Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
PS Gabungan Jaring Ribuan Penumpang
#21
Ada g keterangan lebih (≖᷆︵︣≖) ttg matra penumpang gelap oknum TNI ?? baik jumlah pd AD,AU maupun AL
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply
#22
(01-03-2010, 05:23 PM)CC-201-23 Wrote: Ada g keterangan lebih (≖᷆︵︣≖) ttg matra penumpang gelap oknum TNI ?? baik jumlah pd AD,AU maupun AL

Ada bos, tapi maaf gak bisa dibuka di forum termasuk nama koordinator sama asal kesatuan...
Reply
#23
oalah, aparat penegak malah gak bisa dijadikan contoh buat yg lain..
jangan mentang2 anda disegani, trus jadi seenaknya gitu dong..
udah gitu banyak yg ngaku aparat juga lagi.. PARAH !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Reply
#24
wah.. 120 JT lebih ..?? kalau tiap Daop di Adakan semacam itu.. Lumayan tuh.. Pendapatan PT.KA menjadi lebih baik dari pada sebelumnya..
Smoga aja Razia terhadap penumpang tak ber Tiket dapat terus dilaksanakan.. biar PT KA. Tak terus menerus Merugi.. dan semoga dengan bertambahnya pendapatan, Perkereta Apian kita semakin maju.. Amiinn..
Reply
#25
(02-03-2010, 03:02 AM)inoska Wrote: wah.. 120 JT lebih ..?? kalau tiap Daop di Adakan semacam itu.. Lumayan tuh.. Pendapatan PT.KA menjadi lebih baik dari pada sebelumnya..
Smoga aja Razia terhadap penumpang tak ber Tiket dapat terus dilaksanakan.. biar PT KA. Tak terus menerus Merugi.. dan semoga dengan bertambahnya pendapatan, Perkereta Apian kita semakin maju.. Amiinn..

Memang dalam beberapa operasi serupa baru-baru ini, banyak oknum pegawai TNI yang kedapatan melakukan hal serupa, yaitu naik KA tanpa tiket. Sudah seharusnya PT. KA sebagai penyelenggara jasa KA bertindak tegas dengan menyamakan penumpang pegawai TNI/Polri dengan penumpang warga sipil, artinya setiap orang yang ingin naik KA wajib membeli tiket resmi, tak memandang apakah ia pegawai TNI/Polri atau sipil. Bahkan PT. KCJ selaku anak perusahaan PT. KA juga melakukan tindakan yang sama.
Ini berguna untuk memberi edukasi pada masyarakat agar pelaksanaan operasional PT. KA dapat berjalan dengan baik dan tertib.
Yang jadi pertanyaan sebenarnya adalah: mengapa mereka enggan untuk membeli tiket? Padahal orang-orang dengan latar belakang ekonomi menengah ke bawah saja masih berkemauan dan sanggup untuk membeli tiket resmi meskipun tiket yang dibeli adalah tiket KA ekonomi yang non-AC.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
#26
he'eh...walau gaji kecil asal gemar menabung Big Grin pasti bisa naik KA mau K1, K2, atau K3, masa ga bisa sisihin 1 hari seribu rupiah ? toh disini aja banyak buruh yg di bawah UMR bisa koq pulkam dgn membeli karcis
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#27
(02-03-2010, 07:41 AM)Charles Wrote:
(02-03-2010, 03:02 AM)inoska Wrote: wah.. 120 JT lebih ..?? kalau tiap Daop di Adakan semacam itu.. Lumayan tuh.. Pendapatan PT.KA menjadi lebih baik dari pada sebelumnya..
Smoga aja Razia terhadap penumpang tak ber Tiket dapat terus dilaksanakan.. biar PT KA. Tak terus menerus Merugi.. dan semoga dengan bertambahnya pendapatan, Perkereta Apian kita semakin maju.. Amiinn..

Memang dalam beberapa operasi serupa baru-baru ini, banyak oknum pegawai TNI yang kedapatan melakukan hal serupa, yaitu naik KA tanpa tiket. Sudah seharusnya PT. KA sebagai penyelenggara jasa KA bertindak tegas dengan menyamakan penumpang pegawai TNI/Polri dengan penumpang warga sipil, artinya setiap orang yang ingin naik KA wajib membeli tiket resmi, tak memandang apakah ia pegawai TNI/Polri atau sipil. Bahkan PT. KCJ selaku anak perusahaan PT. KA juga melakukan tindakan yang sama.
Ini berguna untuk memberi edukasi pada masyarakat agar pelaksanaan operasional PT. KA dapat berjalan dengan baik dan tertib.
Yang jadi pertanyaan sebenarnya adalah: mengapa mereka enggan untuk membeli tiket? Padahal orang-orang dengan latar belakang ekonomi menengah ke bawah saja masih berkemauan dan sanggup untuk membeli tiket resmi meskipun tiket yang dibeli adalah tiket KA ekonomi yang non-AC.
seragamnya bro...Big Grin
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply
#28
(05-03-2010, 05:40 PM)CC-201-23 Wrote:
(02-03-2010, 07:41 AM)Charles Wrote:
(02-03-2010, 03:02 AM)inoska Wrote: wah.. 120 JT lebih ..?? kalau tiap Daop di Adakan semacam itu.. Lumayan tuh.. Pendapatan PT.KA menjadi lebih baik dari pada sebelumnya..
Smoga aja Razia terhadap penumpang tak ber Tiket dapat terus dilaksanakan.. biar PT KA. Tak terus menerus Merugi.. dan semoga dengan bertambahnya pendapatan, Perkereta Apian kita semakin maju.. Amiinn..

Memang dalam beberapa operasi serupa baru-baru ini, banyak oknum pegawai TNI yang kedapatan melakukan hal serupa, yaitu naik KA tanpa tiket. Sudah seharusnya PT. KA sebagai penyelenggara jasa KA bertindak tegas dengan menyamakan penumpang pegawai TNI/Polri dengan penumpang warga sipil, artinya setiap orang yang ingin naik KA wajib membeli tiket resmi, tak memandang apakah ia pegawai TNI/Polri atau sipil. Bahkan PT. KCJ selaku anak perusahaan PT. KA juga melakukan tindakan yang sama.
Ini berguna untuk memberi edukasi pada masyarakat agar pelaksanaan operasional PT. KA dapat berjalan dengan baik dan tertib.
Yang jadi pertanyaan sebenarnya adalah: mengapa mereka enggan untuk membeli tiket? Padahal orang-orang dengan latar belakang ekonomi menengah ke bawah saja masih berkemauan dan sanggup untuk membeli tiket resmi meskipun tiket yang dibeli adalah tiket KA ekonomi yang non-AC.
seragamnya bro...Big Grin

Masalah seragam dinas yang dipakai pegawai TNI/Polri mestinya tak jadi penghalang bagi PT. KA untuk menegakkan peraturan bahwa setiap penumpang yang berada di dalam KA harus memliki tiket resmi tanpa terkecuali, kalau mereka (pegawai-pegawai TNI/Polri yang naik KA tanpa tiket) memang tidak bergeming/berkelit setelah ditegur dengan baik-baik, pihak PT. KA bisa melaporkan pegawai yang membandel tsb kepada PM (Polisi Militer) yang akan menangani dan menindaklanjuti masalahnya.

CMIIW.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
#29
ngga ada bedanya jaman PPD berjaya, nggak cuman oknum TNI/Polri, pake seragam biru -biru (Dephub) bisa gratis naek PPD, entah karena kebijakan, TST (tau sama tau) msh keluarga besar Dephub atau emang ngeyel bin nda'bleg, pantesan jd bangkrut
Skrg oknum TNI/Polri, besok2 bisa Satpol PP dan Hansip ikut2an lg
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#30
ini pas dilakuin aja dapet segini banyak....entah itu dari aparat atau sipil....lah kalo pas ndak ada PS???sehari 120jutaan, disatu tempat, dari jalur daop1 sampe daop 3......nah ditempat laen??yg bukan aparat kan juga banyak....bisa dapet berapa ratus juta ya sehari klo ada PS?klo pas ndak ada PS, berapa ratus juta perhari ya kerugiannya?
INDONESIA dan Soerabaia tidak akan pernah mati didalam hatiku

my pictures at http://www.flickr.com/photos/34328266@N07/


Visit us at LIMA MATA PHOTOGRAPHY
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)