(15-03-2011, 05:55 PM)bonbon Wrote:(15-03-2011, 05:41 PM)ghazbhuld Wrote: Siapa bilang ngga bakal tahan lama pake mobil pribadi?. Jujur aja selama ini ane pilih KRL bukan karena ane ngga mau cape, ngga mau ongkos lebih gede, dll. Tetapi karena kecintaan ane sama moda transportasi kereta api. Akan tetapi tentu ini hanya sekedar hobi, bukan prioritas. Ketika KRL menghapus jasa ekspres, maka kebutuhan ane terhadap kecepatan waktu tempuh tidak dapat lagi dipenuhi oleh PT KCJ. Ane tinggal di daerah Bintaro, sehari-hari ane beraktifitas Bintaro-Depok PP, kalau pas hari kerja ane bawa mobil pribadi, Bintaro-Depok bisa ditempuh 45 menit, paling lambat 1,5 jam(klo ada masalah, mis: ban bocor), bensin Rp 50.000 per 2 hari, bisa patungan pula sama temen, naik/turun langsung depan pintu rumah. Sedangkan kalau pake KRL ekspres aja bisa 2-2,5jam, karena harus pindah kereta di MRI/THB dan waktu tunggu kereta yang cukup lama. Belum lagi kalau ada gangguan wesel, sinyal, banjir, dll. Pernah waktu itu keluar dari kantor jam setengah 5 nyampe rumah jam setengah 9, karena banjir di dekat bintaro permai.
wow, hybrid ya
Hybrid?, mana sanggup ane belinya. Cuma city car besutan produsen asal Korsel
Menurut saya politik dan ekonomi itu seperti rel kereta api. Selalu berdampingan & saling menopang. Jika salah satunya terjadi gangguan, maka dapat dipastikan perjalanan kereta api yang bernama NEGARA akan terhambat yang berujung pada terlantarnya penumpang yang bernama RAKYAT

wow, hybrid ya