21-01-2014, 07:58 PM
(This post was last modified: 21-01-2014, 08:20 PM by stasiunkastephanie.)
Mohon maaf, sebelumnya, karena ada suatu hal yg tidak diinginkan & tidak diduga, maka untuk TR yg saya rencanakan di awal2 terpaksa DITUNDA HINGGA WAKTU YG TIDAK DITENTUKAN 
Tapi jangan kuatir, sebagai gantinya, untuk episode pertama TR series ini akan dimulai dg perjalanan yg sangat sederhana, namun sangat krusial & menarik untuk disimak. Mau tau kira2 episode pertama ini tentang apa? Let's cekidot:
[spoiler=Judul episode 1 TR series:]KELILING JALUR KANTONG JILID 1 (ML-SB-KTS-BL-ML) 21/01/2014[/spoiler]
Notes:
Mohon maaf jika belum pake gambar/video untuk episode pertama ini, karena gambarnya sedang dalam proses upload yg kira2 bisa dimulai jam 00.00-12.00 (soalnya kuota internet saya yg paling gede ya di jam itu), jadi sementara cuman diberikan dalam bentuk tulisan. Insya Allah besok pagi saya bisa upload gambar/videonya.
Langsung kita mulai aja, yuk ceritanya...
[spoiler=PROLOG]Dari sekian banyak kesibukan yg saya jalani sekarang, ternyata hari ini (tadi) waktunya agak longgar, jadi makanya saya memutuskan untuk melakukan perjalanan yg sangat sederhana ini (maklum cuman muterin jalur kantong doang), makanya sejak Sabtu lalu saya pesan tiket Penataran Ekspres ML-SGU jam 04.30 & Dhoho Penataran SB-KTS-BL-ML jam 08.15. Dan perjalanan dimulai dimana saya berangkat dari tempat tinggal jam 03.25, hingga tiba di ML jam 03.48, dg kondisi di ML masih belum ada petugas parkir (nah loh, makanya saya tadi bingung mau parkir di mana, soalnya tinggal 40 menit keretanya berangkat, tapi belum ada petugas yg jaga), padahal dulu jam segini udah ada petugas yg jaga.
Dan untungnya saya gak sendirian, ada sekitar 5 motor lain yg nasibnya sama, jadi ada temennya dong saya, hehehe...
Bagaimanakah cerita selanjutnya? Apa yg akan saya lakukan berikutnya? Jangan kemana2, tetap di TR series, xxx (silakan buat sendiri jargonnya, ya)[/spoiler]
Yuk lanjut lagi ceritanya...
[spoiler=LANJUUTT...]Tepat jam 04.00 WIB, diumumkan bahwa KA Tumapel ML-SB sudah siap di jalur 3, sedangkan KA Penataran Ekspres ML-SGU sudah siap di jalur 1, maka seketika itu juga saya langsung boarding tiketnya, soalnya tadi pagi ternyata lumayan banyak yg mau boarding juga.
Setelah boarding, saya memutuskan untuk masuk peron ML, cuman karena rangkaian Peneks ini baru disiapkan, maka saya memutuskan untuk tidak masuk dulu, mending liat2 rangkaian Tumapel di jalur 3, sebab nantinya rangkaian Tumapel ini akan dijadikan rangkaian Dhoho Penataran yg bakal saya naiki selanjutnya. Maunya sih difoto2, cuman PKDnya lagi standby di peron jalur 2-3, makanya agak sungkan saya motonya...
Setelah melihat daleman Tumapel, ternyata ada fakta yg cukup mencengangkan:
Bahkan, Kalimaya ma RaJa aja kalah, loh...
Cerita selanjutnya akan dilanjutkan nanti, ya...[/spoiler]

Tapi jangan kuatir, sebagai gantinya, untuk episode pertama TR series ini akan dimulai dg perjalanan yg sangat sederhana, namun sangat krusial & menarik untuk disimak. Mau tau kira2 episode pertama ini tentang apa? Let's cekidot:
[spoiler=Judul episode 1 TR series:]KELILING JALUR KANTONG JILID 1 (ML-SB-KTS-BL-ML) 21/01/2014[/spoiler]
Notes:
Mohon maaf jika belum pake gambar/video untuk episode pertama ini, karena gambarnya sedang dalam proses upload yg kira2 bisa dimulai jam 00.00-12.00 (soalnya kuota internet saya yg paling gede ya di jam itu), jadi sementara cuman diberikan dalam bentuk tulisan. Insya Allah besok pagi saya bisa upload gambar/videonya.
Langsung kita mulai aja, yuk ceritanya...
[spoiler=PROLOG]Dari sekian banyak kesibukan yg saya jalani sekarang, ternyata hari ini (tadi) waktunya agak longgar, jadi makanya saya memutuskan untuk melakukan perjalanan yg sangat sederhana ini (maklum cuman muterin jalur kantong doang), makanya sejak Sabtu lalu saya pesan tiket Penataran Ekspres ML-SGU jam 04.30 & Dhoho Penataran SB-KTS-BL-ML jam 08.15. Dan perjalanan dimulai dimana saya berangkat dari tempat tinggal jam 03.25, hingga tiba di ML jam 03.48, dg kondisi di ML masih belum ada petugas parkir (nah loh, makanya saya tadi bingung mau parkir di mana, soalnya tinggal 40 menit keretanya berangkat, tapi belum ada petugas yg jaga), padahal dulu jam segini udah ada petugas yg jaga.
Dan untungnya saya gak sendirian, ada sekitar 5 motor lain yg nasibnya sama, jadi ada temennya dong saya, hehehe...
Bagaimanakah cerita selanjutnya? Apa yg akan saya lakukan berikutnya? Jangan kemana2, tetap di TR series, xxx (silakan buat sendiri jargonnya, ya)[/spoiler]
Yuk lanjut lagi ceritanya...
[spoiler=LANJUUTT...]Tepat jam 04.00 WIB, diumumkan bahwa KA Tumapel ML-SB sudah siap di jalur 3, sedangkan KA Penataran Ekspres ML-SGU sudah siap di jalur 1, maka seketika itu juga saya langsung boarding tiketnya, soalnya tadi pagi ternyata lumayan banyak yg mau boarding juga.
Setelah boarding, saya memutuskan untuk masuk peron ML, cuman karena rangkaian Peneks ini baru disiapkan, maka saya memutuskan untuk tidak masuk dulu, mending liat2 rangkaian Tumapel di jalur 3, sebab nantinya rangkaian Tumapel ini akan dijadikan rangkaian Dhoho Penataran yg bakal saya naiki selanjutnya. Maunya sih difoto2, cuman PKDnya lagi standby di peron jalur 2-3, makanya agak sungkan saya motonya...

Setelah melihat daleman Tumapel, ternyata ada fakta yg cukup mencengangkan:
- K3-1 (di belakang KP3) & K3-2 (selanjutnya) menggunakan 2 buah colokan listrik tiap deretnya, tapi kursinya masih klasik, alias pake sandaran kayu. Ini bisa disebut salah satu yg zonk.
- K3-4 (setelah K3-3) & K3-5 (sebelum aling2) menggunakan kursi kayak Peneks, tapi colokannya cuman 1 biji. Zonk juga tuh.
- Satu2nya yg ga ada zonk mungkin cuman K3-3 yg menggunakan kursi kayak Peneks, tapi colokannya 2 biji.
Bahkan, Kalimaya ma RaJa aja kalah, loh...
Cerita selanjutnya akan dilanjutkan nanti, ya...[/spoiler]
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya
FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya
FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie

