Posts: 890
Threads: 0
Joined: Nov 2010
Reputation:
17
(31-01-2011, 09:13 AM)Charles Wrote: Sistem kelistrikan KRL terdiri dari 3 jenis, yaitu:
1. Rheostatik
[spoiler=Sistem rheostatik menggunakan menggunakan komponen resistor dan switch untuk mengatur kecepatan kereta api saat beroperasi, di mana besarnya hambatan/resistor yang digunakan bervariasi sesuai dengan kebutuhan dan toleransi maksimum dari rangkaian yang menggunakannya. Dalam hal ini, besarnya kecepatan rangkaian KA diatur dengan mengubah posisi switch yang diparalel dengan resistor untuk menambah besarnya tegangan pada motor traksi.]
[/spoiler]
Kelebihannya, sistem ini menggunakan komponen yang sederhana dengan mengabaikan faktor fluktuasi arus dan mudah untuk diperbaiki, sementara kekurangannya adalah kebutuhan daya yang lebih besar dibandingkan dua sistem yang lainnya. simple ya tapi kalo R nya jebol resistantnya naik, berarti tegangan masuk gak lancar berpengaruh ke speed dong.... bener2 simple banget ngandalin R siplah moga Gak sering error aja di catu dayanya untuk dorong R yg jebol spy kereta mau jalan
[spoiler= BRAKE.Emergency use only]

[/spoiler]
Posts: 254
Threads: 0
Joined: Jun 2010
Reputation:
6
Y (14-02-2011, 11:50 PM)nikmuracell Wrote: (31-01-2011, 09:13 AM)Charles Wrote: Sistem kelistrikan KRL terdiri dari 3 jenis, yaitu:
1. Rheostatik
[spoiler=Sistem rheostatik menggunakan menggunakan komponen resistor dan switch untuk mengatur kecepatan kereta api saat beroperasi, di mana besarnya hambatan/resistor yang digunakan bervariasi sesuai dengan kebutuhan dan toleransi maksimum dari rangkaian yang menggunakannya. Dalam hal ini, besarnya kecepatan rangkaian KA diatur dengan mengubah posisi switch yang diparalel dengan resistor untuk menambah besarnya tegangan pada motor traksi.]
[/spoiler]
Kelebihannya, sistem ini menggunakan komponen yang sederhana dengan mengabaikan faktor fluktuasi arus dan mudah untuk diperbaiki, sementara kekurangannya adalah kebutuhan daya yang lebih besar dibandingkan dua sistem yang lainnya. simple ya tapi kalo R nya jebol resistantnya naik, berarti tegangan masuk gak lancar berpengaruh ke speed dong.... bener2 simple banget ngandalin R siplah moga Gak sering error aja di catu dayanya untuk dorong R yg jebol spy kereta mau jalan
Terus bagaimana kalau R-nya konslet karena masuknya benda asing ke dalam box R mis. Kaleng minuman, resistanya kan jadi kecil arus yang ditarik jadi besar pula. Wah apa gak bahaya kalau ngebut mendadak? 
Tapi downside krl ini pendapatan dari penjualan tiket (Eko Panas) gak sebanding sama tagihan listrik ke PLN
Berharap Rangkas Jaya ditarik lokomotif listrik..
Posts: 311
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
3
Kalau saya yg org awam bedain Rheo dan VVVF cuma dari suara sewaktu akselerasi..Kalau Rheo didahului bunyi.."cetok" kalau VVVF ada bunyi yg dinamis seperti kita naik motor matik..
Posts: 890
Threads: 0
Joined: Nov 2010
Reputation:
17
(16-02-2011, 02:35 AM)Krusty Krupp Wrote: Y (14-02-2011, 11:50 PM)nikmuracell Wrote: (31-01-2011, 09:13 AM)Charles Wrote: Sistem kelistrikan KRL terdiri dari 3 jenis, yaitu:
1. Rheostatik
[spoiler=Sistem rheostatik menggunakan menggunakan komponen resistor dan switch untuk mengatur kecepatan kereta api saat beroperasi, di mana besarnya hambatan/resistor yang digunakan bervariasi sesuai dengan kebutuhan dan toleransi maksimum dari rangkaian yang menggunakannya. Dalam hal ini, besarnya kecepatan rangkaian KA diatur dengan mengubah posisi switch yang diparalel dengan resistor untuk menambah besarnya tegangan pada motor traksi.]
[/spoiler]
Kelebihannya, sistem ini menggunakan komponen yang sederhana dengan mengabaikan faktor fluktuasi arus dan mudah untuk diperbaiki, sementara kekurangannya adalah kebutuhan daya yang lebih besar dibandingkan dua sistem yang lainnya. simple ya tapi kalo R nya jebol resistantnya naik, berarti tegangan masuk gak lancar berpengaruh ke speed dong.... bener2 simple banget ngandalin R siplah moga Gak sering error aja di catu dayanya untuk dorong R yg jebol spy kereta mau jalan
Terus bagaimana kalau R-nya konslet karena masuknya benda asing ke dalam box R mis. Kaleng minuman, resistanya kan jadi kecil arus yang ditarik jadi besar pula. Wah apa gak bahaya kalau ngebut mendadak? 
Tapi downside krl ini pendapatan dari penjualan tiket (Eko Panas) gak sebanding sama tagihan listrik ke PLN kalo itu saya rasa gak mungkin mas, paling kemungkinan akibat debu yg menempel dirangkaian menjadi hambatan ® tersendiri sebelum masuk ke Rangkaian makanya dikatakan kekurangan dari system ini :
adalah kebutuhan daya yang lebih besar dibandingkan dua sistem yang lainnya.
... ditambah jalur tegangan yg masuk sudah korosi makin berat deh bahkan bisa gak kuat dan panas yg akhirnya tegangan supplynya jadi shot
[spoiler= BRAKE.Emergency use only]

