Posts: 4,757
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
0
(07-01-2010, 08:29 PM)ady_mcady Wrote: @see_204XX,
pemerintah kayaknya optimis tuh krisis listrik jawa bali bisa diatasi oktober 2010. masak sudah ganti dirut gak bisa ngatasi byar pet?
Hmmmm, optimis cuma untuk Jawa Bali yach...Kenapa nggak seluruh Indonesia ajah, Bung...?
Terus terang sajah, saya nggak abis pikir kenapa nggak optimalisasi angkutan massa dgn menggunakan KRD ato KRDI ajah...? Ato mungkin lebih sreg dgn "made in" Luar Negeri...?
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
^
soalnya di jawa-bali yang minta di setrum lebih banyak bro.
mungkin kedepannya komuter bandung raya jumlah penumpangnya semakin banyak. kalo trafiknya sudah padat kayaknya lebih enak pake setrum deh bro.
kalo krl kan kita sudah bisa bikin kan? itu krl-i? kalo gak mau pake produk asing, ya pake krl-i saja.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 1,881
Threads: 0
Joined: Feb 2009
Reputation:
54
(08-01-2010, 06:19 PM)see_204XX Wrote: (07-01-2010, 08:29 PM)ady_mcady Wrote: @see_204XX,
pemerintah kayaknya optimis tuh krisis listrik jawa bali bisa diatasi oktober 2010. masak sudah ganti dirut gak bisa ngatasi byar pet?
Hmmmm, optimis cuma untuk Jawa Bali yach...Kenapa nggak seluruh Indonesia ajah, Bung...?
Terus terang sajah, saya nggak abis pikir kenapa nggak optimalisasi angkutan massa dgn menggunakan KRD ato KRDI ajah...? Ato mungkin lebih sreg dgn "made in" Luar Negeri...?
Ehm...betul juga... KRDI kan produk dalam negeri, knp gk di maksimalkan ya? kalo pertimbangannya lebih mahal, gimana perbandingannya dg instalasi LAA plus perawatan, ehm... selain itu kalo beli dr dalam negeri bs membantu mendorong pertumbuhan ekonomi daera setempat dan nasional....
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
^
pikirkan juga dampak harga minyak bro. sekarang sudah mulai naik lagi ke US$80/barrel. tahun2 kedepan berapa?
makanya pembangkit listrik sekarang banyak yang meninggalkan minyak dan beralih ke gas dan batubara.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 1,881
Threads: 0
Joined: Feb 2009
Reputation:
54
Jadi oot neh, tapi sy hanya mencoba memberikan sebuah gambaran mengenai harga, ya memang saat ini harga minyak relatif lebih mahal jika di bandingkan dengan sumber daya lain, banyak faktor yg mempengaruhi, tapi yang ingin saya sorot adalah bahwa harga itu berbanding lurus dengan jumlah permintaan, jika nantinya semua industri atau konsumen dari sumber daya energi beralih ke gas atau batu bara, apakah ada jaminan harga batu bara atau gas tersebut akan selalu lebih murah di bandingkan minyak?
Quote:sekarang sudah mulai naik lagi ke US$80/barrel. tahun2 kedepan berapa?
Memang saat ini US$80/barrel, tapi pernah kan anda melihat kebelakang, brp level tertinggi harga minyak dunia yg pernah tersentuh? apakah saat ini lebih mahal dari tahun lalu?
- Salam -
Rendra
Posts: 1,483
Threads: 0
Joined: Feb 2009
Reputation:
10
(08-01-2010, 05:55 PM)ady_mcady Wrote: memang seberapa terjal tanjakannya? lebih terjal mana dengan tanjakan beos-jayakarta? atau manggarai-cikini?
Buat bayangan aja ya om..Turangga di petak cicalengka - nagrek cuma bisa lari 25km/jam..jarak cicalengka - nagrek 8 km..apa kuat tuh KRL??
Kembali ke topik..
kenapa ndak memanfaatkan produk dalam negeri sih? KRDI adalah solusi terbaik, karena selain membantu perekonomian indonesia, KRDI sudah bisa memanfaatkan jaringan infrastruktur yang sudah ada..Betul sekali kata om rendra, berapa besar biaya investasi membangun jaringan LAA dan biaya2 perawatannya..dan betul sekali kata om ardi, apakah lebih suka dengan produk luar negeri?
Yakin 2010 ini masalah listrik jawa-bali bisa teratasi?oke..optimis aja bro..tapi liat kenyataannya di lapangan!!!sudah berapa puluh tahun masalah listrik jawa bali ini tidak pernah teratasi?
Posts: 528
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
2
(08-01-2010, 07:01 PM)rendrahabib Wrote: Ehm...betul juga... KRDI kan produk dalam negeri, knp gk di maksimalkan ya? kalo pertimbangannya lebih mahal, gimana perbandingannya dg instalasi LAA plus perawatan, ehm... selain itu kalo beli dr dalam negeri bs membantu mendorong pertumbuhan ekonomi daera setempat dan nasional....
saya setuju om...
kalo mampu bikin sendiri untuk apa beli lagi...
maksimalin yang udah ada aja...
lagian kalo pake LAA juga ngerusak pemandangan indah yang ijo-ijo di daerah pegunungan...
mending bikin dobel trek ja deh...
SAWUNGGALIH UTAMA
SELALU DI HATI
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
lho, bukannya indonesia juga sudah bisa bikin krl? kenapa gak pake krl-i saja kalo anti produk asing?
saya coba melihat dari sudut pandang yang lain. krl itu dari kacamata penumpang lebih nyaman karena lebih silent, lebih cepat akselnya, lebih bersih.
yang utamanya itu akselnya. karena lebih cepat, halte/stasiun bisa di tambah tanpa kehilangan waktu tempuh yang banyak.
tapi ya itu semua dikembalikan pada pihak2 yang berkepentingan. saya sih kalo akhirnya gak jadi di listrikkan ya tidak apa2. tetapi kalau suatu saat penumpang komuter di bandung raya itu meningkat pesat seperti di jabodetabek, saya pikir krl bukan lagi sebuah kebutuhan, tapi adalah keniscayaan.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 1,881
Threads: 0
Joined: Feb 2009
Reputation:
54
08-01-2010, 08:10 PM
(This post was last modified: 08-01-2010, 08:11 PM by rendrahabib.)
 jadi kemana-mana nih pembahasannya...
Mas ady_mcady tos dulu ah... Kita berdoa saja kebijakan PT KA merupakan keputusan yang tepat dan berdampak positif untuk warga Bandung....
Dan teknologi yang di gunakan merupakan teknologi yang sesuai dengan tekstur bumi parahyangan jadi gak ada lagi cerita Kereta mogok.....
Posts: 682
Threads: 0
Joined: May 2008
Reputation:
6
(08-01-2010, 07:55 PM)ady_mcady Wrote: lho, bukannya indonesia juga sudah bisa bikin krl? kenapa gak pake krl-i saja kalo anti produk asing?
saya coba melihat dari sudut pandang yang lain. krl itu dari kacamata penumpang lebih nyaman karena lebih silent, lebih cepat akselnya, lebih bersih.
yang utamanya itu akselnya. karena lebih cepat, halte/stasiun bisa di tambah tanpa kehilangan waktu tempuh yang banyak.
tapi ya itu semua dikembalikan pada pihak2 yang berkepentingan. saya sih kalo akhirnya gak jadi di listrikkan ya tidak apa2. tetapi kalau suatu saat penumpang komuter di bandung raya itu meningkat pesat seperti di jabodetabek, saya pikir krl bukan lagi sebuah kebutuhan, tapi adalah keniscayaan.
ya KRL bkn satu2nya solusi.....
liat aja daop 6, disana ada angkutan komuter yg cepat, menjawab kebutuhan warga tanpa hrs pake Listrik....
knapa gak meniru keberhasilan Pramex aja ya????
|