Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
10-01-2011, 01:58 PM
BTW, saya mau nanya lagi nih...
Besok saya pulang sekolah lebih cepat, sekitar jam 12:30, dan masih harus menunggu untuk bimbel jam 15:00. Rencananya saya mau ke stasiun BD dan motret di sana sambil nunggu sampai jam 3... Berarti saya harus menulis surat, tujuannya kepada Kepala Stasiun ya?
Trus kalo misal tujuan motret saya tulis di surat demikian:
Quote:Melalui surat ini, saya yang bertandatangan di bawah ini, ingin memohon persetujuan dari Bapak untuk diperbolehkan mengambil foto di lingkungan Stasiun Bandung untuk koleksi pribadi dan dimasukkan kedalam sebuah forum pecinta kereta api, pada hari ini, Selasa, 11 Januari 2011.
Cukup nggak ya?
Trus, yang saya sempat baca di page 3 atau 4 thread ini, katanya suratnya harus di-copy rangkap 3. Apa perlu dituliskan di bagian akhir surat tembusan buat siapa saja?
Ditunggu informasi dari teman-teman RF sekalian, terutama bagi yang sudah berpengalaman motret di BD, baik dia orang BD atau dari luar Daop II. Trims...
Posts: 208
Threads: 0
Joined: Jan 2011
Reputation:
1
(10-01-2011, 01:58 PM)dtRAiNeR Wrote: BTW, saya mau nanya lagi nih...
Besok saya pulang sekolah lebih cepat, sekitar jam 12:30, dan masih harus menunggu untuk bimbel jam 15:00. Rencananya saya mau ke stasiun BD dan motret di sana sambil nunggu sampai jam 3... Berarti saya harus menulis surat, tujuannya kepada Kepala Stasiun ya?
Trus kalo misal tujuan motret saya tulis di surat demikian:
Quote:Melalui surat ini, saya yang bertandatangan di bawah ini, ingin memohon persetujuan dari Bapak untuk diperbolehkan mengambil foto di lingkungan Stasiun Bandung untuk koleksi pribadi dan dimasukkan kedalam sebuah forum pecinta kereta api, pada hari ini, Selasa, 11 Januari 2011.
Cukup nggak ya? 
Trus, yang saya sempat baca di page 3 atau 4 thread ini, katanya suratnya harus di-copy rangkap 3. Apa perlu dituliskan di bagian akhir surat tembusan buat siapa saja?
Ditunggu informasi dari teman-teman RF sekalian, terutama bagi yang sudah berpengalaman motret di BD, baik dia orang BD atau dari luar Daop II. Trims... 
ngapain mas pake iji ke KS saya mah langsung potret potret aja... 
Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
13-01-2011, 06:57 AM
(This post was last modified: 13-01-2011, 06:59 AM by d'tRAiNeR.)
(12-01-2011, 10:43 PM)maulana Wrote: (10-01-2011, 01:58 PM)dtRAiNeR Wrote: BTW, saya mau nanya lagi nih...
Besok saya pulang sekolah lebih cepat, sekitar jam 12:30, dan masih harus menunggu untuk bimbel jam 15:00. Rencananya saya mau ke stasiun BD dan motret di sana sambil nunggu sampai jam 3... Berarti saya harus menulis surat, tujuannya kepada Kepala Stasiun ya?
Trus kalo misal tujuan motret saya tulis di surat demikian:
Quote:Melalui surat ini, saya yang bertandatangan di bawah ini, ingin memohon persetujuan dari Bapak untuk diperbolehkan mengambil foto di lingkungan Stasiun Bandung untuk koleksi pribadi dan dimasukkan kedalam sebuah forum pecinta kereta api, pada hari ini, Selasa, 11 Januari 2011.
Cukup nggak ya? 
Trus, yang saya sempat baca di page 3 atau 4 thread ini, katanya suratnya harus di-copy rangkap 3. Apa perlu dituliskan di bagian akhir surat tembusan buat siapa saja?
Ditunggu informasi dari teman-teman RF sekalian, terutama bagi yang sudah berpengalaman motret di BD, baik dia orang BD atau dari luar Daop II. Trims... 
ngapain mas pake iji ke KS saya mah langsung potret potret aja... 
Waktu dulu sempet ditegur PKD, suruh bawa surat izin... Makanya kemaren bawa surat ke KS. Ya, jadi lebih tenang lah, naik gerbong GoPar sebelum dibuka ada PKD aman-aman aja, padahal pake SLR... Waktu itu pake pocket ditegur...
Lagipula ga ribet koq ngurusnya, tinggal dateng ke kantor KS, kasih suratnya, bilang kapan dan berapa orang motretnya, trus langsung dikasih surat izinnya, ditunjukin ke PKD...
Oh, satu tambahan lain. Surat yang dari pemotret dan dari KS ga perlu di-fotocopy.
Posts: 1,060
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
4
(12-01-2011, 10:43 PM)maulana Wrote: (10-01-2011, 01:58 PM)dtRAiNeR Wrote: BTW, saya mau nanya lagi nih...
Besok saya pulang sekolah lebih cepat, sekitar jam 12:30, dan masih harus menunggu untuk bimbel jam 15:00. Rencananya saya mau ke stasiun BD dan motret di sana sambil nunggu sampai jam 3... Berarti saya harus menulis surat, tujuannya kepada Kepala Stasiun ya?
Trus kalo misal tujuan motret saya tulis di surat demikian:
Quote:Melalui surat ini, saya yang bertandatangan di bawah ini, ingin memohon persetujuan dari Bapak untuk diperbolehkan mengambil foto di lingkungan Stasiun Bandung untuk koleksi pribadi dan dimasukkan kedalam sebuah forum pecinta kereta api, pada hari ini, Selasa, 11 Januari 2011.
Cukup nggak ya? 
Trus, yang saya sempat baca di page 3 atau 4 thread ini, katanya suratnya harus di-copy rangkap 3. Apa perlu dituliskan di bagian akhir surat tembusan buat siapa saja?
Ditunggu informasi dari teman-teman RF sekalian, terutama bagi yang sudah berpengalaman motret di BD, baik dia orang BD atau dari luar Daop II. Trims... 
ngapain mas pake iji ke KS saya mah langsung potret potret aja... 
ko NGAPAIN?
ya harus izin lah mas,
minimal bgt ijin ke petugas, soalnya ini bukan tempat piknik melainkan tempat mereka bekerja dan kita sebagai RF harus menghargai keberadaan mereka, ST.BDG termasuk rawan PKD, jangankan gak izin, kadang kita udah izin aja masih di tegur..
Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
13-01-2011, 09:38 AM
(This post was last modified: 13-01-2011, 09:40 AM by d'tRAiNeR.)
(13-01-2011, 07:49 AM)kemal reza Wrote: (12-01-2011, 10:43 PM)maulana Wrote: [spoiler] (10-01-2011, 01:58 PM)dtRAiNeR Wrote: BTW, saya mau nanya lagi nih...
Besok saya pulang sekolah lebih cepat, sekitar jam 12:30, dan masih harus menunggu untuk bimbel jam 15:00. Rencananya saya mau ke stasiun BD dan motret di sana sambil nunggu sampai jam 3... Berarti saya harus menulis surat, tujuannya kepada Kepala Stasiun ya?
Trus kalo misal tujuan motret saya tulis di surat demikian:
Quote:Melalui surat ini, saya yang bertandatangan di bawah ini, ingin memohon persetujuan dari Bapak untuk diperbolehkan mengambil foto di lingkungan Stasiun Bandung untuk koleksi pribadi dan dimasukkan kedalam sebuah forum pecinta kereta api, pada hari ini, Selasa, 11 Januari 2011.
Cukup nggak ya? 
Trus, yang saya sempat baca di page 3 atau 4 thread ini, katanya suratnya harus di-copy rangkap 3. Apa perlu dituliskan di bagian akhir surat tembusan buat siapa saja?
Ditunggu informasi dari teman-teman RF sekalian, terutama bagi yang sudah berpengalaman motret di BD, baik dia orang BD atau dari luar Daop II. Trims...  [/spoiler]
ngapain mas pake iji ke KS saya mah langsung potret potret aja... 
ko NGAPAIN?
ya harus izin lah mas,
minimal bgt ijin ke petugas, soalnya ini bukan tempat piknik melainkan tempat mereka bekerja dan kita sebagai RF harus menghargai keberadaan mereka, ST.BDG termasuk rawan PKD, jangankan gak izin, kadang kita udah izin aja masih di tegur..
Betul harus minta izin dulu. Lagipula, buat saya, dengan adanya izin dari KS saya jadi lebih tenang buat keliling stasiun dan motret...
(13-01-2011, 07:49 AM)kemal reza Wrote: ST.BDG termasuk rawan PKD, jangankan gak izin, kadang kita udah izin aja masih di tegur..
BTW, waktu kemarin saya ga kena tegur dari PKD biar udah punya surat izin, apa mungkin karena pas baru dateng saya nanya ke salah satu PKD soal surat izin (secara tidak langsung minta izin motret ke petugas tersebut), jadi mungkin diantara mereka sudah berkoordinasi untuk tidak menanyakan kepada saya soal surat izin (karena kemarin saya cukup sering berpapasan dengan PKD, sekitar 5-6 kali, tapi ga ada yang curiga)...
