum Menyangkut Kereta Api
Sanksi bagi kondektur "nakal" di dalam KA:

Quote:Terima Uang di KA, Kondektur Harus Bayar Rp 1,8 Juta
Senin, 24 Mei 2010 | 11:27 WIB

CIREBON, TRIBUN-Satijan, kondektur Kereta Api Purwojaya, terpaksa harus membayar ganti rugi plus denda 100 persen karena telah menerima uang dari 10 penumpang gelap saat kereta api sudah melaju, tadi pagi.

Para penumpang gelap ini naik dari Stasiun Jatinegara dengan tujuan Cilacap. Mereka terjaring operasi gabungan yang dilakukan Daop 3 Cirebon.

"Benar, Pak. Saya yang bertanggung jawab," ujar Satijan sesaat setelah menandatangani surat pernyataan terkait pelanggaran yang dilakukannya.

Humas Daop 3 Cirebon, Rudi Effendi, mengatakan total yang harus dibayar Sartijan mencapai Rp 1,8 juta.

"Itu adalah ganti rugi tiket untuk 10 penumpang termasuk denda 100 persen," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar Online

Semoga jumlah kondektur "nakal" yang memungut uang dari penumpang tak bertiket semakin berkurang dengan adanya sanksi dari PT. KA ini...
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
(25-05-2010, 02:40 PM)Charles Wrote: Sanksi bagi kondektur "nakal" di dalam KA:

Quote:Terima Uang di KA, Kondektur Harus Bayar Rp 1,8 Juta
Senin, 24 Mei 2010 | 11:27 WIB

CIREBON, TRIBUN-Satijan, kondektur Kereta Api Purwojaya, terpaksa harus membayar ganti rugi plus denda 100 persen karena telah menerima uang dari 10 penumpang gelap saat kereta api sudah melaju, tadi pagi.

Para penumpang gelap ini naik dari Stasiun Jatinegara dengan tujuan Cilacap. Mereka terjaring operasi gabungan yang dilakukan Daop 3 Cirebon.

"Benar, Pak. Saya yang bertanggung jawab," ujar Satijan sesaat setelah menandatangani surat pernyataan terkait pelanggaran yang dilakukannya.

Humas Daop 3 Cirebon, Rudi Effendi, mengatakan total yang harus dibayar Sartijan mencapai Rp 1,8 juta.

"Itu adalah ganti rugi tiket untuk 10 penumpang termasuk denda 100 persen," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar Online

Semoga jumlah kondektur "nakal" yang memungut uang dari penumpang tak bertiket semakin berkurang dengan adanya sanksi dari PT. KA ini...


Kambing janganlah menggoda dengan surat cinta kepada pak kendektur, karena pak kondektur manusia juga yang kekuatan imannya juga terbatas.
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
Rencana pembangunan rel KA di Kalimantan:

Quote:Proyek Kereta Api Batubara di Kalimantan Tengah Tertunda

JAKARTA. Realisasi proyek rel keretaapi khusus pengangkutan batubara di Kalimantan Tengah bakal tertunda. Penyebabnya, 15 investor yang berminat menggarap proyek yang ditawarkan lewat kerjasama pemerintah dan swasta alias public private partnership (PPP) tersebut meminta penundaan pengajuan dokumen pra-kualifikasi.

Deputi Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Dedi S. Priatna bilang, investor minta perpanjangan waktu untuk melengkapi dokumen tender. "Ada beberapa syarat ingin mereka matangkan," ujar dia kepada KONTAN, Senin (24/5).

Sebetulnya, Dedi mengungkapkan, batas akhir pengajuan dokumen pra-kualifikasi untuk proyek rel keretaapi sepanjang 185 kilometer itu jatuh pada 21 Mei 2010 lalu. Tapi karena ada permintaan perpanjangan waktu, pengajuan dokumen mundur menjadi 4 Juni 2010 nanti.

Menurut Direktur Pengembangan Kemitraan Pemerintah dan Swasta Bappenas Bastary Pandji Indra, penundaan terpaksa dilakukan lantaran ada dua syarat utama yang belum dilengkapi investor agar bisa lolos ke tahap prakualifikasi.
Syarat pertama, investor harus memiliki kas sedikitnya US$ 2 juta. Kedua, investor harus memiliki total aset mencapai US$ 10 juta.

Nah, untuk memenuhi syarat tersebut, ke-15 investor tersebut berusaha membentuk konsorsium dengan perusahaan lainnya. "Kalau mereka sendirian tidak akan bisa memenuhi dua syarat tersebut," imbuh Bastary.

