Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Cara Menertibakan dan Melayani Penumpang, Gimana Lagi Yah???
#2
ane ikutan ya mas Dana..... cuman maaf.. mas menurut saya... perspektif yang digunakan mas Dana.. saya lihat masih satu sudut pandang... yakni perilaku penumpang yang tidak tepat... tapi belum menyentuh persoalan kurangnya awareness insan perkeretaapian dalam menjalankan operasional manajemen kereta api secara menyeluruh.....

persoalan penumpang memang lebih disebabkan adanya ketidakseimbangan supply n demand.... dan adanya banyak kekecewaan atas layanan kereta yang terlalu jauh dari harapan penumpang, ketika penumpang telah menyelesaikan kewajibannya secara penuh....

nah saya melihat... perlu adanya itikad baik, ketulusan, awareness dan sense of belonging dari insan perkeretaapian dalam mengoperasionalkan KA... pasti persoalan2 tersebut akan bisa dibenahi secara perlahan.... seperti persoalan kasus KRL jabotabek.... semua salah penumpang... tapi apakah akar persoalannya seperti itu???? trntu untuk melihat secara utuh..diperlukan pemikiran yang jernih, menyeluruh serta diimbangi semangat bahwa: kerja adalah ibadah.. sehingga insan perkeretaapian akan total dalam menjalankan manajerial KA

nah untuk persoalan jabotabek... menurut saya sih: tolong krl ekonomi dibanyakin untuk temen2 roker ekonomi... namun agar tidak berbenturan dengan kepentingan profit KCJ di golden time (06.00 s/d 8.00 dan 16.00 s/d 19.00).. nah sebelum dan sesudah golden time kan bisa sementara dibanyakin ekonomi nya.... nah pas golden time.. wajarlah dibanyakin expressnya.... bisa dilihat..dari KRL pertama (4.30) ampe sebelum jam 6, dari bogor aja cuman ada berapa biji krl ekonomi panas.... trus krl ekonomi suka batal, rangkaiannya pendek... trus suka telat keluar dipo..karena masinisnya telat dateng.... kan disitu ada kedisiplinan insan perkereta-apian yg harus dibenahi juga...

kalo menambah jumlah KRL... tentu harus di redesain ulang jadwalnya... biar tidak terlalu bertumpuk-tumpuk yg menjadikan krl pada ngodong..... trus alangkah baik apabila ditambahkan stasiun penyusulan KRL kek pasar minggu.... paling masuk akal.. stasiun penyusulan baru itu di Kalibata, UP dan Bojonggede..... ya agar expres bisa lebih cepat nyusulnya... ga harus ngodong ampe jaoh...
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Reply


Messages In This Thread
RE: Cara Menertibakan dan Melayani Penumpang, Gimana Lagi Yah??? - by Bangunkarta - 15-05-2011, 02:01 PM

Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)