09-11-2010, 11:18 PM
Itu mungkin karena jalur ke arah Yogya dari Kutoarjo kan masih pake R42 sedangkan ke arah Kutoarjo sudah R54 (CMIIW).
Ane sih cuman berharap, meskipun Daop VI sudah dianggap sebagai jalur dengan rel terbaik tapi tolong dwong bisa saling sharing terhadap daop2 lainnya seperti lintas Bangil - Blitar, lintas Surabaya - Semarang, lintas Bogor - Manggarai, lintas Tanahabang- Rangkasbitung. Ane akuin lintas2 ini tingkat goncangannya sudah melampui batas. Setidaknya ada sedikit pengarahan dikit gitu kek bagaimana merawat rel supaya dapat dilakukan ngebutisasi tapi minim goncangan sebagaimana di daop VI.
Ane sih cuman berharap, meskipun Daop VI sudah dianggap sebagai jalur dengan rel terbaik tapi tolong dwong bisa saling sharing terhadap daop2 lainnya seperti lintas Bangil - Blitar, lintas Surabaya - Semarang, lintas Bogor - Manggarai, lintas Tanahabang- Rangkasbitung. Ane akuin lintas2 ini tingkat goncangannya sudah melampui batas. Setidaknya ada sedikit pengarahan dikit gitu kek bagaimana merawat rel supaya dapat dilakukan ngebutisasi tapi minim goncangan sebagaimana di daop VI.
