11-11-2014, 12:13 AM
Sesuai janji saya, karena saya sudah kembali ke Malang, maka TR Series ini akan dilanjut. Kemaren cuman dikasih previewnya aja, sekarang akan saya berikan cerita lengkapnya soal TR kali ini. Nah, untuk mengetahui episode TR kali ini, silakan dibuka spoilernya:
[spoiler=Judul TR kali ini:]54 JAM ML-JR-PWT-SGU-ML DENGAN 4 KA[/spoiler]
Catatan:
Part 1: KA 190/187 Tawang Alun ML-JR
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Sebelumnya mari kita panjatkan puju syukur kehadirat Tuhan YME yang memberikan kesehatan, kesempatan, dsb. sehingga bisa bertemu pada cerita TR kali ini.
(kalo diterusin takut alay, hehehe...
)
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kendala saya mau JRan pasti kalo gak karena ada duit gak ada waktu ya ada waktu gak ada duit. Tapi, tanggal 7-9 November kemaren bener2 suatu momen langka, karena selain ada waktu, juga ada duit buat JRan jauh2. Tapi, sebelum melakukan JRan ini, sempet ada beberapa opsi JRan yang bisa dipilih:
Tawang Alun (ML-BW)* -> Logawa (JR-PWT)* -> Logawa (PWT-JR)* -> Penataran Ekspres (SGU-ML)*
*catatan: relasi/trayek sesuai yang tertera di tiket.
Dan hari yang ditunggu itu pun telah tiba...
Jum'at, 7 November 2014
Sebelum capcus ke ML, saya mulai menyiapkan berbagai "senjata" untuk JRan kali ini, yaitu pakaian beberapa stel, peralatan mandi, handuk, tisu, obat2an, bekal makanan dan jajanan, dan yang paling penting air minum 2x1,5 liter. Kenapa saya membawa air yang 1,5 liter? Jawabannya karena saya gampang haus, makanya butuh banyak minum. Nantinya, Anda akan menemukan botol air minum di foto2 TR saya, sebab itulah "senjata utama" TRan, dan gak lupa HP, dompet, charger, dan headset. Headset penting buat ngedengerin lagu di dalam KA. Setelah semuanya siap, jam 13:30 berangkat. Tapi sebelum berangkat, sempet ada hujan sebentar di tempat saya, cuman yang paling parah waktu otw ke stasiun, waktu itu nemu dahan pohon tumbang, daun berserakan, deelel. Pokoknya ancur banget dah jalanan di Malang waktu itu, maklum hujannya bukan hujan biasa, tapi pake angin kenceng segala...
Sampe di stasiun ML jam 14:10, 10 menit kemudian saya langsung boarding tiket Tawang Alun saya, karena 14:55 TA berangkat dari ML ke BW. Dan ternyata sampai masuk ke peron jalur 3 itu juga masih hujan deras, bahkan hingga Malabar ML-BD berangkat sekalipun. Ya sudah, daripada bete, akhirnya saya sempetin foto2 dan ngerekam video di peron 2 (jalur 2-3) sambil ngedengerin lagu juga. Ahkhirnya, jam 14:50, KA 190/187 Tawang Alun relasi ML-BW masuk jalur 3 ML. Ingin tau cerita selanjutnya, tetep stay terus di TR Series ini...
[spoiler=Judul TR kali ini:]54 JAM ML-JR-PWT-SGU-ML DENGAN 4 KA[/spoiler]
Catatan:
- Mohon maaf kalo foto dan video di TR ini kurang, karena sebagian lagi gak mood foto2 atawa ngerekam.
- Mohon maaf kalo beberapa LAPKA gak kecatet dikarenakan tidur...

- Postingan TR ini didahulukan cerita dan LAPKAnya, jadi untuk foto-video menyusul karena masih dalam proses upload.
Part 1: KA 190/187 Tawang Alun ML-JR
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Sebelumnya mari kita panjatkan puju syukur kehadirat Tuhan YME yang memberikan kesehatan, kesempatan, dsb. sehingga bisa bertemu pada cerita TR kali ini.
(kalo diterusin takut alay, hehehe...
)Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kendala saya mau JRan pasti kalo gak karena ada duit gak ada waktu ya ada waktu gak ada duit. Tapi, tanggal 7-9 November kemaren bener2 suatu momen langka, karena selain ada waktu, juga ada duit buat JRan jauh2. Tapi, sebelum melakukan JRan ini, sempet ada beberapa opsi JRan yang bisa dipilih:
- Opsi 1: Tumapel (ML-SGU) -> Pasundan (SGU-KAC) -> Kahuripan (KAC-KD) -> Dhoho-Penataran (KD-ML)
- Opsi 2: Penataran-Dhoho (ML-KD) -> Kahuripan (KD-KAC) -> Pasundan (KAC-SGU) -> Penataran Icon (SGU-ML)
- Opsi 3: Tumapel (ML-SGU) -> Logawa (SGU-PWT) -> Logawa (PWT-SGU) -> Penataran (SGU-ML)
- Opsi 4: Tumapel (ML-SGU) -> Probowangi (BG-BW) -> Probowangi (BW-BG) -> Penataran Icon (SGU-ML)
Tawang Alun (ML-BW)* -> Logawa (JR-PWT)* -> Logawa (PWT-JR)* -> Penataran Ekspres (SGU-ML)*
*catatan: relasi/trayek sesuai yang tertera di tiket.
Dan hari yang ditunggu itu pun telah tiba...
Jum'at, 7 November 2014
Sebelum capcus ke ML, saya mulai menyiapkan berbagai "senjata" untuk JRan kali ini, yaitu pakaian beberapa stel, peralatan mandi, handuk, tisu, obat2an, bekal makanan dan jajanan, dan yang paling penting air minum 2x1,5 liter. Kenapa saya membawa air yang 1,5 liter? Jawabannya karena saya gampang haus, makanya butuh banyak minum. Nantinya, Anda akan menemukan botol air minum di foto2 TR saya, sebab itulah "senjata utama" TRan, dan gak lupa HP, dompet, charger, dan headset. Headset penting buat ngedengerin lagu di dalam KA. Setelah semuanya siap, jam 13:30 berangkat. Tapi sebelum berangkat, sempet ada hujan sebentar di tempat saya, cuman yang paling parah waktu otw ke stasiun, waktu itu nemu dahan pohon tumbang, daun berserakan, deelel. Pokoknya ancur banget dah jalanan di Malang waktu itu, maklum hujannya bukan hujan biasa, tapi pake angin kenceng segala...

Sampe di stasiun ML jam 14:10, 10 menit kemudian saya langsung boarding tiket Tawang Alun saya, karena 14:55 TA berangkat dari ML ke BW. Dan ternyata sampai masuk ke peron jalur 3 itu juga masih hujan deras, bahkan hingga Malabar ML-BD berangkat sekalipun. Ya sudah, daripada bete, akhirnya saya sempetin foto2 dan ngerekam video di peron 2 (jalur 2-3) sambil ngedengerin lagu juga. Ahkhirnya, jam 14:50, KA 190/187 Tawang Alun relasi ML-BW masuk jalur 3 ML. Ingin tau cerita selanjutnya, tetep stay terus di TR Series ini...
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya
FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya
FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie

