Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
penomeran baru lokomotif
(22-03-2011, 06:11 PM)CC 203 41 Wrote:
(22-10-2010, 01:36 PM)ikiiki23 Wrote:
(22-10-2010, 01:19 PM)see_204XX Wrote: Trus kira2 ada tips2 khusus nggak cara termudah & terpraktis utk mengingat nomer loko bila sdh disisipi tahun MD semua. Soalnya laen DAOP masing2 RF suka2 bikin istilah... Xie Xie
kalo istilah cc20156 disingkat jadi c156 itu udah dari jaman kapan,dari jaman dahulu kala,masinis,orang check dll udah memberi singkatan seperti itu.. yang praktis,apalin aja nomer belakangnyaPlayboy ..cuma ditambahin taun mulai dinas..tergantung RF nya itu sendiri mau memberi singkatan kaya gimana Xie Xie

tapi masinis sering bilang klo C1 cuma no urutnya aja...misalnya CC 201 96 masinis cuma bilang 96nya aja... klo C3 & C4 pake no urut traksinya.. misalkan CC 204 16 jadi 4 16, CC 203 10 jadi 3 10

itu sih tergantung masinisnya juga,saya kan hanya menjelaskan kalo penomeran disingkat itu udh dari dulu......... Ngeledek Ngeledek Ngeledek
Reply
Ada kabar terbaru, CC 201 46 Dipo Induk YK berubah nomornya menjadi CC 201 83 08, dengan plat fiberglass dan font Arial seperti yang dipakai pada loko CC 204 baru.
Reply
(09-04-2011, 06:37 PM)Aldio Yudha Trisandy Wrote: Ada kabar terbaru, CC 201 46 Dipo Induk YK berubah nomornya menjadi CC 201 83 08, dengan plat fiberglass dan font Arial seperti yang dipakai pada loko CC 204 baru.

Dari 46 jadi 08. Mungkin orang KA sendiri perlu penyesuaian serius ya.
Reply
Saya malah setia penomeran Loko yang versi lama (Ex : BB 30101, CC 20305), bukan yang panjang seperti sekarang. Susah ngingatnya ... CC 201 83 81 ... Terlalu ribet ... Apalagi yang berubah nomor total, seperti CC 20146 jadi CC 201 83 08, bukannya CC 201 83 46 ...
-  R y z k y   W i d i   A T m a j a  -
Reply
Update: CC 203 04 membukukan diri sebagai C3 yg pertama memakai penomoran jenis baru (CC 203 02 04).

Lalu CC 204 yg juga sudah memakai nomor baru:

CC 204 07 SDT --> CC 204 03 07 SDT

CC 204 08 YK --> CC 204 08 01 YK

CC 204 16 BD --> CC 204 08 09 BD

dan yg juga mungkin sudah ganti:

CC 204 14 BD --> CC 204 08 07 BD

CC 204 15 BD --> CC 204 08 08 BD
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
(19-04-2011, 08:16 PM)dtRAiNeR Wrote: Update: CC 203 04 membukukan diri sebagai C3 yg pertama memakai penomoran jenis baru (CC 203 02 04).

Lalu CC 204 yg juga sudah memakai nomor baru:

CC 204 07 SDT --> CC 204 03 07 SDT

CC 204 08 YK --> CC 204 08 01 YK

CC 204 16 BD --> CC 204 08 09 BD

dan yg juga mungkin sudah ganti:

CC 204 14 BD --> CC 204 08 07 BD

CC 204 15 BD --> CC 204 08 08 BD

Oohhh....ada thread ini tho...

Kalau saya lihat, nomor barunya ngaco semua. Tak satupun yang benar dan sesuai dengan sistem yang diharapkan.

Kenapa yah kok Dirjen KA lebih asyik mengurusi formalitas sia-sia seperti penomoran ini, daripada menjalankan fungsi mereka yang seharusnya:
-merawat jalur KA.
-mengusahakan dana subsidi untuk KA ekonomi.
Rumah bata en semen. Minum cendol..segarrr
Reply
(19-04-2011, 08:16 PM)dtRAiNeR Wrote: Update: CC 203 04 membukukan diri sebagai C3 yg pertama memakai penomoran jenis baru (CC 203 02 04).

Lalu CC 204 yg juga sudah memakai nomor baru:

CC 204 07 SDT --> CC 204 03 07 SDT

CC 204 08 YK --> CC 204 08 01 YK

CC 204 16 BD --> CC 204 08 09 BD

dan yg juga mungkin sudah ganti:

CC 204 14 BD --> CC 204 08 07 BD

CC 204 15 BD --> CC 204 08 08 BD

wah udah banyak perubahan nih penomoran,,
buat LOk seri 204xx, NOMER BARU + LOGO DISHUB Xie Xie

sebenernya untungnya apa sih pake nomer baru?Bingung
Reply
(09-04-2011, 06:37 PM)Aldio Yudha Trisandy Wrote: Ada kabar terbaru, CC 201 46 Dipo Induk YK berubah nomornya menjadi CC 201 83 08, dengan plat fiberglass dan font Arial seperti yang dipakai pada loko CC 204 baru.

tahan cuaca dan getaran nggak tuh ?
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
(20-04-2011, 10:34 AM)kemal reza Wrote: sebenernya untungnya apa sih pake nomer baru?Bingung

Nggak ada sih. Malah tambah ngawur dan membingungkan. Kalau dipikir buat apa begitu? Tidak ada yang salah dengan nomor lokomotif, kok tahu-tahu diganti?

Yang salama ini menjadi masalah terhadap kereta api kita adlaah pelayanan dan keamanan (terhadap faktor kriminalitas).

Itu-itu sama-sekali tidak diajamah. Malah nomor yang dijamah Red Bull
Rumah bata en semen. Minum cendol..segarrr
Reply
pengawas ruas Diesel pusing tujuh keliling
2 masinis salah ambil lok karena salah baca nomer lok nya
sosialisasi ke internal aja blom merata
payah
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)