11-02-2011, 06:45 AM
Desain Konstruksi MRT Tahap I Rampung
Kompas - Desain Konstruksi MRT Tahap I Rampung
Wrote:JAKARTA, KOMPAS.com -
Untuk mempercepat
pembangunan sarana
transportasi massal mass
rapid transit (MRT), Pemprov
DKI telah menyelesaikan
koreksi terhadap basic engineering design
(BED) atau desain dasar konstruksi MRT
tahap I dengan rute Lebak Bulus- Hotel
Indonesia (HI) yang telah rampung dibuat
PT Nippon Koei. Hasil koreksian itu telah
diserahkan kembali kepada perusahaan
tersebut untuk disempurnakan kembali.
Diharapkan penyempurnaan BED rampung
pada akhir Januari, sehingga pada Februari
2011 bisa dilaksanakan pembuatan tender
dokumen dan pelaksanaan pra kualifikasi
tender konstruksi fisik.
Gubernur DKI Fauzi Bowo mengatakan,
pihaknya optimis penyempurnaan BED MRT
berdasarkan hasil koreksian dapat
rampung akhir Januari ini.
“Targetnya BED harus final pada akhir
Januari ini. Saya sudah sampaikan opini
terhadap BED MRT dan hal apa saja yang
harus disempurnakan, †kata Fauzi Bowo
di Balai Kota, Selasa (25/1/2011).
Gubernur menambahkan, yang menjadi
catatan koreksian BED, di antaranya
rangkaian gerbong kereta yang digunakan
berjumlah enam atau delapan gerbong.
Dia juga meminta diterangkan kerugian
dan keuntungan jika menggunakan
rangkaian enam gerbong atau delapan
gerbong.
Selain itu, dia juga mempertanyakan
panjang stasiun MRT apakah dari awal
pembangunan fisiknya disesuaikan untuk
enam gerbong atau delapan gerbong
kereta.
“Semua opini yang saya ajukan terkait
pertanyaan teknis. Apa yang saya ajukan
sudah dijawab. Jadi sebagian besar sudah
diselesaikan oleh pihak konsultan BED, â€Â
ujarnya.
Karena itu, Fauzi menegaskan proses
persiapan administrasi pembangunan MRT
telah mendekati proses akhir. Setelah BED
rampung disempurnakan, maka langsung
dibuat tender dokumen, dengan membagi
pengerjaan pembangunan fisik MRT dalam
beberapa paket tender dokumen.
“Februari, kami akan buatkan tender
dokumen untuk pengerjaan fisik MRT
tahap I, termasuk pelaksanaan pra
kualifikasi tender. Saya tegaskan, semua
jadwalnya masih dalam jadwal yang telah
ditetapkan, †kata Fauzi.
Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tribudi
Rahardjo, menerangkan, saat ini draf final
report basic engineering design (desain
dasar) MRT koridor selatan –utara tahap I
(Lebak Bulus–HI) telah selesai. Laporan
akhir desain dasar ini sedang dalam proses
review dan finalisasi untuk kemudian
direvisi dan mendapat persetujuan
Kementerian Perhubungan.
“Laporan akhir desain dasar ini kemudian
akan ditindaklanjuti dengan proses lelang
konstruksi yang diawali proses
prakualifikasi, †kata Tribudi.
Prakualifikasi lelang dilakukan untuk
menyaring perusahaan-perusahaan baik
domestik dan mancanegara yang berminat
melakukan pengerjaan fisik MRT koridor
selatan-utara tahap I tersebut.
Diperkirakan prakualifikasi lelang akan
membutuhkan waktu dua hingga tiga
bulan, kemudian akan dilanjutkan dengan
pelaksanaan lelang konstruksi.
“Proses prakualifikasi ini diharapkan
dapat dilaksanakan secepatnya sehingga
lelang konstruksi dapat dilaksanakan pada
pertengahan 2011. Pembangunan fisik
MRT Jakarta Selatan – utara tahap I
ditargetkan dapat terlaksana pada 2012
dan beroperasi pada akhir 2016, â€Â
ungkapnya.
Menurutnya, untuk proses pembebasan
lahan dilakukan oleh Pemprov DKI.
Pembebasan lahan ini dilakukan oleh Dinas
Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum
DKI. Dinas Perhubungan DKI melakukan
pembebasan lahan di kawasan depo.
Sedangkan Dinas Pekerjaan Umum
melakukan pembebasan lahan di
sepanjang koridor MRT. Pembebasan tanah
dilakukan di wilayah Jakarta Selatan.
Saat ini, total tanah yang sudah
dibebaskan sebanyak 30 bidang. Masih ada
252 bidang yang belum dicapai
kesepakatan harga. Namun demikian,
pembebasan lahan ditargetkan akan
rampung pada akhir 2011.

