09-11-2010, 08:15 AM
(05-11-2010, 10:50 PM)chikatetsu Wrote: nambahin gan, gerbong khusus wanita sekarang terletak di bagian paling belakang (khusus metro) dan hanya pagi hari saja pas sebelum jam 9. jalur yang ada fasilitas ini biasanya memang jalur yang padat seperti hibiya line(saking padatnya sampai ga perlu usaha banyak buat masuk gerbong, karena didorong dari antrian dibelakang kita, hehe). kereta ini untuk melindungi wanita dari pelecehan. kalau ada co yg melanggar aturan sanksinya di turunkan oleh petugas, hal ini dialami temen ane 2 hari yg lalu, karena buru2 dia masuk gerbong ce, ce didalem pada bisik2 emen ane cuek aja, ga lama dateng petugas dan nyuruh temen ane keluar, ga diapa-apain sih, cuma malunya itu,
Kl masalah pelecehan, di jepang berat sanksinya, kalau terbukti dendanya 300.000yen (30jt) dan kalau gaijin (orang asing) pasti di deportasi dan black list di imigrasi jepang.
Kapan ya Jabodetabek bisa kayak gini?

Tulisan yg saya bold di atas, kalo diterapin di Indonesia saya sangat setuju, cuman ya itu tadi harus diadakan pembinaan moral SDMnya. Soalnya di Jepang sono, pembinaan moral SDMnya sangat baik, beda dg di sini. Mana ada di sini orang2 yg mau berbagi duduk dg orang lain dalem KRL, apalagi kalo penuh?
Itulah yg menyebabkan kereta khusus wanita di sini belum optimal, beda dg Jepang sono. CMIIW.
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya
FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya
FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie

