Posts: 1,185
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
22
20-05-2010, 05:47 AM
(This post was last modified: 20-05-2010, 05:48 AM by Logawa_exp.)
(19-05-2010, 07:00 PM)Andrew_CN Wrote: (18-05-2010, 07:13 PM)Logawa_exp Wrote: wah kalo wifi di Argo Lawu, ane lum tahu..
tapi kalo di gajayana,ane pernah coba, tapi ga bisa connect internet..
momods skalian, numpang OOT buat njawab:
masalahnya suda berada d rangkaian yg bnerkah akang?
karna gajayana yg uda ada wi fi nya kan baru 1 rangkaian & d kasi tanda '*'
yg artinya syarat & ketentuan berlaku & berkaitan dengan pihak reskan
yukz ah, uda

kjadian cukup melatih jantung terjadi pada KA 7 hari senen (17 mei 2010) saat KA 7 terpaksa BLB d sta CN sekitar jam 1.42 siank karna ada perbaikan rem block & per boggie d spoor 3, rupanya terjadi human error & hampir mengakibatkan PLH (ato kjadian sperti ini termasuk hanya rinja? harap d koreksi klo salah sebut sbagai PLH)
sekitar stelah 5-8mnit perbaikan masi d lakukan & mengingat keadaan PPKA sta CN mungkin saat itu sangat crowded dengan banyak jadwal KA yg terhambat masuk slama beberapa hari itu & juga dengan harus menaruh fokus perhatian pandangan & pendengarang karna adanya perbaikan spoor 1, PPKA rupanya melakukan human error yg cukup fatal d susul dengan kelalian mass & stocker KA 7 sendiri.
sesaat PPKA memberi pengumuman pada mass & stocker KA 7 yg berbunyi "Jalur 3 kereta api argo lawu setelah selesai perbaikan PUK dipersiapkan berangkat kembali, dari jalur 3 argo lawu dari SLO tujuan GMR persiapan berangkat"
sementara dinas PUK saat itu masi melaksanakan perbaikan d sela2 boggie KA & kesalahan PPKA terjadi saat memberikan aspek signal hijau, sementara blum ada konfirmasi dari PUK, diiringi dengan pengumuman yg berbunyi "jalur 3 mass KA 7 masi belum d berangkatkan, menunggu selesai dinas PUK"
Entah apa yg terdengar d kabin lok KA 7, tiba2 mass KA 7 memberikan Semboyan 35 & petugas PPKA pun mengulangi pengumuman terakhir dengan lebih keras, namun mass KA 7 tetap menthrotle lok CC 204 08nya, sampai petugas PUK yg masi berada d sela2 boggie rel (sekitar 5 orang d bawah K1 yg berbeda) ada yg kaget & loncat, ada yg sampai teriak. Namun tampaknya mass KA 7 masi blum sadar meskipun sampai petugas PPKA mengulang pengumuman itu 2x lagi dengan suara yg menghentak. Setelah rangkaian beranjak sekitar 1 kereta, petugas PPKA merubah aspek signal secara mendadak menjadi merah kembali & hampir mengejar KA 7 dengan bendera merah (lupa itu semboyan berapa) KA baru berhenti.
Semua petugas PUK yg ada marah & mass pun kena omel & semua pedagang asongan serta penumpang KA 17 & 117 yg hari itu terlambat yg mengetahui apa yg terjadi smua tercengang kaget. Satu kesalahan fatal yg bisa merenggut nyawa bagi mass & stocker karna membunyikan Semboyan 35 & menjalankan loknya tanpa memastikan & melongok sama skli apakah s40 & 41 sudah ada d berikan d belakangnya. Sementara bagi PPKA sendiri terlalu cepat memberikan aspek signal hijau sebelum saatnya, yaitu sebelum dinas PUK selesai

waduh fatal banget tuh...seandainya dia tetep brkt sedangkan didepannya ternyata ada KA yang mau masuk bisa-bisa kayak bintaro!!.hiiiiiiiiiii 
jadi pengen ciptakan alat anti terobos sinyal dan ane pasang disemua lok dan KRD dan KRL di indonesia..
Posts: 3,962
Threads: 0
Joined: Feb 2010
Reputation:
47
(20-05-2010, 05:47 AM)Logawa_exp Wrote: waduh fatal banget tuh...seandainya dia tetep brkt sedangkan didepannya ternyata ada KA yang mau masuk bisa-bisa kayak bintaro!!.hiiiiiiiiiii
jadi pengen ciptakan alat anti terobos sinyal dan ane pasang disemua lok dan KRD dan KRL di indonesia..
klo sampe kek bintaro, face to face bgitu rasanya kmungkinannya si kcil, karna spanjang CN-GMR uda DT smua, paling smua sta yg d dpannya kasi aspek merah smua ato mungkin belokin weselnya.
tapi memank anehnya hari itu juga ada jadwal yg ga biasa, yg harusnya dari arah barat stelah KA 2 brangkat, ga da argo tujuan DAOP III k timur lagi yg brangkat seharusnya, tapi ternyata gw dines KA 17 sempet ktemu 1 rangkaian argo yg entah itu apaan (kliatan bawa penumpang) sekitar stengah 3 sore d petak sta kaliwedi-kertasemaya, brarti jam 3 d CN nya
mungkin KA 2 yg pake rangkaian darurat karna rangkaian aslinya terjebak d SMT
Posts: 4,518
Threads: 0
Joined: Jan 2008
Reputation:
35
hmm............kalo dari sudut pandang masinisnya si mungkin masinisnya salah dengar karena faktor bisingnya mesin lok (apalagi kalo posisi short hood), lagipula kalo misalnya perbaikan PUK blom selesai seharusnya jangan memberikan sinyal hijau terlebih dahulu, karna masinis taunya jika sinyal hijau itu berarti KA harus brangkat meskipun dalam hal ini masinisnya juga teledor karena tidak melihat ke belakang untuk melihat S40 dari PPKA (kalo suruh denger S41 juga kadang2 sulit terdengar, jadi kebanyakan masinis berpatokan pada S40 dari PPKA).
Posts: 1,781
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
27
(19-05-2010, 07:00 PM)Andrew_CN Wrote: [quote='Logawa_exp' pid='159371' dateline='1274184814']
kjadian cukup melatih jantung terjadi pada KA 7 hari senen (17 mei 2010) saat KA 7 terpaksa BLB d sta CN sekitar jam 1.42 siank karna ada perbaikan rem block & per boggie d spoor 3, rupanya terjadi human error & hampir mengakibatkan PLH (ato kjadian sperti ini termasuk hanya rinja? harap d koreksi klo salah sebut sbagai PLH)
sekitar stelah 5-8mnit perbaikan masi d lakukan & mengingat keadaan PPKA sta CN mungkin saat itu sangat crowded dengan banyak jadwal KA yg terhambat masuk slama beberapa hari itu & juga dengan harus menaruh fokus perhatian pandangan & pendengarang karna adanya perbaikan spoor 1, PPKA rupanya melakukan human error yg cukup fatal d susul dengan kelalian mass & stocker KA 7 sendiri.
sesaat PPKA memberi pengumuman pada mass & stocker KA 7 yg berbunyi "Jalur 3 kereta api argo lawu setelah selesai perbaikan PUK dipersiapkan berangkat kembali, dari jalur 3 argo lawu dari SLO tujuan GMR persiapan berangkat"
sementara dinas PUK saat itu masi melaksanakan perbaikan d sela2 boggie KA & kesalahan PPKA terjadi saat memberikan aspek signal hijau, sementara blum ada konfirmasi dari PUK, diiringi dengan pengumuman yg berbunyi "jalur 3 mass KA 7 masi belum d berangkatkan, menunggu selesai dinas PUK"
Entah apa yg terdengar d kabin lok KA 7, tiba2 mass KA 7 memberikan Semboyan 35 & petugas PPKA pun mengulangi pengumuman terakhir dengan lebih keras, namun mass KA 7 tetap menthrotle lok CC 204 08nya, sampai petugas PUK yg masi berada d sela2 boggie rel (sekitar 5 orang d bawah K1 yg berbeda) ada yg kaget & loncat, ada yg sampai teriak. Namun tampaknya mass KA 7 masi blum sadar meskipun sampai petugas PPKA mengulang pengumuman itu 2x lagi dengan suara yg menghentak. Setelah rangkaian beranjak sekitar 1 kereta, petugas PPKA merubah aspek signal secara mendadak menjadi merah kembali & hampir mengejar KA 7 dengan bendera merah (lupa itu semboyan berapa) KA baru berhenti.
Semua petugas PUK yg ada marah & mass pun kena omel & semua pedagang asongan serta penumpang KA 17 & 117 yg hari itu terlambat yg mengetahui apa yg terjadi smua tercengang kaget. Satu kesalahan fatal yg bisa merenggut nyawa bagi mass & stocker karna membunyikan Semboyan 35 & menjalankan loknya tanpa memastikan & melongok sama skli apakah s40 & 41 sudah ada d berikan d belakangnya. Sementara bagi PPKA sendiri terlalu cepat memberikan aspek signal hijau sebelum saatnya, yaitu sebelum dinas PUK selesai

Weh... serem tenan.... Gak kebayang kayak gimana peistiwanya... ada yang kegencet gak?? Udah sempet jalan berapa meterkah?
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. 
Posts: 1,185
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
22
Posts: 3,962
Threads: 0
Joined: Feb 2010
Reputation:
47
(21-05-2010, 03:28 PM)Dj_Dj_300791 Wrote: Weh... serem tenan.... Gak kebayang kayak gimana peistiwanya... ada yang kegencet gak?? Udah sempet jalan berapa meterkah?
untungnya ga da, smua ptugas PUK yg melayani waktu itu berhasil menghindar smua, cuma ada baju yg robek aja kejepit roda.
uda sempet bergerak kira2 sepanjang 1 stengah sampe 2 gerbong itu KA kira2nya mah, uda lewatin tiang signal juga bnernya.
walopun mass KA itu berhasil memberhentikan & memundurkan kembali KAnya, tapi entah sgitu d kasi surat MS (melanggar signal) ga ya?
ga sempet liat ada dapet surat MSnya pa ga waktu d brangkatin
Posts: 4,569
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
54
CC 204 08 - KA 7 meninggalkan Stasiun Yogyakarta
Posts: 802
Threads: 0
Joined: Mar 2010
Reputation:
22
Posts: 4,569
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
54
^
ga perhatiin saya mas...
memperhatiin praminya
Posts: 35
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
0
hmm ...
mungkin perlu dipasang tanda LO/TO (Lock Out/Tag Out) kale yak
krn faktanya gak cukup dng mengandalkan kordinasi sinyal
jadi bbrp meter didepan lokonya dipasang penghalang/barrier
yng memasang dan mengangkat barrier adalah tim perbaikan
bhw kereta telah diblokade sementara.
Begitu perbaikan kelar, barrier diangkat dan laporkan ke otorita sinyal.
|