Posts: 331
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
3
Lg nongkrong Ñî stasiun bandung nih...
Posts: 1,060
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
4
(13-01-2011, 09:38 AM)dtRAiNeR Wrote: (13-01-2011, 07:49 AM)kemal reza Wrote: (12-01-2011, 10:43 PM)maulana Wrote: [spoiler] (10-01-2011, 01:58 PM)dtRAiNeR Wrote: BTW, saya mau nanya lagi nih...
Besok saya pulang sekolah lebih cepat, sekitar jam 12:30, dan masih harus menunggu untuk bimbel jam 15:00. Rencananya saya mau ke stasiun BD dan motret di sana sambil nunggu sampai jam 3... Berarti saya harus menulis surat, tujuannya kepada Kepala Stasiun ya?
Trus kalo misal tujuan motret saya tulis di surat demikian:
Quote:Melalui surat ini, saya yang bertandatangan di bawah ini, ingin memohon persetujuan dari Bapak untuk diperbolehkan mengambil foto di lingkungan Stasiun Bandung untuk koleksi pribadi dan dimasukkan kedalam sebuah forum pecinta kereta api, pada hari ini, Selasa, 11 Januari 2011.
Cukup nggak ya? 
Trus, yang saya sempat baca di page 3 atau 4 thread ini, katanya suratnya harus di-copy rangkap 3. Apa perlu dituliskan di bagian akhir surat tembusan buat siapa saja?
Ditunggu informasi dari teman-teman RF sekalian, terutama bagi yang sudah berpengalaman motret di BD, baik dia orang BD atau dari luar Daop II. Trims...  [/spoiler]
ngapain mas pake iji ke KS saya mah langsung potret potret aja... 
ko NGAPAIN?
ya harus izin lah mas,
minimal bgt ijin ke petugas, soalnya ini bukan tempat piknik melainkan tempat mereka bekerja dan kita sebagai RF harus menghargai keberadaan mereka, ST.BDG termasuk rawan PKD, jangankan gak izin, kadang kita udah izin aja masih di tegur..
Betul harus minta izin dulu. Lagipula, buat saya, dengan adanya izin dari KS saya jadi lebih tenang buat keliling stasiun dan motret...
(13-01-2011, 07:49 AM)kemal reza Wrote: ST.BDG termasuk rawan PKD, jangankan gak izin, kadang kita udah izin aja masih di tegur..
BTW, waktu kemarin saya ga kena tegur dari PKD biar udah punya surat izin, apa mungkin karena pas baru dateng saya nanya ke salah satu PKD soal surat izin (secara tidak langsung minta izin motret ke petugas tersebut), jadi mungkin diantara mereka sudah berkoordinasi untuk tidak menanyakan kepada saya soal surat izin (karena kemarin saya cukup sering berpapasan dengan PKD, sekitar 5-6 kali, tapi ga ada yang curiga)...
maaf maaf kate mas, biar kata gak ditegur, tapi ada baiknya kita harus kulonuwun dulu,, soalnya itu menyangkut sisi positif RF yang lain juga, bukan kepentingan pribadi aja loch.. dengan kita kulonuwun, kita juga pasti bakal lebih dihargain sama mereka..
st.BD adalah stasiun yg saya sukai, krna mnrut saya ada nilai PLUS nya
Posts: 2,640
Threads: 0
Joined: Jun 2010
Reputation:
19
(10-01-2011, 01:58 PM)dtRAiNeR Wrote: BTW, saya mau nanya lagi nih...
Besok saya pulang sekolah lebih cepat, sekitar jam 12:30, dan masih harus menunggu untuk bimbel jam 15:00. Rencananya saya mau ke stasiun BD dan motret di sana sambil nunggu sampai jam 3... Berarti saya harus menulis surat, tujuannya kepada Kepala Stasiun ya?
Trus kalo misal tujuan motret saya tulis di surat demikian:
Quote:Melalui surat ini, saya yang bertandatangan di bawah ini, ingin memohon persetujuan dari Bapak untuk diperbolehkan mengambil foto di lingkungan Stasiun Bandung untuk koleksi pribadi dan dimasukkan kedalam sebuah forum pecinta kereta api, pada hari ini, Selasa, 11 Januari 2011.
Cukup nggak ya? 
Trus, yang saya sempat baca di page 3 atau 4 thread ini, katanya suratnya harus di-copy rangkap 3. Apa perlu dituliskan di bagian akhir surat tembusan buat siapa saja?
