12-11-2011, 10:51 PM
Tertabrak KA Sri Tanjung, Remaja Pasuruan Tewas
Sabtu, 12 November 2011 22:17:40 WIB
Reporter : M Subkhi
Pasuruan (beritajatim.com) - Seorang lelaki tertabrak kereta api (KA) Sri Tanjung di perlintasan KA di Dusun Srenggo, Desa Bendungan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (12/11/2011). Akibat peristiwa yang terjadi sekitar 16:00 WIB itu, korban pun seketika tewas di tempat kejadian perkara (TKP).
"Tubuh korban hancur lantaran diseruduk KA dengan nomor lokomotif CC 20145, jurusan Lempuyangan, Yogyakarta yang dimasinisi oleh Suherman (50). Setelah dievakuasi dari TKP, jasad korban kemudian langsung dibawa ke RSUD Soedarsono Kota Pasuruan," kata AKP Bambang HS, Kasubag Humas Polres Pasuruan.
Korban yang diperkirakan masih remaja berusia 17 tahun tersebut, lanjutnya, diduga tak mengetahui saat KA datang. Akibatnya, kecelakaan pun akhirnya tak dapat terhindarkan lagi. Padahal, sebelumnya korban sudah diingatkan dan diteriaki oleh beberapa warga yang ketika itu juga berada di lokasi kejadian.
Dugaan sementara, lelaki yang tak diketahui identitasnya tersebut, nekat menabrakkan diri kepada KA, karena mengalami stres. Pasalnya, warga sebelumnya sempat mengajak dia berbicara, namun jawabannya selalu ngelantur. "Korban memang diperkirakan stres, mas. Stresnya karena apa, kita belum mengetahuinya," jelasnya. [bec/kun]
Sabtu, 12 November 2011 22:17:40 WIB
Reporter : M Subkhi
Pasuruan (beritajatim.com) - Seorang lelaki tertabrak kereta api (KA) Sri Tanjung di perlintasan KA di Dusun Srenggo, Desa Bendungan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (12/11/2011). Akibat peristiwa yang terjadi sekitar 16:00 WIB itu, korban pun seketika tewas di tempat kejadian perkara (TKP).
"Tubuh korban hancur lantaran diseruduk KA dengan nomor lokomotif CC 20145, jurusan Lempuyangan, Yogyakarta yang dimasinisi oleh Suherman (50). Setelah dievakuasi dari TKP, jasad korban kemudian langsung dibawa ke RSUD Soedarsono Kota Pasuruan," kata AKP Bambang HS, Kasubag Humas Polres Pasuruan.
Korban yang diperkirakan masih remaja berusia 17 tahun tersebut, lanjutnya, diduga tak mengetahui saat KA datang. Akibatnya, kecelakaan pun akhirnya tak dapat terhindarkan lagi. Padahal, sebelumnya korban sudah diingatkan dan diteriaki oleh beberapa warga yang ketika itu juga berada di lokasi kejadian.
Dugaan sementara, lelaki yang tak diketahui identitasnya tersebut, nekat menabrakkan diri kepada KA, karena mengalami stres. Pasalnya, warga sebelumnya sempat mengajak dia berbicara, namun jawabannya selalu ngelantur. "Korban memang diperkirakan stres, mas. Stresnya karena apa, kita belum mengetahuinya," jelasnya. [bec/kun]

