30-04-2010, 07:53 AM
Perlu diketahui sebagian besar gardu di koridor Manggarai - Depok - Bogor dibangun antara tahun 1977 s/d awal 1990 bersamaan dengan pengoperasian KRL pertama dan Pembangunan Double Track MRI-Depok dan Depok - Bogor.
Pada saat itu masih sangat jarang KRL AC yg beroperasi kecuali Pakuan Eksekutif. Maka kejadian meledaknya Trafo di gardu UI bisa terjadi karena beban yang berlebihan.
Jadi untuk meningkatkan kapasitas angkut maka yang paling perlu ditambah yaitu prasarana gardu listrik, selain penambahan sarana KRL. Tanpa itu mustahil bisa memperpendek headway pada jam sibuk. Itu juga tergantung dari kesiapan PLN untuk mensuplai listrik ke KCJ lah wong sekarang aja PLN minta supaya KCJ mengurangi penggunaan listrik krn mereka defisit daya.
Salah satu hal mengapa pengoperasian KRL sampai Maja tertunda karena itu PLN belum sanggup mensuplai daya buat gardu Cilejit dan Maja.
Pada saat itu masih sangat jarang KRL AC yg beroperasi kecuali Pakuan Eksekutif. Maka kejadian meledaknya Trafo di gardu UI bisa terjadi karena beban yang berlebihan.
Jadi untuk meningkatkan kapasitas angkut maka yang paling perlu ditambah yaitu prasarana gardu listrik, selain penambahan sarana KRL. Tanpa itu mustahil bisa memperpendek headway pada jam sibuk. Itu juga tergantung dari kesiapan PLN untuk mensuplai listrik ke KCJ lah wong sekarang aja PLN minta supaya KCJ mengurangi penggunaan listrik krn mereka defisit daya.
Salah satu hal mengapa pengoperasian KRL sampai Maja tertunda karena itu PLN belum sanggup mensuplai daya buat gardu Cilejit dan Maja.