Ke-15 investor tersebut adalah Vestindo Primaland, Itochu Corporation, PT Jasapower Indonesia, IL & FS Transportation Network Limited, Soma-Ircon-Avantika Consortium, China Communications Construction Company,
PT MAP Resources Consortiums, PT Darshanaa Consortium, PT Bakrie Indo Infrastructure, PT Mega Guna Ganda Semesta, PT Industri Keretaapi, PT Barito Pacific Group, PT Mandira Sani Pratama, PT Trans Kutai Kencana, serta PT Sarida Utama.

Program Manajemen Spesialis Bappenas Lukas Hutagalung menjelaskan, nilai investasi proyek rel keretaapi Purukcahu-Bangkuang itu ternyata juga membengkak. Semula ditaksir cuma US$ 1,5 miliar saja, tapi kini menjadi US$ 2,2 miliar. Soalnya, "Belum memasukkan biaya untuk perbaikan pelabuhan dan angkutan sungai di sekitar proyek," ungkap dia.
Dengan penundaan ini, Lukas memperkirakan, paling cepat pembangunan proyek rel keretaapi tersebut baru bisa dimulai pada pertengahan 2011. "Proses pembebasan lahan pun sudah tidak bermasalah, hanya tengah menjalani proses di Kementerian Kehutanan," ujarnya.

Sumber : Kontan Online
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
Proyek Kereta Api di Kalteng butuh Rp.20 triliun.
Rencana Pembangunannya :
1. Paket tahap 1A : Purukcahu - Bangkuang - 185 km.
2. Paket tahap 1B : Bangkuan - Lupuk Dalam/Batanjung - 175 km.
3. Paket tahap 2 : Kudangan - Kumai - 195 km.
4. Paket tahap 3 : Purukcahu - K.Kurun - K.Pembuang - 466 km.
5. Paket tahap 4A: Tumbang Samba - Nanga Bulik - 418 km
6. Paket tahap 4B: Kuala Kurun - Lupuk Dalam/Batanjung- 390 km.

di sini Investor/kontraktor harus yang profesional karena membuka medan baru yang nota bene lain dengan di Jawa dan Sumatra dan jangan sampai investor bodong ikut tender.Minimal investor harus mempunyai aset 500 juta dollar, kalau seperti yang di beritakan mas carles yang cuma juta 10 dollars wah itu mending jangan di loloskan.
sumber Banjar Masin Post.kamis 20/5/2010
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
(27-05-2010, 05:26 AM)eko winarno Wrote: Proyek Kereta Api di Kalteng butuh Rp.20 triliun.
Rencana Pembangunannya :
1. Paket tahap 1A : Purukcahu - Bangkuang - 185 km.
2. Paket tahap 1B : Bangkuan - Lupuk Dalam/Batanjung - 175 km.
3. Paket tahap 2 : Kudangan - Kumai - 195 km.
4. Paket tahap 3 : Purukcahu - K.Kurun - K.Pembuang - 466 km.
5. Paket tahap 4A: Tumbang Samba - Nanga Bulik - 418 km
6. Paket tahap 4B: Kuala Kurun - Lupuk Dalam/Batanjung- 390 km.

di sini Investor/kontraktor harus yang profesional karena membuka medan baru yang nota bene lain dengan di Jawa dan Sumatra dan jangan sampai investor bodong ikut tender.Minimal investor harus mempunyai aset 500 juta dollar, kalau seperti yang di beritakan mas carles yang cuma juta 10 dollars wah itu mending jangan di loloskan.
sumber Banjar Masin Post.kamis 20/5/2010

bukannya ditunda???

Reply
(27-05-2010, 06:31 AM)asep_0907 Wrote:
(27-05-2010, 05:26 AM)eko winarno Wrote: Proyek Kereta Api di Kalteng butuh Rp.20 triliun.
Rencana Pembangunannya :
1. Paket tahap 1A : Purukcahu - Bangkuang - 185 km.
2. Paket tahap 1B : Bangkuan - Lupuk Dalam/Batanjung - 175 km.
3. Paket tahap 2 : Kudangan - Kumai - 195 km.
4. Paket tahap 3 : Purukcahu - K.Kurun - K.Pembuang - 466 km.
5. Paket tahap 4A: Tumbang Samba - Nanga Bulik - 418 km
6. Paket tahap 4B: Kuala Kurun - Lupuk Dalam/Batanjung- 390 km.

di sini Investor/kontraktor harus yang profesional karena membuka medan baru yang nota bene lain dengan di Jawa dan Sumatra dan jangan sampai investor bodong ikut tender.Minimal investor harus mempunyai aset 500 juta dollar, kalau seperti yang di beritakan mas carles yang cuma juta 10 dollars wah itu mending jangan di loloskan.
sumber Banjar Masin Post.kamis 20/5/2010

bukannya ditunda???

