24-04-2012, 09:46 AM
(23-04-2012, 04:20 PM)RINALDI Wrote: Andaikan saja kereta api kelas bisnis dan ekonomi non AC dihapus dan semua kereta menggunakan AC, bagaimana jika ada penumpang ingin naik kereta tetapi tidak bisa / tidak tahan berada di dalam ruangan ber-AC? Apakah harus naik di dalam gerbong kargo / aling-aling atau gerbong generator? Terima kasih.
Memang ada mungkin dari 10orang pengguna kereta api 1 orang memang tidak tahan memakai AC, jadi ya sulit juga kalo sampe kereta yang tidak ber AC dihilangkan karena memang karakteristik para pengguna KA emang unik dan berbeda.
Jadi sekarang harusnya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) jangan lagi berkata ke konsumen "kalo tidak tahan AC pindah ke moda transportasi yang lain", harusnya mendengar aspirasi penggunanya ya dengan cara jangan sampe menghapus K-2.
Dulu saya penggemar k-1 sancaka karena memang tiketnya hanya beda 20rebu dengan k-2 tapi sekarang bagaimana?tiket keduanya berselisih 50ribu tentu saja saya pilih k-2nya toh sama2 sampe dengan waktu yang sama, dan beda di adem doang....
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