[/spoiler]
Posts: 3
Threads: 0
Joined: May 2011
Reputation:
0
suara motor traksi holec paling top!
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
(30-01-2011, 06:44 AM)Dana Komuter Wrote: Karena pernah mengalami persitiwa luar biasa / PL tapi gak sampe nimbulin korban jiwa jadi pengen nanya penasaran nih...
Pernah tercium bau gosong di dalem interior KRL si Rheostatic. Mana udah telat 1,5 jam-an dari jadwal, disusul pula sama Rangkas Jaya yg ironisnya singgah di Kebayoran, naiknya pula mesti kayak anak2 parkour alias gak ada peron. Khan st. Kby jalur 3 gak ada peron tuh... Di perjalanan sedang hujan deres itulah kami merasakan bau kebakar. Seketika penumpang panik. Baunya kayak karet kebakar. Apa itu sumbernya dari mesin di atap (mungkin tepatnya deket pantograf) atau emang di bordes dg sambungan karetnya itu?
Kalau udah kejadian gitu, apa layak masinis tetep ngelajuin KRL-nya?

mungkin bau resistor yang terbakar?
(30-01-2011, 06:44 AM)Dana Komuter Wrote: Trus ada lagi serwatku perjalanan ke Bogor. Tau sendiri khan petak rel Manggarai - Bogor selalu menanjak. Pas dalam perjalana selalu GEDUBRAK GUBRUK GEDUBRAK... Di rangkaian Rheostatic juga ironisnya tuh...
ada yang berkelahi...(bercanda bro,  )
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 3,191
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
16
(30-01-2011, 06:44 AM)Dana Komuter Wrote: Karena pernah mengalami persitiwa luar biasa / PL tapi gak sampe nimbulin korban jiwa jadi pengen nanya penasaran nih...
Pernah tercium bau gosong di dalem interior KRL si Rheostatic. Mana udah telat 1,5 jam-an dari jadwal, disusul pula sama Rangkas Jaya yg ironisnya singgah di Kebayoran, naiknya pula mesti kayak anak2 parkour alias gak ada peron. Khan st. Kby jalur 3 gak ada peron tuh... Di perjalanan sedang hujan deres itulah kami merasakan bau kebakar. Seketika penumpang panik. Baunya kayak karet kebakar. Apa itu sumbernya dari mesin di atap (mungkin tepatnya deket pantograf) atau emang di bordes dg sambungan karetnya itu?
Kalau udah kejadian gitu, apa layak masinis tetep ngelajuin KRL-nya?

Trus ada lagi serwatku perjalanan ke Bogor. Tau sendiri khan petak rel Manggarai - Bogor selalu menanjak. Pas dalam perjalana selalu GEDUBRAK GUBRUK GEDUBRAK... Di rangkaian Rheostatic juga ironisnya tuh...
Bau yang mirip karet terbakar sendiri umumnya berasal dari bagian LB (line breaker circuit) yang berfungsi untuk memutus dan menyambung arus listrik, namun dalam kasus-kasus tertentu bisa berasal dari resistor yang sudah habis masa pakainya atau mengindikasikan adanya panas berlebihan pada komponen resistor saklar.
Seringkali bagian ini tampak mengeluarkan percikan api, karena muatan listrik yang disalurkan dari LAA cukup besar.
Dalam kasus ini apabila tidak terjadi penurunan kinerja masinis tetap menjalankan KRL bersangkutan sesuai prosedur standar, namun apabila ternyata terjadi penurunan kinerja secara mendadak setelah bau tersebut tercium maka masinis diwajibkan menghentikan KA karena hal itu mengindikasikan gangguan serius pada resistor blok.
Sumber bunyi "gedubrak" itu sendiri ada dua kemungkinan terbesar:
1. Roda benjol
2. Shock breaker (sokbreker) lemah
Pada umumnya bunyi itu mengindikasikan bagian mekanis penggerak yang melemah, jarang sekali bunyi itu dihasilkan dari komponen elektrik.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
o ya. sebenarnya mana sih yang lebih unggul, motor traksi DC atau AC. atau barangkali bisa diuraikan keunggulan dan kelemahan masing2 ?
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 254
Threads: 0
Joined: Jun 2010
Reputation:
6
Kalo dari segi umur & perawatan bagusan motor AC 3 fasa ketimbang DC, karena motor induksi AC 3 fasa tidak punya sikat arang yang menempel pada komutator cicin belah sehingga perawatanya lebih mudah
Dan untuk pengaturan kecepatan putarnya cukup merubah2 frekuensi yang diberikan kepadanya, makin tinggi frekuensinya --> makin cepat medan putar pada kumparan statornya --> makin cepat putaran porosnya dan sebaliknya
baru itu yang saya tau, mohon koreksi dan tambahanya... 
Berharap Rangkas Jaya ditarik lokomotif listrik..
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
^^^
trims tuan krabb, eh krupp. hehehe... saya jadi agak mengerti. sekarang saya mau tanya lagi nih. barangkali rekan2 ada yang bisa menjawab..
- tapi apakah motor ac ada kelemahannya?
- kalau holec itu masalahnya di traksi nya yang ac atau masalah yang lain kah?
- semisal holec dijalankan pada laa yang menggunakan tegangan ac, kira2 bagaimana ya?
itu saja dulu pertanyaan saya. nanti disambung lagi. wassalam.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
|