03-09-2014, 10:09 PM
(02-09-2014, 08:21 AM)Samloed Wrote:(02-09-2014, 01:01 AM)Warteg Wrote:(02-09-2014, 12:10 AM)Batpod Wrote: Maaf, saya masih awam jalur utara. Memangnya ada ya jalur KA ke arah Demak?
Mungkin yang dimaksud Demak ini adalah Stasiun Brumbung, secara administratif masuk wilayah Kabupaten Demak.
Kalau Stasiun Demak beserta jalurnya yang menuju kesana sudah non aktif
Padahal kalo jalur kereta di Karesidenan Pati ini diaktifkan kembali tentunya akan membentuk loop line antar daerah ya (Semarang, Demang, Kudus, Jepara, Rembang, Grobogan dan Blora)...
Sebelum th 1980 di Daop IV memang masih beroperasi beberapa rangkaian KA Lokal yang meniti rel di lintas cabang seperti SMC - Blora via Demak , Godong , Purwodadi , Wirosari , Kunduran dan SMC - Rembang via Demak - Kudus - Pati - Juana yang dihela lokomotip seri D 301 , karena memang rel tipe R 25 , sehingga kecepatan saat beroperasipun sangat rendah sekitar 20 s/d 30 km/jam , Kondisi terakhir rel yang sebagian besar berada di tepi jalan raya antar kota ini sebagian besar sudah tertimbun aspal bahkan sudah ada yang hilang/dibongkar.
Untuk lintas raya ( KA Lokal Raya ) menggunakan Lok BB 200 karena rel yg dilintasi tipe R 33 dengan Trayek SMC - Cepu via Brumbung - Gubug - Ngrombo - Gambringan - Randublatung , Trayek SMC - Telawa via Brumbung - Kedungjati dan Trayek SMT - Tegal via weleri - Pekalongan. Berbeda dengan lintas cabang , untuk Lokal raya ini KA dioperasikan dengan kec sekitar 40 s/d 60 km/jam
Kondisi rel lintas raya ini sudah ditingkatkan dari R 33 menjadi R 42 bahkan ada pula yang sudah menggunakan rel tipe R 54




