Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
lebih kuat mana long hood atau short hood
#11
menurut orang awam seperti sy, lebih kuat posisi SH kali ya.
dan pandangan mass lebih clear..

sy pernah ngikut lok SH, ketika lok jalan kenceng kayak keilangan balance..
bener gak kayagitu ya..

kalo kambing lebih seneng posisi SH, karena tampias angin gak begitu kenceng.
Kepala Divisi Bangunan, Jembatan dan Rel MSTS
Reply
#12
ya klo SH pndangan masinis bisa lebih bnyk...

dr pada LH..Xie Xie
lebih baek naek kereta bisa liat pemandangan, dari pada naek kendaraan liat kemacetan

my flickr
Reply
#13
kalo posisi lh mesin nya lebih adem kali yak? Bingung
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#14
bukannya lebih adem, sama saja sebenarnya. Kalo menurutku sih, karena berat adhesi di LH lebih kuat daripada di SH, jika LH kan posisi mesin ada di depan, sehingga dapat menambah gaya traksi yang kuat dalam mencengkeram rel supaya dapat melaju.....



[Image: bannersaveourearth.png]

My Website Railway Photography www.flickr.com/photos/Agung_Ajunks

My videos on www.youtube.com/user/cc20409
Reply
#15
ohh gt ya..

klo perbedaan teknis yang detilnya ada ga si??
Reply
#16
hmm....
member baru nich...
salam kenal ya kawan2 K.A lovers,,
kaya'e c sama aja...
pernah tau jalur bangil-lawang gak?kan rutenya nanjak abis..tapi posisi loko ya nggak tentu,kadang SH kadang juga LH,,bagaimana tuh??
|warm up|




[Image: 418089_2580690805272_1494496598_32011478...2663_n.jpg]
Reply
#17
(17-05-2009, 07:09 PM)rayka Wrote: hmm....
member baru nich...
salam kenal ya kawan2 K.A lovers,,
kaya'e c sama aja...
pernah tau jalur bangil-lawang gak?kan rutenya nanjak abis..tapi posisi loko ya nggak tentu,kadang SH kadang juga LH,,bagaimana tuh??

katanya mas agung lebih kuat LH..

karena daya cengkram relny kuat..
katanya mas agung?Xie Xie
lebih baek naek kereta bisa liat pemandangan, dari pada naek kendaraan liat kemacetan

my flickr
Reply
#18
yaps....kadang2 emang lebih kuat di LH, tapi kadang2 juga di SH juga kuat, tergantung loknya aja.....
saya pernah naik KA Ketel dari Tegal sampe Bumiayu, waktu bawa 14 KKW kosongan dan lok posisi LH, pas di tanjakan antara Prupuk-Bumiayu, tuh lok sanggup narik sampai kecepatan 55 km/jam, kebetulan saya naik di ketel yang dekat dengan kabin lok, jadi keliatan jelas speedometernya.



[Image: bannersaveourearth.png]

My Website Railway Photography www.flickr.com/photos/Agung_Ajunks

My videos on www.youtube.com/user/cc20409
Reply
#19
(17-05-2009, 09:58 AM)Agung Wrote: bukannya lebih adem, sama saja sebenarnya. Kalo menurutku sih, karena berat adhesi di LH lebih kuat daripada di SH, jika LH kan posisi mesin ada di depan, sehingga dapat menambah gaya traksi yang kuat dalam mencengkeram rel supaya dapat melaju.....

NAH BETUL ITU...penjelasan seperti ini lebih masuk akal, ilmiah, bisa dipertanggungjawabkan secara fisika dan dibahasakan sematematis mungkin, pokoke lebih manusiawi deh......
jadinya gampang dicerna sama kita-kita yang masih mudeng (awam)

SIP dah ini baru namanya cerdas (kalo yang lain, PINTER deh) yakni bisa menjelaskan sesuatu yang rumit dengan cara sederhana. jadi kalo ada yang njelasin sesuatu (yang sebenernya sederhana tapi ) dipaparkan secara rumit, itu mah namanya NYU-SA-HIN.

thank kang agung....
Playboy
Reply
#20
brur, kalo berat adhesinya lebih berat di lh, berarti lok2 model ini gak merata dunk distribusi beratnya. Bingung

mendingan diberikan gambar potongan depan nya lok cc aja, nanti bisa dibahas lebih lanjut. Xie Xie
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)