Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
All About Stasiun Gambir
(15-02-2010, 04:47 PM)eling Wrote: NgikikPatah Hati
masih nongol aja foto ini....

NgakakNgakak

Selama masih ada di hardisk ya masih nongol terus....
Reply
(15-02-2010, 05:32 PM)rendrahabib Wrote:
(15-02-2010, 04:47 PM)eling Wrote: NgikikPatah Hati
masih nongol aja foto ini....

NgakakNgakak

Selama masih ada di hardisk ya masih nongol terus....
sudah-sudah,sekarang kembali bahas stasiun gambir yak....
Ngeledek

Reply
gambir taun 74 msh pake loko uang n udah ada LAA, nah KRL taun 74 spt apa KRL nya? yg pny foto share donk.
btw pembangunan rel layang cikini-jayakarta mulai taun brp n slesai taun brp?
mulai ada KRL d Jabodetabek taun brp sih?
Keep Fighting Never Give
Reply
(16-02-2010, 05:26 AM)ouilevio Wrote: gambir taun 74 msh pake loko uang n udah ada LAA, nah KRL taun 74 spt apa KRL nya? yg pny foto share donk.
btw pembangunan rel layang cikini-jayakarta mulai taun brp n slesai taun brp?
mulai ada KRL d Jabodetabek taun brp sih?

kalau saya tahunya pertengahan tahun 80 an. soalnya kalo tahun 70 belum lahir. Ngakak

saya sering diajak bapak jalan2 naik dari kalibata ke kota. dulu krl rheo nyaman banget. gorden nya masih ada. krl nya bersih. pintu pneumatiknya masih bekerja baik. saya yang paling suka dulu itu memperhatikan pintu dan anak tangganya yang otomatis buka nya. pokoknya seru banget. dulu krl sering pake 3 set jadi ada 12 gerbong. panjang banget. sayang dulu belum bisa foto2. jadi gak punya dokumentasi. Xie Xie

pembangunan rel layang kira2 tahun 90 an. selesai 92 atau 93. dulu sih rencananya mau diperuntukan khusus krl. jadi selain ka listrik di pindah ke senen. nyatanya ka disel masih tetap lewat atas sampai sekarang.

krl ada sudah lama kayaknya tahun 70 an sudah ada deh. kalo sebelum 70 apa ditarik sama lok bonbon ya? cmiiw.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
(16-02-2010, 06:55 AM)ady_mcady Wrote:
(16-02-2010, 05:26 AM)ouilevio Wrote: gambir taun 74 msh pake loko uang n udah ada LAA, nah KRL taun 74 spt apa KRL nya? yg pny foto share donk.
btw pembangunan rel layang cikini-jayakarta mulai taun brp n slesai taun brp?
mulai ada KRL d Jabodetabek taun brp sih?

kalau saya tahunya pertengahan tahun 80 an. soalnya kalo tahun 70 belum lahir. Ngakak

saya sering diajak bapak jalan2 naik dari kalibata ke kota. dulu krl rheo nyaman banget. gorden nya masih ada. krl nya bersih. pintu pneumatiknya masih bekerja baik. saya yang paling suka dulu itu memperhatikan pintu dan anak tangganya yang otomatis buka nya. pokoknya seru banget. dulu krl sering pake 3 set jadi ada 12 gerbong. panjang banget. sayang dulu belum bisa foto2. jadi gak punya dokumentasi. Xie Xie

pembangunan rel layang kira2 tahun 90 an. selesai 92 atau 93. dulu sih rencananya mau diperuntukan khusus krl. jadi selain ka listrik di pindah ke senen. nyatanya ka disel masih tetap lewat atas sampai sekarang.

krl ada sudah lama kayaknya tahun 70 an sudah ada deh. kalo sebelum 70 apa ditarik sama lok bonbon ya? cmiiw.

Pionir dari KRL Jabotabek sendiri adalah KRL rheostatik dari Nippon Sharyo yang mulai beroperasi tahun 1976, yang mana pada saat itu jalur lingkar Jakarta sudah dielektrifikasi. KRL tsb pernah digabung menjadi 3 set lantaran penumpang yang membludak. Sebelum itu, KA komuter di Jakarta memakai lok listrik (si Bonbon dkk) yang menarik 4-6 kereta penumpang biasa.

Stasiun Gambir layang awalnya hanya diperuntukkan bagi KRL-KRL rheostatik tsb, sedangkan KA AKAP yang menggunakan baik lok DH (BB 300xx) maupun DE (BB 20xxx, CC 200xx & CC 201xx) menggunakan jalur di bagian bawah. Namun dalam perkembangannya GMR layang digunakan untuk KA AKAP kelas eksekutif dan bisnis karena jalur bagian bawah dinilai tidak lagi efisien mengatasi kemacetan lalin di sekitar GMR.

Pembangunan rel layang CKI-JYK sendiri berlangsung sekitar pertengahan tahun 1990 yang selesai pada akhir tahun 1992.

CMIIW.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
inget2 sih dulu juga sih yg KA AKAP pemberangkatan/kedatangan akan dipindahkan ke MRI semua setelah jalur layang jadi, knp malah tetep di Gambir sampe sekarang.. ? apa krn kegagalan membangun terminal terpadu MRI sebagai imbas KA AKAP hingga skrg msh bertahan di Gambir
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
Bener2 gerbang untuk melihat Monas ya....
Gada tempoat transportasi seperti Gambir yang sekali turun langsung bisa melihat monas...

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
Dilarang Masuk Gambir, Supir Taksi dan Bajaj Bakal Unjuk Rasa
Minggu, 21 Februari 2010 | 17:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Paguyuban supir taksi dan bajaj yang biasa mangkal dan beroperasi di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, berencana menggelar aksi unjuk rasa pada Senin (22/2/2010) besok.

Mereka memprotes tindakan kesewenang-wenangan pengelola Stasiun Gambir yang melarang sejumlah armada taksi dan bajaj untuk masuk dan mencari penumpang di stasiun ini.

"Kami hanya mencari keadilan. Masak sama-sama cari nafkah kok dibeda-bedakan. Aksi besok supaya aspirasi kami ini didengar," kata Gono (43) salah satu pengemudi taksi saat ditemui Kompas.com, di markas LSM Bendera, Minggu (21/2/ 2010).

Para pengemudi taksi dan bajaj yang tergabung dalam Front Transportasi Indonesia (FTI) ini sore tadi mendatangi markas Bendera guna berkonsultasi mengenai perlakuan tidak adil atas pelarangan memasuki kawasan Stasiun Gambir.

Gono menjelaskan, sejak setahun lalu para pengemudi taksi dari berbagai perusahaan telah dilarang beroperasi di Gambir. Namun, kata Gono, pelarangan ini dilakukan secara sepihak. Pasalnya taksi dari salah satu perusahaan taksi yang tergolong besar, masih diperkenankan masuk dan mencari penumpang di dalam stasiun.

"Kalau kami dari taksi warna-wani (taksi-taksi dari berbagai perusahaan), hanya boleh masuk kalau bawa penumpang. Itupun dikenakan tarif seperti kendaraan umum," tuturnya.

Sementara dalam kondisi kosong dan mencari penumpang, tuturnya, mereka tidak boleh masuk Gambir. Gono mengeluhkan pelarangan yang dinilainya tidak berdasar ini.
Pria asal Pasar Minggu ini mengatakan, ia bisa menerima pelarangan semacam ini jika yang memberlakukan adalah pihak swasta semisal dari hotel atau mal. "Tapi ini kan stasiun, artinya ini fasilitas umum. Semua harusnya boleh masuk. Sama-sama cari rejeki kok. Kenapa yang itu boleh yang lain enggak," tegasnya.

Sementara, menurutnya, di beberapa stasiun lain, serta terminal hingga bandara, tidak ada pelarangan yang dinilainya diskriminatif seperti ini. Ia menduga ada "permainan" antara pengelola stasiun dengan perusahaan taksi tertentu tentang pangkalan taksi di Stasiun Gambir.

Ia pun mengelak jika taksi-taksi dari perusahaan kecil sepertinya ini, oleh pengelola kerap dikatakan sulit diatur dan banyak mendapat komplain dari warga. "Semua punya kesempatan sama. Kalau memang ada yang mengeluhkan dan komplain, mana buktinya," tuturnya.

Sebelumnya, para pengemudi taksi dan bajaj ini sudah melakukan aksi unjuk rasa di Stasiun Gambir pada 15 Februari lalu. Namun aksi para supir yang antara lain terdiri dari Pe Taksi, GM Taksi, Koperasi Taksi Indonesia (KTI), Indah Family, dan Celebrity Taksi ini tidak mendapat tanggapan dari pengelola.

Gono mengatakan setidaknya lebih dari 500 pengemudi taksi se Jabodetabek akan bergabung melakukan unjuk rasa ini. Rencananya, kata Gono, aksi akan dilakukan maraton di Kementerian Perhubungan dan di Gedung DPR.



Reply
maap-maap neh ...kalo boleh masuk apelagi markir Gambir malah jadi "Losmen" di atas roda, berkaca pada PSE
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
mau tanya,kereta yg terakhir masuk ke gambir tu Argo muria(13)ya?
8618F New Stripping with Nagisa Furukawa
KCJ~After Story


[Image: 29x9hll.jpg]

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 7 Guest(s)