Posts: 3,471
Threads: 0
Joined: Jan 2008
Reputation:
12
kalo desainnya diantara tiga gambar yang dikasih ipenk, milih yang metro india aja...
desainnya gak kaku....
TM 7000 desainnnya juga mantap....
biar makin banyak masyarakat yang seneng sama kereta indonesia.....
Posts: 387
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
5
kabar bagus nih.. bisa dipastikan KRL baru ini akan dibuat dgn perencanaan yg lebih baik..
mas logawa, ada beberapa hal yg ingin saya tanyakan, mungkin beberapa aga OOT.. hhe..
1. dalam pembuatan KRL ini, BOMBARDIER berperan sebagai apa? kemudian apa saja peran INKA dalam pembuatan KRL ini?
2. kalau boleh tahu, ini bekerja samanya dgn BOMBARDIER jerman (yg dulunya adTranz) atau BOMBARDIER Belgia (dulunya BN) yg dulu jg membuat KRL bersama HOLEC?
3. sudah sampai manakah proses perencanaan/pembuatan KRL ini?
kemudian ini ada pertanyaan yg aga melenceng.. hehe..
4. saya ingin tahu sebenernya apa yg membuat CKRDE ex BN/HOLEC sering bermasalah? apakah hanya sistem abarnya yg memang sejak masih KRL sudah bermasalah? oiya huruf C pada CKRDE itu kepanjangan dari apa?
5. mengapa INKA hanya menggunakan engine buatan Cummins pada KRDnya?
6. mengapa INKA tidak membuat KRDI seperti KRDH Nippon Sharyo yg bisa lebih fleksibel dalam jumlah rangkaiannya?
maaf ya mas logawa, saya banya tanya.. hehe.. mudah2an produk INKA terus lebih baik..
Dengan ponsel Samsung GT-S5233S + IM3, ditambah juga Telkom Speedy tetep bisa buka Semboyan35.com meskipun dengan penuh kesabaran.
My Name in QR-Code
Posts: 502
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
5
moga-moga bentuknya mirip Sama KRL JR 209
BOBOTOH PERSIB
Posts: 311
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
3
Desainnya kalo sy lebih sreg dengan KRL Hitachi.
Intinya untuk desain KRL yg ini, INKA dan Bombardier harus banyak belajar dari desain KRL ex Jepang yg saat ini banyak beroperasi di Jabodetabek baik yg teknologi VVVF ( Hitachi ), Rheostatic maupun Chopper. Sehingga segala kelemahan dan keunggulan dari teknologi Jepang tsb dapat menjadi bahan pertimbangan.
Ingat ! Untuk menambah 40 unit kereta rel listrik (KRL) baru pemerintah mendapat pinjaman senilai 33,3 juta euro dari Pemerintah Jerman melalui Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW) Jerman.
Yang harus dibayar plus bunga2nya bukan hibah.
Posts: 147
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
2
sedikit jawaban buat mas Azu ttg engine cummins, secara international cummins sudah mempunyai nama sebagai produsen engine terhebat untuk diaplikasikan dimana saja... ini maksudnya untuk tipe diesel engine. jadi mungkin salah satu alasannya ya karena memang sudah terbukti kualitasnya.... lagipula suppliernya ada di indonesia, dibandingkan beberapa produsen engine yang dipakai di loko... sepertinya blom punya representatif di indonesia....
Info yang saya denger dari KCJ, proses ini masih dalam tahap wacana.... artinya belum tentu terlaksana, mengingat proses tender masukin T7000 aja susah banget.... INKA di sini pasati fungsinya sebagai perakit, dimana semua komponen diimpor dari pabriknya......
Posts: 387
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
5
yup, memang Cummins merupakan mesin diesel yang paling banyak diaplikasikan di berbagai macam peralatan,, tapi kalau untuk loko sepertinya MTU dan CAT lebih populer, sedangkan unruk DMU/KRD memang Cummins cukup banyak yang pakai (seperti Sprinter punya British Railway yang mesinnya sama dengan KRDH Nippon Sharyo sekarang)..
Tapi saya hanya ingin tahu sebenarnya yang sering bermasalah di KRDE itu apakah mesin? apabila memang mesin, mengapa tidak mencoba dari pabrik lain.. Tetapi Cummins itu merupakan pabrik mesin Diesel yang terbesar di dunia,, jadi itu saja sebenarnya cukup jadi pertimbangan.. hehe..
setau saya ini bukan proyeknya KCJ,, tetapi proyeknya Dephub..
Dengan ponsel Samsung GT-S5233S + IM3, ditambah juga Telkom Speedy tetep bisa buka Semboyan35.com meskipun dengan penuh kesabaran.
My Name in QR-Code