Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Papan Nama KA
#11
Dulu saat KA Progo masih bernama KA Empujaya menggunakan Papan Nama terbesar kita2 ukurannya 60 Cm x 2 meter. sehingga dari jarak ratusan meter masih bisa kebaca ,mungkin masih ada yg ingat ?
Reply
#12
IMO, Kalo zaman sekarang menurut saya papan nama KA sudah tidak diperlukan lagi. Coba bayangkan misalnya anda adalah salah satu penumpang KA Brantas yang naik dari stasiun Paron, sementara anda berada di peron bagian depan (dekat dengan loko saat berhenti), dan ketika KA yang anda naiki masuk, masih sempatkah anda mencari-cari papan nama KA dulu yang notabene umumnya berada di KM (berada di tengah rangkaian) sementara waktu berhenti KA hanya 2-3 menit ??? Masih sanggupkah anda lari-lari dulu ke tengah rangkaian untuk melihat apakah papan nama benar-benar menunjukkan bahwa ini adalah KA Brantas ?? Menurut saya hanya orang kurang kerjaan yang melakukan itu..

Yang dibutuhkan sekarang adalah para penumpang mendengarkan dengan baik pengumuman dari PPKA KA apa yang mau masuk dan masuk jalur berapa, saya rasa itu sudah cukup..Papan nama sepertinya lebih cocok untuk hiasan saja..Mentok-mentoknya juga kalo para penumpang kebingungan bakal nanya ke PPKA ato malah nanya ke pedagang, boro-boro mau liat papan nama..

Dan, lebih-lebih untuk KRL, misalnya KRL Ekonomi Jakk-Boo, karena KRL ekonomi paling berhenti hanya 1 menit saja, kalau penumpang harus mencari-cari papan nama, bisa-bisa dia malah ketinggalan KRL dan harus naik KRL berikutnya..Penumpang hanya perlu mendengarkan dengan baik pengumuman dari PPKA, dijamin gak salah naik dah..
My Photos on Flickr CLICK HERE

My Facebook CLICK HERE
Reply
#13
disetiap bagian luar gerbong udh disediakan semacam gantungan utk meletakkan papan nama khususnya yg taun pembuatan lama, utk gerbong2 baru sy ga begitu perhatiin ada atw ga.
hal ini ga kalah penting dg speaker pengumuman, papan nama ini sgt penting agar calon penumpang tau KA yg akn dinaiki. mungkin krn spreaker dinilai lbh efektif jd ga perlu pk papan lg. sepertinya pengadaan papan nama ini tergantung daop nya deh.

utk KRL mah nama keretanya di pajang di depan, coz berhentinya sebentar jd mana sempat nyari papan di samping gerbong.

utk rangkaian yg udh fix biasanya dicantumkan nama keretanya di deket pintu, spt KA faj/senjut, BK exe, SK.
Keep Fighting Never Give
Reply
#14
(10-12-2009, 08:01 PM)Agus_Faisal Wrote: IMO, Kalo zaman sekarang menurut saya papan nama KA sudah tidak diperlukan lagi. Coba bayangkan misalnya anda adalah salah satu penumpang KA Brantas yang naik dari stasiun Paron, sementara anda berada di peron bagian depan (dekat dengan loko saat berhenti), dan ketika KA yang anda naiki masuk, masih sempatkah anda mencari-cari papan nama KA dulu yang notabene umumnya berada di KM (berada di tengah rangkaian) sementara waktu berhenti KA hanya 2-3 menit ??? Masih sanggupkah anda lari-lari dulu ke tengah rangkaian untuk melihat apakah papan nama benar-benar menunjukkan bahwa ini adalah KA Brantas ?? Menurut saya hanya orang kurang kerjaan yang melakukan itu..

Yang dibutuhkan sekarang adalah para penumpang mendengarkan dengan baik pengumuman dari PPKA KA apa yang mau masuk dan masuk jalur berapa, saya rasa itu sudah cukup..Papan nama sepertinya lebih cocok untuk hiasan saja..Mentok-mentoknya juga kalo para penumpang kebingungan bakal nanya ke PPKA ato malah nanya ke pedagang, boro-boro mau liat papan nama..

Dan, lebih-lebih untuk KRL, misalnya KRL Ekonomi Jakk-Boo, karena KRL ekonomi paling berhenti hanya 1 menit saja, kalau penumpang harus mencari-cari papan nama, bisa-bisa dia malah ketinggalan KRL dan harus naik KRL berikutnya..Penumpang hanya perlu mendengarkan dengan baik pengumuman dari PPKA, dijamin gak salah naik dah..

