27-05-2011, 10:02 PM
(27-05-2011, 10:39 AM)Dj_Dj_300791 Wrote:(27-05-2011, 10:05 AM)see_204XX Wrote: [spoiler]
(22-05-2011, 11:38 AM)Dj_Dj_300791 Wrote: sebenernya kalo dari jogja knp gak numpak Taksaka aja? Itu malah lebih aman dibanding Ardwip (tiba GMR rata-rata jam 05.45-06.00) dan Bima (tiba GMR antara jam 06.30-07.25). Bima emang gak mungkin disusul dengan kondisi dia 1,5 jam dibelakang Ardwip dan 1/2-1 jam di depan Gajayana. Tapi inget, di single track dia bakal ketemu lawan silang yang lumayan seperti 106 S.U SLO, 8 Argo Lawu, 42 Taksaka, 154 Bengawan, 156 Progo dsb. Dengan kondisi persilangan sekarang yang sering meleset sudah dapat diperkirakan bahwa Bima akan sering menunggu aman jalur depannya. Yang ane alamin di 34 Bima, dia lemah di wilayah PPK-KTA sedangkan 33nya kemungkinan di petak KTA - PWT. Buat sesepuh yang suka dinas 33/34 Mohon koreksi kalo ada yang tidak sesuai. Cuma 2kali dines ini KA soalnya.
Mo nanya KA 33 itu di PWT ganti masinis apa nggak...? Kalo iya, yg pegang kendali masinis mana...? Kenapa KA 33 lemah di track KTA - PWT bukannya lawannya cuma KA 8 yg lebih kecil nomer KA-nya...?
[/spoiler]
kalo pergantian masinis ane kurang bgitu paham bravo, tapi kalo masalah lapka KA 33, yg ane alamin sepanjang KTA - PWT dia sering berenti seperti berenti di Kutowinangun, Sumpiuh, Kebumen, Gombong, Kroya, dsb meskipun cuma 2-3 menit ntah karena bersilang atau karena hal lain yang mengharuskan KA ini berenti. Bukankah kalo persilangan sekarang sistemnya gak ngenal nomer bravo? Sepanjang track masih diisi oleh KA walaupun ekonomi sekalipun, KA yang lagi berada di 1 stasiun terpaksa ditahan?![]()
btw hari ini bima ulang tahun ya?
HUT nya tgl 1 juni 1967 mas... menurut si wikped...hehe...
seandainya ada kereta ke Pangandaran... mungkin bisa lebih hidup pariwisata di wilayah priangan timur, sedikit emisi untuk menyelamatkan bumi kita, naiklah kereta api....