tanggalnya minggu kmrn kang Ngikik

[Image: banner.jpg]
Reply
(27-05-2010, 04:55 PM)Logawa_exp Wrote:
(27-05-2010, 06:31 AM)asep_0907 Wrote:
(27-05-2010, 05:26 AM)eko winarno Wrote: Proyek Kereta Api di Kalteng butuh Rp.20 triliun.
Rencana Pembangunannya :
1. Paket tahap 1A : Purukcahu - Bangkuang - 185 km.
2. Paket tahap 1B : Bangkuan - Lupuk Dalam/Batanjung - 175 km.
3. Paket tahap 2 : Kudangan - Kumai - 195 km.
4. Paket tahap 3 : Purukcahu - K.Kurun - K.Pembuang - 466 km.
5. Paket tahap 4A: Tumbang Samba - Nanga Bulik - 418 km
6. Paket tahap 4B: Kuala Kurun - Lupuk Dalam/Batanjung- 390 km.

di sini Investor/kontraktor harus yang profesional karena membuka medan baru yang nota bene lain dengan di Jawa dan Sumatra dan jangan sampai investor bodong ikut tender.Minimal investor harus mempunyai aset 500 juta dollar, kalau seperti yang di beritakan mas carles yang cuma juta 10 dollars wah itu mending jangan di loloskan.
sumber Banjar Masin Post.kamis 20/5/2010

bukannya ditunda???

tanggalnya minggu kmrn kang Ngikik


ya betul di tunda karena investor tidak memenuhi persyaratan..mas.
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
Nah ini yang bikin stress penggemar K3 Ngikik

Tarif Penumpang Kereta Ekonomi Naik Mulai Juni
Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api (Persero) memastikan tarif angkutan penumpang kelas ekonomi untuk semua jurusan akan naik mulai Juni 2010.
"Tarif kereta ekonomi akan disesuaikan pada Juni. Namun besaran kenaikan kami usulkan 50 persen," kata Direktur Utama PTKA, Ignasius Jonan, usai seminar "Mapping Anatomi BUMN Menuju World Class Company", di Jakarta, Rabu.
Menurut Jonan, usulan kenaikan sudah disampaikan kepada Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang saham, dan Kementerian Perhubungan.
"Tarif kelas ekonomi sudah tidak naik sejak delapan tahun lalu, sehingga perlu ada penyesuaian," katanya.
Ia menjelaskan, dalam usulan yang disampaikan kepada pemerintah, kenaikan diharapkan mencapai 70 persen.
"Namun, kemungkinan akan disetujui sebesar 50 persen, dengan pola penerapan bertahap dalam dua tahun," katanya.
Adapun angka 50 persen disesuaikan dengan kemampuan membayar dari konsumen.
Keharusan menaikkan tarif, terkait dengan persaingan usaha pada transportasi darat antara Kereta Api dengan angkutan truk yang menggunakan bahan bakar solar bersubsidi.
"Saat ini PTKA diwajibkan membayar `TAC` (track access charge) pengunaan jalan rel milik negara. TAC yang besar berdampak pada biaya operasi perusahaan," kata Jonan.
Meski begitu, Jonan tidak merinci tarif penumpang ekonomi penumpang yang berlaku pada saat ini.
Ia hanya menjelaskan, dengan kenaikan tarif tersebut sudah menggambarkan tingkat tarif keekonomian PTKA.
Kenaikan besaran tarif penumpang ekonomi terakhir kali naik pada 2004 sebesar 10-20 persen dari tahun 2002.
Dengan kebijakan tarif kereta ekonomi yang masih rendah tersebut, PTKA memproleh dana sebesar Rp500 miliar yang digunakan untuk subsidi penumpang sebagai pelaksana kewajiban kepada publik (PSO).
Jonan mengaku, dengan menaikkan tarif penumpang maka perseroan juga bersedia dana PSO yang bersumber dari APBN dikurangi sebesar persentasi kenaikan tarif.

Reply
(27-05-2010, 07:06 PM)asep_0907 Wrote: Nah ini yang bikin stress penggemar K3 Ngikik

