Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Cara Menertibakan dan Melayani Penumpang, Gimana Lagi Yah???
#7
@ POERWOKERTO +75M > Jangan lupakan BUMN. Ibaratnya BUMN itu kantor di mana si ortu dalam hal ini PT. KA bekerja. Atau bisa juga mengibaratkan ortunya si ortu alias kakeknya pr penumpang KA yg situ gambarkan. Jadinya, kalau bukan dari BUMN, PT. KA gak bisa banyak berbuat khan? Anak2 boleh pd menyumbang saran dan kritik yg membangun. Jangan lupa juga anak2 mrk juga punya saudara/i sepupu. Siapa mrk? Kita anggap aja pr sepupu yg dari Jakarta itu spt PT. Trans Batavia yg mulai gencar pengen saling mengintegrasikan antara stasiun KA dg halte2 busway.

Blom lagi keponakan2nya PT. KA punya calon bayi yg mau tumbuh entah kapan, yaitu monorail dan subway utk wilayah Jakarta.

Jadi, intinya cara menertibkan mrk itu harus penuh kesabaran. Anak2 akan tumbuh besar dan menjadi remaja hingga kakek - nenek. Begitu pun kita2 ini pr calon penumpang ada yg beragam karakter. Ada yg anak2 sampai kakek - nenek. Meski hari2 kerja didominasi org2 kantoran kisaran usia antara 20 - 50 tahun, tapi khususnya KA komuter itu dah seolah jadi kebutuhan papan. Pangannya yah karcis dan operator spt KS, PPKA dan smua yg bernaung di setiap stasiun KA. Sandangnya... yah... cari tau sendiri deh...

Reply


Messages In This Thread
RE: Cara Menertibakan dan Melayani Penumpang, Gimana Lagi Yah??? - by Dana Komuter - 24-05-2011, 06:30 AM

Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)