Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
All about D52 Series
#51
(09-03-2010, 12:22 AM)antimon40 Wrote:
(08-03-2010, 05:47 PM)Penjelajah Wrote: Memang pernah disana, tapi tidak lama. Itu karena D52 kurang sesuai dengan geografis dan elevasinya di bumi Parahyangan..

Mungkin yang dimaksud DD52 ??

Akhirnya memang begitu. Digantikan DD52. Lok Mallet memang lebih cocok untuk daerah pegunungan.



[Image: 4860986383_7d35fd903e_b.jpg]
Reply
#52
mudah2an si DD52 buat Sukabumi Heritage Railway Tour..amin
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#53
klo g salah D52 g ada diCibatu, karena lok ini menurut cerita cepet panas, klo lok mallet emang gudangnya diwilayah daop 2, dan maaf OOT DD52 saat ini sudah musnah sama sekali dan hanya ada dlm foto. yg ada CC5001 TMII, CC5029 ABR, dan Cc5022 belanda. skr back to D52
menag saya pernah denger juga D52 pernah melewati route BOO-SI-CJ-PDL, jd mungkin juga sih klo suatu saat nanti D52099 itu dihidupkan kembali bisa menjajal jalur itu kembali.
TRAVEL WARNING TRAIN DANGEROUSLY exotic VEHICLE



[Image: 2euifjl.jpg]
Reply
#54
Ups mksd na D52 yg di TMII buat SHRT Big Grin kelebihan D na ..ralat..
Ditunggu & pgn liat cara mindahinnya pake crane
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#55
(09-03-2010, 12:22 AM)antimon40 Wrote:
(08-03-2010, 05:47 PM)Penjelajah Wrote:
(08-03-2010, 03:54 PM)pinguin Wrote:
(09-04-2009, 10:06 PM)Rezza Habibie Wrote: D 52 mah gak perna nanjak ke cibatu kang,itu di MN a.k.a Madiun hehehe
bukannya beberapa lok D52 markas terakhirnya di cibatu? lupa nomer brapa aja....CMIIW

Memang pernah disana, tapi tidak lama. Itu karena D52 kurang sesuai dengan geografis dan elevasinya di bumi Parahyangan..

Mungkin yang dimaksud DD52 ??

Benar, yang pernah beroperasi disitu memang DD50/51/52



[Image: 4860986383_7d35fd903e_b.jpg]
Reply
#56
Yoi kang.
Yang beroprasi di lintas pegunungan adalah DD52. CMIIW

Back on Topic bahas D52 lagee yuks
Loco Project Designer for better Indonesian Railways Tengsin
Reply
#57
kalau bisa dihidupkan lagi pasti keren banget tuh..
btw, kalau bisa dihidupkan lagi kira-kira bisa melesat sampai 120 km/jam atau gak?
kan aslinya D52 merupakan lokomotif uap tercepat di Indonesia
Reply
#58
(24-03-2010, 01:59 AM)Penjelajah Wrote:
(09-03-2010, 12:22 AM)antimon40 Wrote:
(08-03-2010, 05:47 PM)Penjelajah Wrote:
(08-03-2010, 03:54 PM)pinguin Wrote:
(09-04-2009, 10:06 PM)Rezza Habibie Wrote: D 52 mah gak perna nanjak ke cibatu kang,itu di MN a.k.a Madiun hehehe
bukannya beberapa lok D52 markas terakhirnya di cibatu? lupa nomer brapa aja....CMIIW

Memang pernah disana, tapi tidak lama. Itu karena D52 kurang sesuai dengan geografis dan elevasinya di bumi Parahyangan..

Mungkin yang dimaksud DD52 ??

Benar, yang pernah beroperasi disitu memang DD50/51/52

Dulu waktu D52 baru datang di indonesia, pernah merajai lintas pegunungan di daerah Priangan walaupun hanya sebentar, tapi kemudian D52 dipindah ke lintas datar.
Alasan beberapa masinis senior waktu itu (termasuk satu yang pernah saya temui tahun 2006 silam, sebelum wafat), D52 itu cukup "beringas" dan susah dikontrol di lintas pegunungan. D52 maunya lari aja terus, padahal di lintas pegunungan, lari sama artinya dengan maut.
Makanya masinis yang biasa dinas di lintas pegunungan, banyak yang nggak suka dengan D52. Bahkan kecelakaan di Cipeundeuy tahun 1964 yang melibatkan lokomotif uap adalah loko D52.
Mereka lebih suka loko tipe mallet seperti CC50, DD52 atau DD51 yang besar dan lambat, tapi mudah dikendalikan.
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Reply
#59
Tahun 90-an kabarnya ada D52(mungkin no.86) yg masih aktif tp utk menarik KA wisata di PWT-KTA,trus mangkrak mulai th 1992 di PWT,akhirnya dirucat(?)
Trainz Art Picture - jual & terima order lukisan KA unik & berseni tinggi klik disini
Roda Tebang
Reply
#60
(16-08-2011, 09:55 PM)jeremiah I.H Wrote: Tahun 90-an kabarnya ada D52(mungkin no.86) yg masih aktif tp utk menarik KA wisata di PWT-KTA,trus mangkrak mulai th 1992 di PWT,akhirnya dirucat(?)

Namun sebenarnya ada satu di Purwokerto. Loko D52 ini dulu sering dipakai jalan setiap HUT KAI tanggal 28 September, dari Purwokerto ke Kutarjo PP, hingga tahun 1992. Jadi loko D52 ini adalah loko uap terakhir yang beroperasi di jalur utama.
Nah setelah itu loko itu hanya diparkir saja di Purwokerto.
Namun, tahun 2003 yang lalu loko ini sudah nggak kelihatan.
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)