18-10-2010, 11:38 PM
(This post was last modified: 18-10-2010, 11:43 PM by Dj_Dj_300791.)
(18-10-2010, 11:20 PM)dawzzzzz Wrote: Bagi saya waktu ideal berada di kereta ekse itu sekitar 8-10 jam, klo lebih dari itu bosen n badan pegel2.. haha...
Well, Malang yang notabene kota terbesar kedua di Jatim, akses untuk menuju kota2 di Jawa Tengah masih kecil, hanya Matarmaja.. kelas ekonomi pulak.. hikz... Sedangkan akses ML ke kota2 lintas selatan Jateng + DIY saya rasa masih bisa ditangani dgn Malabar..
So menurut saya okupansi akan lebih gemuk via utara mas.. klo via utara ML-GMR kan melewati Sidoarjo, Surabaya, Bojonegoro, Semarang, Pekalongan, Tegal, Cirebon, yg sampe skrg KA Ekse ke Malangnya belum ada..
untuk eksa ke malang via utara memang belum ada, tapi okupansi nya sdikit meragukan.
Dari Jak Ke SMT udah diambil sama ABA, Asind, Amur, Sembrani, Gumarang Eksa
Dari Jak Ke JG via SMT juga udh diambil bangunkarta eksa
Dari JG Ke ML bisa nyambung.. Penumpang Jak- ML via PK dan SMT bisa tercover oleh bangunkarta, (sama halnya kalo malabar dijadiin satu2nya KA Ke ML, harus nyambung2 kan?) Jadi rasanya penumpang yang bakal jadi target yang mana? Masa cuma dari JG ke ML tok? Hehe

Lagipula seperti yg dibilang diatas, ga efisien kalo KA eksa ML-Jak lewat SMT.. Muter2.. Cmiiw
untuk penumpang CNpun masih bisa tercover gajayana...
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. 