Ditunggu informasi dari teman-teman RF sekalian, terutama bagi yang sudah berpengalaman motret di BD, baik dia orang BD atau dari luar Daop II. Trims... 
benar..
waktu itu dari orang humas saya diminta surat ijin rangkap 3
1 untuk Humas
1 untuk KS
1 lagi untuk PKD
perkara ' ngapain pake ijin?',
sebenarnya ini adalah HAK DARI PT Kereta Api (Persero) untuk mendapatkan surat perizinan.
Karena secara sadar atau tidak,Stasiun dan Prasarana lainnya (Kereta,Rel,dkk) adalah WILAYAH KERJA. Sebagaimana jika kita melakukan 'kunjungan' (bukan sebagai penumpang atau pengguna layanan jasa KA) ke pabrik,tentu kita harus meminta izin
di beberapa perusahaan manufaktur malah tidak boleh mengambil gambar
Penjelasan dari HUMAS saat itu adalah:
Surat harus ada karena sebagai ijin resmi dan dimasukkan kedalam data (mungkin seperti berita acara). Karena mereka tentu tidak mau dipersalahkan jika ada RF yang tertabrak hanya karena mengambil gambar KA di emplasemen atau rel ka
. Juga sebagai bukti kalau mereka tidak sembarangan memberi ijin.
sekali lagi,jangan menyalahgunakan embel-embel RF lah..
693-5073-893-673
Posts: 7
Threads: 0
Joined: Oct 2010
Reputation:
0
22-01-2011, 07:20 PM
(30-01-2009, 08:10 PM)katyusha Wrote: kalo mau foto2 disitu mah susah..beruntung tuh bisa foto2 disitu mas..paling banter bisanya candid...
klo saya sich selalu minta surat izin dulu ke KSnya .dan setiap kali saya minta surat izin pasti di kasih izin.....
Posts: 702
Threads: 0
Joined: May 2010
Reputation:
3
(13-01-2011, 07:12 PM)tomrys Wrote: (10-01-2011, 01:58 PM)dtRAiNeR Wrote: BTW, saya mau nanya lagi nih...
Besok saya pulang sekolah lebih cepat, sekitar jam 12:30, dan masih harus menunggu untuk bimbel jam 15:00. Rencananya saya mau ke stasiun BD dan motret di sana sambil nunggu sampai jam 3... Berarti saya harus menulis surat, tujuannya kepada Kepala Stasiun ya?
Trus kalo misal tujuan motret saya tulis di surat demikian:
Quote:Melalui surat ini, saya yang bertandatangan di bawah ini, ingin memohon persetujuan dari Bapak untuk diperbolehkan mengambil foto di lingkungan Stasiun Bandung untuk koleksi pribadi dan dimasukkan kedalam sebuah forum pecinta kereta api, pada hari ini, Selasa, 11 Januari 2011.
Cukup nggak ya? 
Trus, yang saya sempat baca di page 3 atau 4 thread ini, katanya suratnya harus di-copy rangkap 3. Apa perlu dituliskan di bagian akhir surat tembusan buat siapa saja?
Ditunggu informasi dari teman-teman RF sekalian, terutama bagi yang sudah berpengalaman motret di BD, baik dia orang BD atau dari luar Daop II. Trims... 
benar..
waktu itu dari orang humas saya diminta surat ijin rangkap 3
1 untuk Humas
1 untuk KS
1 lagi untuk PKD
perkara 'ngapain pake ijin?',
sebenarnya ini adalah HAK DARI PT Kereta Api (Persero) untuk mendapatkan surat perizinan.
Karena secara sadar atau tidak,Stasiun dan Prasarana lainnya (Kereta,Rel,dkk) adalah WILAYAH KERJA. Sebagaimana jika kita melakukan 'kunjungan' (bukan sebagai penumpang atau pengguna layanan jasa KA) ke pabrik,tentu kita harus meminta izin
di beberapa perusahaan manufaktur malah tidak boleh mengambil gambar
Penjelasan dari HUMAS saat itu adalah:
Surat harus ada karena sebagai ijin resmi dan dimasukkan kedalam data (mungkin seperti berita acara). Karena mereka tentu tidak mau dipersalahkan jika ada RF yang tertabrak hanya karena mengambil gambar KA di emplasemen atau rel ka
. Juga sebagai bukti kalau mereka tidak sembarangan memberi ijin.
sekali lagi,jangan menyalahgunakan embel-embel RF lah..

ooohhh.... ah mending donlod aja kalo gitu mah yaa 
seandainya ada kereta ke Pangandaran... mungkin bisa lebih hidup pariwisata di wilayah priangan timur, sedikit emisi untuk menyelamatkan bumi kita, naiklah kereta api....
|