02-01-2012, 05:59 PM
(02-01-2012, 05:41 PM)ady_mcady Wrote:(02-01-2012, 05:05 PM)pardjono Wrote: [spoiler=2012, PT KCJ Harapkan Realisasi 5 Stasiun Baru]
JAKARTA, KOMPAS.com — PT Kereta Commuter Jabodetabek (KCJ) selaku operator KRL berharap rencana pembangunan lima stasiun baru di Jakarta bisa direalisasikan pada tahun ini. Harapan itu menguat setelah Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menempatkan transportasi KRL sebagai salah satu layanan transportasi massal yang akan diprioritaskan pada tahun 2012.[/spoiler]
Sekretaris Perusahaan PT KCJ Makmur Syaheran saat dihubungi di Jakarta, Senin (2/1/2012), mengaku menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi DKI. Pihaknya berharap pemerintah bisa bekerja sama dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur stasiun. "Lima stasiun baru yang direncanakan adalah Stasiun Tomang, Roxy, Matraman, Mampang Baru, dekat Pasar Rumput, dan Bandengan," ungkap Makmur.
Realisasi rencana tersebut, lanjut Makmur, sejalan dengan rencana Pemprov DKI untuk mengintegrasikan dua layanan transportasi massal andalan Ibu Kota, yaitu Busway dan KRL. "Lima stasiun itu letaknya berdekatan dengan shelter busway yang ada dan bisa diintegrasikan. Jadi, penumpang bisa beralih dengan cepat dari dan ke rute Loopline KRL," kata Makmur.
Ia melanjutkan, rencana penambahan stasiun dirasa semakin penting sejak pemberlakuan rute baru KRL pada awal Desember 2011 lalu. Dengan adanya persinggungan dan kesinambungan antara KRL dan Busway diharapkan mobilitas penduduk Jakarta akan semakin terakomodasi oleh layanan transportasi massal. Dengan demikian, tujuan utama mengalihkan penumpang kendaraan pribadi ke moda transportasi publik bisa tercapai.
Selain pembangunan stasiun yang berdekatan dengan shelter busway, pihak KCJ tengah mengupayakan pemberlakuan satu tiket yang sama bagi penumpang bus Transjakarta dan KRL. Selain memperlancar peralihan penumpang, sistem ticketing baru akan memudahkan penumpang mengakses kedua layanan angkutan publik tersebut.
Fauzi Bowo saat pembukaan rute XI Bus Transjakarta di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, beberapa waktu lalu, berharap kedua transportasi massal di Jakarta bisa diintegrasikan. Ia menegaskan akan memperhatikan perbaikan dan penyediaan sarana umum seperti ruang tunggu dan toilet yang memadai guna mendukung rencana tersebut.
nah, kalau begitu cepat2 lah dibikin. sekaligus sistem interchange antar modanya termasuk juga satu tiket busway-krl.
kalau kita flashback, sistem kayak begini dulu sudah pernah ada tiket terusan (overstapkartjis) antara moda trem dengan krl tahun 20-30 an.
ayo, masak kalah sama manajemen transportasi abad 19?
baswei terdiri dari beberapa perusahaan bus yg tergabung dalam 1 konsorsium, menyatukan 1 suara untuk di gabung ke komuter rasanya (di)sulit(kan), mereka sudah kenyang dengan subsidi 50%, bayangin aja dari jaman koridor I beroperasi sampai sekarang koridor XI msh 3500 rupiah, itu sudah cukup mengergoti APBD, efeknya urusan yg lain seperti jalan berlubang, kesejahteraan masyarakat dll jadi tidak ada atau kurang anggarannya.
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar

