Petisi Penolakan Kenaikan Harga Tiket Pramex, dari Facebook Pramekers
silahkan buka spoiler.
[spoiler]
Komunitas dan Paguyuban Penglajo Pramex
Saphir Square Lt.2 Block D/12 Phone: 085868478*** (silahkan lihat FB)
Jogjakarta, 26 Januari 2010, Jam 20.45
PETISI PENOLAKAN KENAIKAN HARGA TIKET PRAMEX
Tanggal 25 Januari 2010 Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) DAOP VI Yogyakarta menyampaikan di beberapa media bahwa : Kereta Pramex mulai tanggal 1 Februari 2010 akan dinaikkan 25 % dari Rp 8.000,00 menjadi Rp 10.000,00, dengan alasan:
1. Kereta bisnis tidak seharusnya mendapat subsidi (diskon), oleh karena itu akan dikembalikan pada harga yang seharusnya.
2. Dengan kenaikan itu PT. KAI akan meningkatkan kenyamanan dan mengurangi keterlambatan.
3. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga akan mengadakan penambahan kereta baru.
Berdasarkan pernyataan Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tersebut kami seluruh penumpang dan anggota Komunitas dan Paguyuban Penglajo Pramex meragukannya, serta menyatakan penolakan atau penundaan kenaikan tersebut dengan beberapa alasan sebagai berikut :
1. Pencabutan subsidi terhadap penumpang dan pelanggan Pramex tidak punya alasan kepatutan dan keadilan. Sebagai perusahaan negara PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sudah sewajarnya dan seharusnya memberi subsidi kepada masyarakat. Oleh karena BBM Pramex juga menggunakan BBM bersubsidi dari pemerintah.
2. Pramex sebagai kereta Bisnis (seperti disebutkan oleh Humas PT.KAI) pada kenyataannya tidak memenuhi standar fasilitas kereta bisnis seperti: tempat duduk yang tidak memadai sehingga banyak penumpang yang berdiri, tidak ada toilet, tidak ada P3K, tidak tersedia alat pemadam api/kebakaran.
3. Kereta Pramex sering rusak dan terlambat berangkat bahkan pada jam masuk kantor sehingga merugikan para karyawan dan perusahaan dimana mereka bekerja.
4. Keamanan Pramex kurang terjamin karena masih sering terjadi pelemparan batu ke Pramex yang sering melukai penumpang, dan sampai detik ini PT. Kereta Api Indonesia (Persero) belum pernah dapat menangani hal tersebut.
5. Masih banyak penumpang dari karyawan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) gratisan yang duduk seenaknya tidak mau mengalah kepada penumpang umum yang membayar.
6. Kenaikan menjadi Rp 10.000,00 terlalu cepat dan mengada-ada, karena belum 6 bulan yang lalu (17 Agustus 2009) PT. Kereta Api Indonesia (Persero) baru saja menaikkan tiket Pramex dari Rp 7.000,00 menjadi Rp 8.000,00.
7. Kami tidak ingin menjadi lahan pemerasan oleh monopoli PT. Kereta Api Indonesia (Persero) DAOP VI, karena Pramex selama ini sudah memberikan keuntungan dan pemasukan terbesar bagi PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dibandingkan jenis kereta lain.
Joglo, 26 Januari 2010
(
link)
[/spoiler]