Tarif Penumpang Kereta Ekonomi Naik Mulai Juni
Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api (Persero) memastikan tarif angkutan penumpang kelas ekonomi untuk semua jurusan akan naik mulai Juni 2010.
"Tarif kereta ekonomi akan disesuaikan pada Juni. Namun besaran kenaikan kami usulkan 50 persen," kata Direktur Utama PTKA, Ignasius Jonan, usai seminar "Mapping Anatomi BUMN Menuju World Class Company", di Jakarta, Rabu.
Menurut Jonan, usulan kenaikan sudah disampaikan kepada Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang saham, dan Kementerian Perhubungan.
"Tarif kelas ekonomi sudah tidak naik sejak delapan tahun lalu, sehingga perlu ada penyesuaian," katanya.
Ia menjelaskan, dalam usulan yang disampaikan kepada pemerintah, kenaikan diharapkan mencapai 70 persen.
"Namun, kemungkinan akan disetujui sebesar 50 persen, dengan pola penerapan bertahap dalam dua tahun," katanya.
Adapun angka 50 persen disesuaikan dengan kemampuan membayar dari konsumen.
Keharusan menaikkan tarif, terkait dengan persaingan usaha pada transportasi darat antara Kereta Api dengan angkutan truk yang menggunakan bahan bakar solar bersubsidi.
"Saat ini PTKA diwajibkan membayar `TAC` (track access charge) pengunaan jalan rel milik negara. TAC yang besar berdampak pada biaya operasi perusahaan," kata Jonan.
Meski begitu, Jonan tidak merinci tarif penumpang ekonomi penumpang yang berlaku pada saat ini.
Ia hanya menjelaskan, dengan kenaikan tarif tersebut sudah menggambarkan tingkat tarif keekonomian PTKA.
Kenaikan besaran tarif penumpang ekonomi terakhir kali naik pada 2004 sebesar 10-20 persen dari tahun 2002.
Dengan kebijakan tarif kereta ekonomi yang masih rendah tersebut, PTKA memproleh dana sebesar Rp500 miliar yang digunakan untuk subsidi penumpang sebagai pelaksana kewajiban kepada publik (PSO).
Jonan mengaku, dengan menaikkan tarif penumpang maka perseroan juga bersedia dana PSO yang bersumber dari APBN dikurangi sebesar persentasi kenaikan tarif.

Hadoh, kenapa tinggi sekali kenaikanya???
Dampaknya bklan gede kalo gni, selain bkl beralih ke moda transportasi lain.
Mstinya dilihat berdasarkan rute aja, mngkn bisa didasarkan tanggal kyk kelas eksekutif mngkn?
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri Ngiler
Reply
(27-05-2010, 07:40 PM)enrico Wrote:
(27-05-2010, 07:06 PM)asep_0907 Wrote: Nah ini yang bikin stress penggemar K3 Ngikik

Tarif Penumpang Kereta Ekonomi Naik Mulai Juni
[spoiler]Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api (Persero) memastikan tarif angkutan penumpang kelas ekonomi untuk semua jurusan akan naik mulai Juni 2010.
"Tarif kereta ekonomi akan disesuaikan pada Juni. Namun besaran kenaikan kami usulkan 50 persen," kata Direktur Utama PTKA, Ignasius Jonan, usai seminar "Mapping Anatomi BUMN Menuju World Class Company", di Jakarta, Rabu.
Menurut Jonan, usulan kenaikan sudah disampaikan kepada Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang saham, dan Kementerian Perhubungan.
"Tarif kelas ekonomi sudah tidak naik sejak delapan tahun lalu, sehingga perlu ada penyesuaian," katanya.
Ia menjelaskan, dalam usulan yang disampaikan kepada pemerintah, kenaikan diharapkan mencapai 70 persen.
"Namun, kemungkinan akan disetujui sebesar 50 persen, dengan pola penerapan bertahap dalam dua tahun," katanya.
Adapun angka 50 persen disesuaikan dengan kemampuan membayar dari konsumen.
Keharusan menaikkan tarif, terkait dengan persaingan usaha pada transportasi darat antara Kereta Api dengan angkutan truk yang menggunakan bahan bakar solar bersubsidi.
"Saat ini PTKA diwajibkan membayar `TAC` (track access charge) pengunaan jalan rel milik negara. TAC yang besar berdampak pada biaya operasi perusahaan," kata Jonan.
Meski begitu, Jonan tidak merinci tarif penumpang ekonomi penumpang yang berlaku pada saat ini.
Ia hanya menjelaskan, dengan kenaikan tarif tersebut sudah menggambarkan tingkat tarif keekonomian PTKA.
Kenaikan besaran tarif penumpang ekonomi terakhir kali naik pada 2004 sebesar 10-20 persen dari tahun 2002.
Dengan kebijakan tarif kereta ekonomi yang masih rendah tersebut, PTKA memproleh dana sebesar Rp500 miliar yang digunakan untuk subsidi penumpang sebagai pelaksana kewajiban kepada publik (PSO).
Jonan mengaku, dengan menaikkan tarif penumpang maka perseroan juga bersedia dana PSO yang bersumber dari APBN dikurangi sebesar persentasi kenaikan tarif.[/spoiler]

Hadoh, kenapa tinggi sekali kenaikanya???
Dampaknya bklan gede kalo gni, selain bkl beralih ke moda transportasi lain.
Mstinya dilihat berdasarkan rute aja, mngkn bisa didasarkan tanggal kyk kelas eksekutif mngkn?

nantinya KA Serayu hanya beda 5rb sama Argo Parahyangan kelas bisnis kalau tujuan BD..

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)