21-07-2012, 10:58 PM
(21-07-2012, 04:48 PM)discopotato86 Wrote: mohon maaf nih....kok gw jadi aneh ya om sm komentar2 kawan2 diatas.....hapus K2 kok jd bawa2 urusan agama begini ya???? emng agak susah klo mau melakukan ibadah disaat pake angkutan umum....klo d KA eksekutif, jika ingin shalat bs gunakan fasilitas yg ada d KM...tp klo untuk KA ekonomi atw bisnis gw pribadi blm tau.....untuk kedepannya semoga fasilias ini bs diperbaiki....
Mas Discopotato86,
Saya yang baca dari beberapa balasan postingan antar teman diatas,
juga menjadi geli saja dalam hati.
Tentu, masing-masing kelas, ada perbedaan keuntungan,
semakin mahal, tentunya ya semakin nyaman, hukum pasar !
Dihapus atau tidak,
tentunya PT. KAI punya perhitungan sendiri,
kita tidak tahu,
apa yang sebenarnya menjadi kebijaksanaan mereka.
Kalau yang merasa lebih nyaman dengan bangku yang menghadap
kedepan, karena menganggap privacynya lebih terjaga,
ya monggo saja, duduk manis disana.
Tapi kalau ada yang menganggap dengan duduk berhadapan,
terutama jika kita pergi bersama, entah bertiga atau berempat,
bisa saling mengobrol, berbagi makanan, saling mengawasi, dll,
dan menganggap lebih enak,
ya silahkan saja.
Jika kita pergi sendirianpun,
misal didepan kita ada pria tampan, atau wanita ayu yang mriyayeni,
lalu kita berkesempatan untuk saling berkenalan, kenapa tidak ?
Siapa tahu jadi berjodoh ?
Bukankah,
kesempatan untuk berkenalan,
lebih mudah untuk yang saling yang berhadapan duduknya ?
seperti para penumpang Prameks,
kabarnya ada yang sudah menikah,
melalui perkenalan, dan akhirnya merasa cocok untuk saling
membina rumah tangga ?
Makanya,
biasakan berpikiran tidak ruwet,
santai saja, jadi, hidup lebih nyaman !
Mau tidur,
walau didepan kita ada penumpang yang tidak kita kenal,
ya tidurlah dengan sopan !
Jangan kaki diangkat, diam-diam buang angin,
menguap tanpa menutup mulut,
karena ini semua adalah bagian dari etika.
Tentunya jika kita tidak urakan dan dari rumah,
sudah cukup mendapat pendidikkan yang baik dan benar.
Kalau masalah ingin beribadah atau berdoa,
ya lakukan dengan tenang, tidak perlu menyolok.
Saya kira,
umat apapun didepan kita,
pasti maklum kok.
Kalau mungkin posisi sangat sulit atau tidak memungkinkan,
juga dapat dilakukan dalam hati,
pejamkan mata,
kosongkan pikiran terlebih dahulu,
baru pusatkan hati dan pikiran pada Gusti.
Yang diatas juga maklum kok, dan terlebih,
tahu apa yang kita pikirkan !
Bedoa dengan mata tertutup tentunya akan lebih mudah
untuk memusatkan pikiran dan hati, saat menghadap Gusti.
Daripada sikap tubuh benar,
tapi pikiran melayang kemana-mana,
karena mata kita sambil melihat sekeliling.
Menghadap Gusti,
mana yang lebih penting,
badan bersih dan tatacara betul,
atau hati yang bersih ?
Kalau terpaksa harus dipilih satu,
bukankah hati yang bersih adalah utama ?
Karena yang diatas kan tidak bisa kita tipu,
Dia Maha Tahu tentang kita.
Jadi,
kalau mau naik kereta, ya naik saja dan jadilah penumpang yang baik !
Kalau mau nyaman, ya bawa Toyota Alphard sendiri.
Sehingga,
mau mengajak orang yang kita kenal,
atau berani ngajak orang yang tidak dikenal,
mau berhenti, mau ibadah dimanapun, mau santai,
atau mau apapun, ya bisa kita atur sendiri,
yang penting, bawa duit yang banyak,
jadi nanti tidak menyusahkan orang kalau kehabisan bekal !
Dan,
saat berdoa, mintalah diberi Kebijakan Hati,
sehingga lebih mudah beradaptasi dimanapun kita berada.
Hidup juga pasti lebih nyaman, tenteram,
dan tidak penuh dengan kebencian.
Mengapa ada satu jenis burung,
dapat hidup dimana-mana ?
Karena dia mudah beradaptasi dengan lingkungan,
dapat makan biji-bijian, serangga, buahpun doyan,
sisa nasi yang kita buangpun, juga suka !
Nah,
bandingkan dengan burung yang hanya melulu makan padi,
umpama burung Gelatik.
Ketika sawah-sawah habis menjadi pabrik atau real estate,
mereka sulit untuk beradaptasi makan biji-bijian lain,
akhirnya,
apa sekarag mudah menemulan jenis itu ?
Belum lagi menjadi perburuan manusia !
Jadi,
belajarlah untuk menjadi bijak,
sehingga hidup lebih nyaman !
Kasih sayang,
menghapus segala hal yang buruk.
Ayo,
kembali ketopik semula,
kalau mau lebih didengar lagi jika ada yang punya usulan,
segera hubungi direksi kereta api dan utarakan maksudnya,
siapa tahu didengar dan dituruti ?
Minim,
jadi tidak ribut di thread ini !
Seringnya,
hanya karena saling adu argumen,
yang sampai saat ini, apa ada usulan
member disini yang sudah disetujui oleh PT. KAI ?
Belum ada kan ?
Tapi, yang sering justru jadi ribut dan yang jadi korban,
digembok thread nya !
Salam 35 !

