Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Ulah Oknum, Satu Gerbong Cadangan Terbakar
#1
SURABAYA, TRIBUN - Salah satu gerbong cadangan kereta api kelas eksekutif yang ditarik lokomotif D 30164 terbakar dalam perjalanan dari Stasiun Sidotopo ke Stasiun Semut, Rabu (9/12/09), pukul 14.10 WIB. Penyebab kebakaran diperkirakan terjadi akibat ulah oknum tak bertanggung jawab. Masalahnya, di dalam gerbong tak ada genset atau aliran listrik yang bisa memicu kebakaran.

Kepala Humas PT Kereta Api Daerah Operasi VIII Surabaya Nur Amin di Surabaya menyatakan, lokomotif D 30164 mengangkut empat gerbong cadangan dari Stasiun Sidotopo ke Stasiun Semut. Namun, di tengah perjalanan, yaitu antara ruas Stasiun Gubeng menuju Semut salah satu gerbong tiba-tiba terbakar. "Satu gerbong terbakar tapi untungnya dapat cepat dipadamkan. Beberapa bagian gerbong sempat terbakar tapi masih bisa kami perbaiki," tuturnya.

Meski perkiraan sementara gerbong terbakar akibat ulah pihak yang kurang bertanggung jawab, tapi PT KA Daop VIII Surabaya masih terus menyelidiki penyebab kebakaran yang sebenarnya.


http://www.tribunjabar.co.id/read/artike...n-terbakar
Reply
#2
Nampaknya agak sulit utk menghindari terulangnya kejadian ini atau yg serupa kalo prasarana diponya tidak "steril", atau dalam arti siapa saja bisa keluar/masuk.
Reply
#3
(10-12-2009, 07:49 AM)ebret_cc20191 Wrote: SURABAYA, TRIBUN - Salah satu gerbong cadangan kereta api kelas eksekutif yang ditarik lokomotif D 30164 terbakar dalam perjalanan dari Stasiun Sidotopo ke Stasiun Semut, Rabu (9/12/09), pukul 14.10 WIB. Penyebab kebakaran diperkirakan terjadi akibat ulah oknum tak bertanggung jawab. Masalahnya, di dalam gerbong tak ada genset atau aliran listrik yang bisa memicu kebakaran.

Kepala Humas PT Kereta Api Daerah Operasi VIII Surabaya Nur Amin di Surabaya menyatakan, lokomotif D 30164 mengangkut empat gerbong cadangan dari Stasiun Sidotopo ke Stasiun Semut. Namun, di tengah perjalanan, yaitu antara ruas Stasiun Gubeng menuju Semut salah satu gerbong tiba-tiba terbakar. "Satu gerbong terbakar tapi untungnya dapat cepat dipadamkan. Beberapa bagian gerbong sempat terbakar tapi masih bisa kami perbaiki," tuturnya.

Meski perkiraan sementara gerbong terbakar akibat ulah pihak yang kurang bertanggung jawab, tapi PT KA Daop VIII Surabaya masih terus menyelidiki penyebab kebakaran yang sebenarnya.


http://www.tribunjabar.co.id/read/artike...n-terbakar

Kemungkinan adanya material gerbong yang tidak tahan panas juga ada, karena kejadian berlangsung saat panas matahari mencapai puncaknya (yang saya ketahui panas matahari sangat terasa sekitar pukul 2 siang), yang mana bahan material gerbong yang tidak tahan panas akan terbakar dan menimbulkan api yang akhirnya menjalar ke bagian gerbong lain.

BTW, apakah dipo SDT cukup memadai dalam hal penjagaan terhadap orang yang keluar masuk?
Kalau tidak, berarti indikasi kemungkinan adanya oknum yang tak bertanggung jawab yang sengaja membakar gerbong cukup kuat.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
#4
Kalau melihat poto2 dipo SDT (saya sendiri belum pernah kesana) sepertinya areanya terlalu terbuka ya..sebsebelahan dengan perkampungan tapi tanpa ada pagar pembatas beton..jadinya area ini sangat terbuka..ya berbagai kemungkinan bisa terjadi..kalau masalahnya dari kelistrikan sepertinya tidak mungkin ya,karena K1 cadangan yang dibawa dari SDT dalam kondisi mati kelistrikannya,,lain halnya kalau AC sudah dinyalakan,faktor kelistrikan bisa saja terjadi
Ini menurut saya yang masih awam..maaf kalau ada kesalahan
Reply
#5
Untuk kasus semacam ini perlu investigasi lebih lanjut, sebab dengan adanya investigasi, kita bisa mengetahui apakah murni kecelakaan ato sabotase...
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya


FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Reply
#6
kalo disebabkan oleh oknum, bisa jadi penyebabnya karna rokok (mungkin). ugh,,bikin gregetan aj nih britanya.
padahal biaya perawatan/revitalisasi/retrofit satu gerbong eksekutif (klo nda keliru) bisa mencapai 400juta lho.. Heran

[Image: show.php?photo=20100117011202_kaossaveou...272616.jpg]
Reply
#7
(15-12-2009, 09:57 AM)gama_tetsu Wrote: kalo disebabkan oleh oknum, bisa jadi penyebabnya karna rokok (mungkin). ugh,,bikin gregetan aj nih britanya.
padahal biaya perawatan/revitalisasi/retrofit satu gerbong eksekutif (klo nda keliru) bisa mencapai 400juta lho.. Heran

Apakah biaya Rp 400 juta itu sudah benar-benar merupakan estimasi biaya total ataukah hanya estimasi untuk biaya reparasi saja (tidak termasuk pengadaan suku cadang dan perbaikan interior)?
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
#8
sudah berulang ulang namun belum ada tindakan preventif dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero)
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
https://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
Reply
#9
(15-12-2009, 12:04 PM)Charles Wrote:
(15-12-2009, 09:57 AM)gama_tetsu Wrote: kalo disebabkan oleh oknum, bisa jadi penyebabnya karna rokok (mungkin). ugh,,bikin gregetan aj nih britanya.
padahal biaya perawatan/revitalisasi/retrofit satu gerbong eksekutif (klo nda keliru) bisa mencapai 400juta lho.. Heran

Apakah biaya Rp 400 juta itu sudah benar-benar merupakan estimasi biaya total ataukah hanya estimasi untuk biaya reparasi saja (tidak termasuk pengadaan suku cadang dan perbaikan interior)?

untuk biaya reparasi saja bro, kalo untuk pengadaan suku cadang sepertinya cuma berlaku untuk gerbong yg benar2 baru diproduksi,klo yg ini lebih ngelus dada lagi. estimasinya mencapai 2,3 miliar.ga percaya? coba liat di http://moderatofm.com/ratusan-gerbong-ka...yak-jalan/

[Image: show.php?photo=20100117011202_kaossaveou...272616.jpg]
Reply
#10
Sebaiknya Dipo SDT keamanannya diperketat seperti Dipo BD, tetapi mengingat kondisi sekitar seperti itu, susah jadinya...

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)