bener mas pan sebelumnya di stasiun kita liat ada papan jadwal nama KA plus jam nya ya kan?
Reply
#15
Mungkin , Papan Nama di dinding gerbong -biasanya dipasang di Kereta Makan - tujuannya bukan untuk penumpang KA itu sendiri , tapi sebagai informasi kepada siapa saja , dimana saja , ada hubungan dengan KA ataupun tidak ,menurut saya akan mempercantik Penampilan KA itu sendiri saat meluncur di manapun juga bahkan petani juga bisa membaca dan mengetahui kA apa yang baru saja lewat , Pada Jaman PJKA masih eksis , KA Tambahan Lebaran Solo-Merak saja menggunakan Papan Nama lho .Mari kita positif thinking , Tidak semua orang harus mengejari nformasi , tapi jaman sudah berubah , seharusnya informasi disuguhkan dengan segala cara kepada siapapun juga , orang tidak harus berlari-lari tergopoh-gopoh tapi cukup duduk manis ditempat infopun sudah didapat. membaca papan nama KA pada dinding kereta yang sedang berjalan langsungpun dengan tetap duduk merupakan suguhan informasi yang ga usah dikejar tapi perlu disampaikan kepada pelanggan.
Reply
#16
(11-12-2009, 12:34 PM)BAMBANG EKO Wrote: Mungkin , Papan Nama di dinding gerbong -biasanya dipasang di Kereta Makan - tujuannya bukan untuk penumpang KA itu sendiri , tapi sebagai informasi kepada siapa saja , dimana saja , ada hubungan dengan KA ataupun tidak ,menurut saya akan mempercantik Penampilan KA itu sendiri saat meluncur di manapun juga bahkan petani juga bisa membaca dan mengetahui kA apa yang baru saja lewat , Pada Jaman PJKA masih eksis , KA Tambahan Lebaran Solo-Merak saja menggunakan Papan Nama lho .Mari kita positif thinking , Tidak semua orang harus mengejari nformasi , tapi jaman sudah berubah , seharusnya informasi disuguhkan dengan segala cara kepada siapapun juga , orang tidak harus berlari-lari tergopoh-gopoh tapi cukup duduk manis ditempat infopun sudah didapat. membaca papan nama KA pada dinding kereta yang sedang berjalan langsungpun dengan tetap duduk merupakan suguhan informasi yang ga usah dikejar tapi perlu disampaikan kepada pelanggan.

Kalo cuma sekadar pemanis biasa mah itu tidak diperlukan untuk kereta, kalo papan nama diletakkan di KM itu adalah sesuatu yang tidak efektif, buat apa ditaroh papan nama kalo tujuan utamanya adalah untuk menginformasikan nama KA sedangkan ditaruhnya di tengah-tengah rangkaian dan hanya penumpang yang berada di sekitar tengah rangkaian saja yang bisa melihatnya ??? Kalo tujuannya memang ingin menginformasikan nama KA, letakkan saja papan nama di setiap gerbong..Menilik postingan anda (terutama yang ditebalkan), apakah hanya dengan duduk manis saja anda bisa tahu nama KA dengan melihat papan nama ?? Kalo posisi anda sedang duduk manis, alangkah lebih berharganya jika informasi dari PPKA anda dengarkan baik-baik, tanpa melihat papan nama KA pun anda sudah tahu KA apa yang akan masuk dan masuk jalur berapa serta posisi gerbong..
My Photos on Flickr CLICK HERE

My Facebook CLICK HERE
Reply
#17
Lebih baik papan tsb dipasang di bagian samping eksterior di setiap gerbong agar lebih mudah dilihat oleh calon penumpang, dan jangan hanya mengandalkan informasi dari PPKA karena PPKA pun bisa saja keliru dalam memberi info soal nomor peron yang akan ditempati KA yang dituju.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
#18
kalau yang saya tau KA yg pake papan nama di samping tuh KA PROGO (liat di sta bekasi)...

sama KRD Baraya Geulis dan Rencang Geulis punya daop II...

menurut sya sih penulisan nama rangkaian penting karena berguna bagi para calon penumpang yang jarang naik KA agar mereka tidak salah naik KA...

tapi sayang'a PT.KA tidak menerapkan itu, mungkin biar rangkaian'a bisa tuker pake kali yah...
SAWUNGGALIH UTAMA
SELALU DI HATI
Reply
#19
(11-12-2009, 01:38 PM)Charles Wrote: Lebih baik papan tsb dipasang di bagian samping eksterior di setiap gerbong agar lebih mudah dilihat oleh calon penumpang, dan jangan hanya mengandalkan informasi dari PPKA karena PPKA pun bisa saja keliru dalam memberi info soal nomor peron yang akan ditempati KA yang dituju.

Saya setuju dengan pendapat anda, daripada hanya dipasang di KM saja itu hampir tidak ada gunanya, lebih berguna dipasang di setiap gerbong karena menjangkau penglihatan setiap penumpang, jadi setiap penumpang yang naik dia berada dimanapun akan tahu KA apa yang akan naik dan posisi gerbong, kalau PPKA salah memberikan informasi itu mah PPKA nya yang lagi error dan saya rasa peluang terjadinya error di PPKA dalam memberikan informasi itu kecil sekali..Jadi bagaimanapun juga informasi dari PPKA adalah acuan utama dalam mencari informasi KA..
My Photos on Flickr CLICK HERE

My Facebook CLICK HERE
Reply
#20
Sekitar tahun 1978 KA Gayabaru Malam utara hampir disetiap gerbong dipasang papan nama , namun tak berumur panjang dan akhirnya menghilang, klo ga salah inget tulisan begini
EXPRESS
GAYABARUMALAM
PASARTURI-PASARSENEN

mungkin rekan RF ada yang sempet melihat.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)